Fear or Love part 8

Title            : Fear or Love part 8

Author        : Anastasya

Main cast    : Sooyoung , Changmin

Other cast    : kyuhyun

Rating         : NC-17

Genre          : romance

Author pov

“ saranghae soo-ah “ucap kyuhyun setelah mencium sooyoung. Sooyoung yang terkejut hanya bisa membelalakkan matanya.

“Perasaan ini ..Sudah lama aku memendamnya soo-ah. Dari dulu aku sudah menyukaimu, karena sesuatu aku dan keluargaku harus pindah ke luar negeri, tapi tetap saja aku tidak bisa melupakanmu. Hingga kuputuskan untuk mengatakannya saat aku pulang ke korea.”ucap kyuhyun menggenggam tangan sooyoung.

Akhirnya kata2 yang sudah lama dipendamnya terlontar begitu saja dari mulutnya. Seakan tidak bisa disimpan lebih lama lagi di dalam hatinya.

“Mianhe oppa..aku tak bisa” kata sooyoung melepas genggaman tangan Kyuhyun.

“Wae soo-ah? Kumohon.. jeongmal saranghae. Aku tidak tahu apa jadinya jika kau tidak bersamaku” kyuhyun memeluk erat tubuh sooyoung. Sooyoung mencoba melepaskan diri tapi gagal ,tenaganya tidak lebih kuat dari Kyuhyun

“Oppa aku mencintai orng lain.Kau pasti tahu aku sangat menyukai changmin oppa.Lepaskan aku oppa…aku tidak bisa mencintaimu” air mata sooyoung kembali berlinang.

Mendengar kalimat terakhir sooyoung Kyuhyun akhirnya menyerah , melepaskan pelukannya membalikkan tubuhnya dan hanya menatap kosong ke depan. Perasaannnya kini terasa hampa .Lambat laun Mata nya memerah .air matanya perlahan menetes, walaupun tabu bagi seorang namja untuk meneteskan air mata apalagi di depan seorang yeoja tapi kali ini dia tidak dapat menahannya.Penolakan sooyoung terasa sangat sakit baginya.

“Oppa jangan menangis..”sooyoung menghapus air mata di pipi kyuhyun. “kau  sudah kuanggap sebagai oppaku sendiri. Aku sangat menyayangimu tapi hanya sebatas oppa saja. Percayalah masih banyak yeoja di luar sana yang lebih baik dariku, yang bisa mencintai oppa dengan tulus. Aku tidak bisa hatiku sudah di tempati orang lain.” Sooyoung menggenggam tangan kyuhyun.

Kyuhyun merasakan genggaman sooyoung di tangannya. Ini memang sudah seharusnya, dia sadar tidak bisa hanya memaksakan perasaanya saja, jika seperti itu dia akan terlalu egois.

Kyuhyun  menatap sooyoung. Ia lalu tersenyum kecil membalas genggaman tangan soooyoung

“Mianhae…Kurasa aku harus mendinginkan kepalaku.”kata kyuhyun sambil menghela nafas.

“ Mianhae telah memaksakan perasaanku padamu. Spertinya namja itu memang sudah mengambil seluruh tempat di hatimu hingga tidak ada lagi yg tersisa.”

“Oppa..”

“Maafkan sikap kekanak-kanakanku.”kata Kyuhyun sambil tersenyum

“Itu hal wajar oppa jangan merasa bersalah, kita memang akan bertingkah egois jika menyukai seseorang. Akulah yang seharusnya minta maaf tidak dapat membalas perasaanmu.”
Kyuhyun tersenyum mendengar kalimat sooyoung. Kyuhyun mengacak rambut sooyoung dan membenarkan posisi duduknya mencoba menghirup udara di sekitarnya

“Baiklah lupakan lah yang terjadi barusan. Anggap saja aku tidak pernah mengatakan apa-apa padamu. Kembalilah menjadi sooyoungku yang dulu. Adikku yang manis. Ne?”

“Ne oppa…”Sooyoung menyunggingkan senyum lebar menawannya.
“Kau sudah makan?”Kyuhyun melirik sooyoung

“Ne”

“Jangan bohong, Kuperhatikan tubuhmu kurus sekali akhir2 ini. Bagaimana kalau oppa traktir?”

“Aku tidak lapar oppa..”

“MWO ?! Apa Kau ingin menolakku 2 kali?.”

“Anni yo  bukan seperti itu hanya saja..” belum sempat sooyoung melanjutkan kalimatnya kyuhyun sudah memotongnya.

“Kalau begitu , kajja!!” Kyuhyun menarik tangan sooyoung pergi.

“…”

***

Sooyoung memutuskan untuk menemui changmin di apartmentnya hari ini. Dia sudah tidak tahan lagi dengan keadaan yang terjadi diantara mereka berdua. Rasa rindu dan kehilangan yang dirasakannya memaksanya untuk menemui namja yang dicintainya itu.

Sooyoung sekarang berada tepat di depan apartment changmin. Setelah meyakinkan dirinya. Tangannya terjulur untuk menekan bel yang ada di depannya .

Ting! Tong! Bunyi bel bergema. Seorang pria tinggi  berparas tampan muncul membuka pintu. Setelah melihat ternyata sooyounglah yang menekan bel  buru-buru pria tersebut  menutup kembali pintunya, tapi sayang pria itu kalah cepat dengan sooyoung yang lebih dulu menerobos masuk sebelum pintu dapat tertutup.

“oppa..” ucap sooyoung ketika berhasil masuk.

“Mau apalagi ke sini?” Tanya changmin dingin.

“oppa bogoshipo..” kata sooyoung dan dengan spontan memeluk changmin.

Changmin merasakan pelukan sooyoung di tubuhnya. Tidak bisa dipungkiri dia jg sangat merindukan yeoja yang ada di hadapannya sekarang ini. Dia jg ingin membalas pelukan sooyoung saat ini. Tapi ternyata kesadarannya lebih dulu mendahului keinginannya itu. Dengan sekali hentakan changmin melepaskan pelukan sooyuong

Sooyoung yang terkejut mendapatkan penolakan changmin  merasakan perih di dadanya  seperti jarum sedang menusuk hatinya.

“Oppa Kau tidak merindukanku huh? ” sooyoung masih mencoba tegar. Changmin menatap sinis sooyoung dan mendengus.

“haruskah? Kurasa kita bertemu setiap hari di kampus.” Kata changmin datar sambil melipat kedua tangannya.

“Kita memang bertemu. Tapi oppa memperlakukanku seperti orang lain kau bertingkah seolah kita hanya sekedar senior dan junior yang baru mengenal.  “

“Aku sudah pernah mengatakannya padamukan, kita memang hanya senior junior . Apa kau merasa punya hubungan khusus padaku?” Kata changmin

“Oppa kau…” sooyoung tidak mampu melanjutkan kata-katanya. Air matanya yang terjun bebas di pipinya sudah mewakili kata-kata yang tidak dapat keluar dari mulutnya.

“Kau membosankan. Kau hanya mengulangi pertanyaan yang sama yang jawabannya sudah kau ketahui.” Ujar changmin

Changmin melangkahkan kakinya mengambil gelas , mengisinya dengan air mineral  yang ada diatas meja dan meminumnya. Sedangkan sooyoung menggigit bibir bawahnya mencoba menahan tangis yang kenyataannya tidak dapat dibendungnya.rasanya ia ingin meledak.

“Yak SHIM CHANGMIN! Kenapa kau menjauhiku saat aku sudah mencintaimu. Kenapa tidak dari dulu saja, saat aku masih membencimu oppa!! Kau bahkan tidak memberiku alasan!” teriak sooyoung

Prang! Changmin melemparkan gelas yang ada ditangannya ke samping. Menimbulkan bunyi keras karena pantulan antara kaca dan lantai  sedang pecahannya berserakan ke berbagai arah.

“Mencintaiku?” changmin memandang sooyoung sinis.

“Ne, sar…saranghaeyo oppa”kata itu akhirnya keluar dari mulut sooyoung.

“Berapa banyak kebohongan lagi ingin kau buat?”changmin menarik ujung bibirnya mengeluarkan smirknya. “Aku ingin tahu bgaimana kau bisa bilang saranghae padaku setelah melihat ini. ” Changmin merogoh kantongnya,mengeluarkan handphonenya dan menunjukkan sebuah foto yang terpampang di layar handphone itu pada Sooyoung. Foto tersebut menunjukkan dirinya dan Kyuhyun sedang berpelukan. Walau kondisinya pada malam hari tapi gambar di foto itu masih jelas memperlihatkan sosok Sooyoung dan Kyuhyun.  Tangan Sooyoung bergetar mengambil hp yg disodorkan changmin padanya. Dia tidk dapat percaya dengan yang dilihatnya sekarang ini.

“Masih bisa bilang kau mencintaiku?” Tanya changmin dingin.

“Kau Pembohong! Aku masih mencoba untuk berfikir positif saat mengetahui kau membohongiku tentang status Kyuhyun yang ternyata bukan sepupumu. Aku menunggumu di depan rumahmu untuk mendapatkan penjelasan,mungkin kau punya alasan menutupinya dariku. Tapi sesaat kemudian aku sadar betapa bodohnya aku mencoba mempercayaimu, kau hanya mempermainkanku. Aku melihat  raut wajahmu yang sangat senang ketika namja itu mengantarmu pulang bahkan kalian berpelukan di depanku. Bisa jadi kalian bermain di belakangku.  Kau! Sama saja… Kalian berdua sama, Kau sama seperti ibuku yang mengatakan akan selalu berada di sisiku tapi kenyataannya itu hanya di mulut saja, prakteknya dia meninggalkanku sibuk dengan bisnisnya. Dan merasa semuanya akan beres dengan uang  berlimpah yang dikirimkannya untukku. Kalian berdua sama2 pembohong!!” teriak changmin. Matanya kini memerah dan dadanya naik turun menahan emosi.

“Oppa kau salah paham, ini tidak seperti yang kau bayangkan. Aku dan kyuhyun oppa tidak ada hubungan apa-apa. Dia sudah kuanggap oppaku sendiri.Kau salah paham oppa..” sooyoung mencoba memberi penjelasan pada changmin, Air matanya masih menetes dengan deras.  Sooyoung  mencoba menarik lengan changmin.
“pergilah, Aku tidak ingin melihatmu.” Usir changmin pada sooyoung

“oppa…”

“Pergilah sooyoungshi!” changmin mulai menaikkan nadanya

“Anni aku tidak akan pergi sebelum meluruskan semua ini. Percayalah padaku oppa .Kyuhyun oppa hanya mengantarku pulang dan memelukku sebgai rasa terima kasihnya padaku setelah menemaninya jalan2.”sooyoung masih mencoba memberi penjelasan.

“Kau tidak ingin pergi? Baiklah aku yang pergi.”changmin melepaskan tangan sooyoung di lengannya, menyambar jaket dan kunci mobilnya dan pergi meninggalkan sooyoung.

“Oppa jangan pergi kumohon, Jeongmal Saranghaeyo!!” teriak sooyoung sekuat tenaga  sebelum changmin menghilang di balik pintu.

Sebenarnya changmin tidak benar-benar  pergi, dia masih berdiri terpaku di depan pintu saat mendengar kalimat terakhir sooyoung. ‘Oppa jeongmal Saranghaeyo!!’  pikirannya terbagi dua di satu sisi hatinya luluh mendengar pernyataan sooyoung yg terakhir. Ingin rasanya ia kembali lagi menemui yeojanya itu dan memeluknya. Ingin mempercayai semua ucapan yeoja itu. Di sisi lain dia meyakinkan dirinya bahwa dia harus kuat dan tidak lemah . Dia merasa bahwa sooyoung hanya mempermainkan dirinya dan tidk benar2 mencintainya. Sooyoung mungkin ingin membalas dendam dengan perlakuan  semena-mena yang dilakukan changmin selama ini padanya.

Dan tentu saja karena sisi yang kedua lebih kuat changmin akhirnya pergi meninggalkan apartmentnya.

Sementara di dalam sooyoung hanya bisa menangis sesenggukan(?) . Menangisi kepergian changmin dan menyesali kebodohannya yang tidak jujur dari awal malah melakukan kebohongan yang membawanya pada masalah seperti ini ‘perpisahan’. Saat ini dia sungguh merasa hancur, tidak tahu apa yang harus diperbuatnya.

***

Pukul 02.00 dini hari

Sooyoung yang kelelahan karna menangis sudah tertidur lelap dari tadi. Ia masih menunggu changmin pulang. Tubuhnya yang kurus terletak lemas pada sofa beludru hitam yang ada di apartment milik changmin.

Tit.tit..tit..tit CKLEK! Seseorang terdengar  memasukkan nomor kombinasi  dan membuka pintu apartment. Suara berisik itu cukup mengusik dan membangunkan sooyoung dari tidurnya. Setelah mengucek matanya beberapa kali sooyoung mencoba menegakkan tubuhnya.

“Minnie Oppa, kaukah itu?” Tanya sooyoung

Seorang namja memasuki pintu apartment. Tidak seperti biasanya namja itu berjalan terseok-seok seperti seorang yang sedang mabuk. Penampilannya tidak karuan dengan rambut dan wajah yang acak2kan .Dia tidak sendiri disampingnya dia merangkul seorang yeoja yang sepertinya juga sedang mabuk. Yeoja itu memakai pakaian yang sangat seksi. Sebuah mini dress bling2 yang panjangnya tidak sampai menutupi setengah pahanya mengekspose belahan dadanya. Sementara wajahnya memakai make up tebal yang sangat mencolok.

Sooyoung yang melihat keberadaan mereka berdua  spontan berdiri dari posisinya

“Oppa..” panggil sooyoung  lemah

Changmin tidak menghiraukan sooyoung .Dia hanya berkonsentrasi memasuki apartment dengan yeoja bawaannya.

“siapa dia min?” Tanya yeoja seksi  disamping changmin ketika mereka sampai di hadapan sooyoung.
“Bukan siapa-siapa. Jangan hiraukan..”ujar changmin yang langsung melumat bibir yeoja tersebut di depan sooyoung. Mereka terlibat ciuman yang dalam dan panas(?)

Sooyoung yang berdiri  hanya bisa menutup mulut dengan tangannya. Dia tidak dapat percaya dengan yang dilihatnya. Rasa pedih luar biasa menderanya. Sooyoung membelalakan matanya, air matanya yang sudah kering kembali menetes deras.

Tidak sampai di sana saja. Sekarang changmin beralih ke leher yeoja itu. Changmin menjilati leher yeoja tersebut dan meninggalkan beberapa kiss mark di sana. Yeoja itu hanya bisa mendesah dengan perlakuan yang diberikan changmin. Tangannya kanan changmin  naik meremas payudara dari balik dress sedang tangan kirinya liar mengelus paha yeoja tersebut.

Sooyoung menangis semakin jadi dengan suara tertahan. Lututnya bergetar dan lemas tidak dapat menahan tubuhnya . Dia tidak kuat melihat pemandangan di depannya.

Changmin berniat menurunkan tali dress yeoja tersebut  yang kemudian dicegah oleh sooyoung. Dia tidak sanggup melihat lebih jauh lagi. Sooyoung melepaskan yeoja tersebut dari changmin, menarik kedua pipi changmin dengan kedua tangannya. Sooyoung menekankan  bibirnya ke bibir changmin . Changmin pada awalnya terkejut lambat laun changmin menutup matanya dan membalas ciuman sooyoung . Bukan ciuman nafsu seperti yang dilakukannya pada yeoja tadi, ciumannya ini murni dengan perasaan yang tulus. Bisa dirasakan changmin air mata sooyoung mengenai  pipinya. Perlahan  sooyoung membuka matanya dan melepaskan ciuman mereka.

“Mianhe atas semua kebohonganku oppa,  tapi  1 hal yang aku jujur;  aku benar2 mencintaimu. Jeongmal saranghaeyo… Disini (sooyoung menunjuk dadanya) hanya ada kau. Dan gomawo buat pertunjukan yang kau berikan padaku malam ini. Itu cukup membuatku mengerti.”ujar sooyoung. Air mata terus membanjiri wajahnya. “Tenang saja Aku tak akan mengganggumu lagi.  ketika aku melangkahkan kakiku keluar dari sini, kita akan menjadi seperti senior dan junior yang kau katakan.Annyeong oppa…” ujar sooyoung berusaha tersenyum sambil menghapus air matanya.

Sooyoung mengambil tasnya dan berjalan meninggalkan changmin. Blam! Pintu apartment pun tertutup rapat. Changmin yang masih diam ditempatnya jatuh terduduk di sofanya, ia mengambil beberapa lembar uang dari dompetnya dan memberikannya pada yeoja seksi tadi. Dengan jarinya changmin membuat kode agar yeoja itu pergi meninggalkan apartmentnya. Yeoja tadi pun mengerti dan meninggalkan changmin sendiri. Air mata mengalir membashi kedua pipinya saat ini. Rasa menyesal meliputi dirinya. ‘Apa yang sedang kulakukan? Youngi-ah mianhe…’ batin changmin.

Ia ingin waktu mundur kembali agar ia bisa memperbaiki kesalahannya. Dia menyesal telah menyakiti sooyoung dengan perbuatan kotornya tadi. Tidak seharusnya dia melakukannya dan seharusnya dia percaya bahwa sooyoung benar-benar mencintainya. Changmin menelungkupkan wajahnya ke dalam kedua telapak tangannya menangisi perbuatannya  “AARRRGGGHHH!!!!” teriaknya keras. Apa pun itu nasi sudah menjadi bubur.

***

TBC

Annyeong readers! Mianhe ngepostnya sangat2  terlambat , sebagai gantinya ini udah kuperpanjang

Udah panjangkan ?? udah kan? Udah donk! Udahlah ya.. hehe..

Rencananya part selanjutnya adalah part yang terakhir. Jadi ditungguin ya…

Aku lama ngepostnya krn

1.Natalan

2. Gk ada ide hehe…

Mau Tanya aku kan masih katrok. Di blog2 lain gicu aku liat di situ ada ditampilin blog statistiknya di depan trus ada tags nama2 cast nya gitu trus bisa nampilin foto2 biasnya di depan blog di bawah blog statnya itu gimana caranya?. Mian banyak nanyak, kalo ad yang tahu kasih tahu ya.. gomawo…

Walaupun telat aku mau ucapin selamat hari natal dan tahun baru buat semua yang merayakan J

Merry Christmas

And

Happy New Year

Satu lagi,ini penting! nanti commentnya disertai nama bias sama umurnya ya, masak udah banyak gini ffnya blm pada kenal sama readers  ok..ok..ok..ok!
Makasih buat yang udah comment sebelumnya. Makin sering comment makin besar kesempatannya. Makanya buruan comment *apadeh -__-

Iklan

17 thoughts on “Fear or Love part 8

  1. chingu,,
    aku sesek changmin ngelakuin hal itu, ga kebyang perasaan soo kya gmana,,
    aku pkir nc nya antra changsoo,
    eh malah changmin kya gtu…
    Awas kau changmin, tnggu pembalasan author,hehe

    bias aq, udah pasti sooyoung onnie..
    Umur ku, 21, hehe malu udah tua..
    Twitter @soolovers
    *ga nanya

    • oiya chingu, next part jgn last dong,,hehe

      aku mau lama2 bca ff mu yg satu ini,,
      buat moment mereka bersatu dlu,,
      oiya aku jg ngerekomendasiin ff kmu k author yg lain,hehe
      *sombong
      cause i really2 love u’re ff.
      *lebay

  2. kyaaaa… OPPA!!!! apa yg kau lakukan!!!!
    *lempar ratusan bantal
    oppa!!! berani2 nya melakukan hal seperti itu di depan onnie-ku!!!
    *lempar beribu2 bantal

    huh!!! capek!!
    hiks, onnie, ayo sini, aku peluk…..
    nanti aku sambung lagi ngelempar Changpa *hug soo onnie

    annyeong authorrr….
    kekekeke *tadi marah2 sekarang senyum2 gaje
    umurku 17 thn… hihihi
    biasanya aku di panggil corn….. huahahaha
    n biasku?? Sooyoung onnie, semua member soshi, changpa dan semua member tvxq!!!!
    *apa2an nih???
    hihi, segitu aja author, bisa2 gak muat nih…. *sarap

    aku tunggu lanjutannya author!!! fighting!!! 😀

  3. ih changmin mnta digetok brni2’a nyakitin hati soo,omo kyu nembak soo knp ga diterima sih..aku kira yg nc’an changsoo tp mlh sama pelacur..biasku taulah kyu,sooyoung and siwon tp lbh cinta sma sooyoung umurku 24 thn tua ya..lanjutan’a jgn lamd2 ya chingu.

  4. ihh Changmin oppa jaahat bgt ne sma soo unnie,, tp nantix chang oppa bkaLan jd baek kmbali kn trus kembaLi Lagi ma sooyoung..?
    Lanjutt trs ya chingu,, Lau bisa sih Jgn Lama2 aLx pnasaran bgt baca next partx.. trus Lau ada ff soo unnie yg baru pasanganx Kyuhyun Lgi y.,mkLum KyuYoung shipper jg ne.. 😉
    Hwaiting

  5. annyeong chingu ^^ salam kenal, namaku arini 18 y.o hehe
    new reader dan sangaaaaat suka sama ffmu, huuhuhuhuhuu ngefaaanssss (lho?)
    hmm biasku, tentu aja sooyoung hehe kalau di sj siwon dan di dbsk changmin hoho…

    oh iya, ffmu ini, aku sangat ngefans… duuuh bagus banget ceritanya, love banget deeehhh 😮
    semoga cepat diupdate ya karena penasaran banget pengen baca terusannya hoho… semangat chingu!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s