My maid

Title            : My maid

Author        : Anastasya

Main cast    : Sooyoung , kyuhyun

Other cast    : sulli,donghae

Rating         : PG-15

Genre          : romance

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

AUTHOR POV

Klingklingkling!  terdengar dentingan dari arah pintu sebuah kafe ketika seorang namja keren berperawakan tinggi  dan tampan memasuki kafe. Namja tersebut bernama CHO KYUHYUN.

“ Moccacino satu “ ujar namja tadi yang kini berada di depan kasir dari kafe tersebut.

“Ne..” ujar yeoja yang kini berdiri di hadapan meja kasir.

Tidak seperti pelayan umumnya yang selalu di penuhi dengan senyum saat melayani pelangganya. Yeoja ini tampak begitu murung. Penampilanya jangan ditanya, Mukanya yang cantik hanya beralaskan make up tipis sedangkan bibirnya bahkan tak terpoles lipstick sama sekali. Jika berfikir logis pelayan seperti ini harusnya sudah dipecat . Tapi walau mempunyai penampilan dan tata krama yang buruk dia memiliki cara kerja yang baik selain itu kejujurannya dalam bekerja pun tdk diragukan .Itulah yang menjadi alasan kafe  ini untuk mempertahankannya. Yeoja satu ini bernama CHOI SOOYOUNG.

Untungnya itu semua tidak dipermasalahkan oleh seorang Cho Kyuhyun. Dia tidak begitu peduli dengan penampilan seorang pelayan. Yang di sukainya dari kafe ini adalah rasa kopinya yang baik dan suasana kafe yang nyaman, untuk itulah dia menjadi langganan tetap kafe ini.  Setelah menunggu beberapa saat akhirnya  kopi pesanan Kyuhyun siap.

“kamsha.” ucapnya sooyoung singkat  sambil memberi  kopi dan kembalian yang hanya dibalas dengan anggukan oleh Kyuhyun.

Disinilah dia sekarang menyeruput kopinya  bersama beberapa mknan ringan sambil mengutak-atik laptopnya. Ada beberapa keperluan bisnis yang harus diselesaikannya. Alunan lagu mengalir lembut mengisi ruangan kafe. Pengunjung kafe yang tidak beberapa ramai membuatnya dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan baik karena tidak ada kebisingan yang mengganggu. Suasana kafe yang nyaman juga mendukung. Kafe yang dominan bernuansa kayu membantunya memberi  tingkat emosional yang baik .

Itulah sebabnya Setiap hari Kyuhyun pasti tidak pernah absen untuk mengunjungi kafe ini.
“Prang!” gelas  yang dibawa sooyoung jatuh akibat seorang anak kecil yang berlari menabraknya. Bunyi gelas jatuh itu berhasil mengusik perhatian para pengunjung kafe termasuk kyuhyun.Sedang  Anak kecil yang menabraknya tadi menangis karena terjatuh.

“Kau punya mata tidak sih!” omel ibu si anak sambil membantu anaknya berdiri.

Yang salahkan anaknya lari2 kesana kemari, kenapa dia yang marah?

Sooyoung hanya diam sembari membereskan pecahn kaca yang berserakan.

“Hei  kau tuli? Cih Bagaimana bisa pelayan sepertimu bisa dipekerjakan disini!?”

“Mianhe..” ucap sooyoung tanpa ekpresi .Hanya kata2 itu yang bisa keluar dari mulut sooyoung.

Kyuhyun yang melihat  sedari  tadi kembali focus pada laptopnya. Dia tipe orang yang tidak terlalu peduli terhadap urusan orng lain.

“Mianhe ? Kau kira itu cukup! Bagaimana jika sesuatu terjadi pada anakku kau bisa membayar pengobatannya hah?”bentak si ibu
“Mianhe..” ucap sooyoung lagi.

“Kau tahu apa yang akan terjadi jika pecahan kaca itu mengenai  kaki anakku dan menimbulkan bekas luka. Apa kau sanggup membiayai opersi plastiknya?!” teriak si ibu sambil mendorong pundak sooyoung yang membuat nya terjatuh.

“Mianhe..” ucap sooyoung masih tanpa ekspresi.

“Aish kau ini! Percuma saja ngomong denganmu.. Pelayan sepertimu mana mungkin mengerti.Aku akan  mengadukan ini pada managermu!” ucap ibu tadi menarik anaknya pergi meninggalkan sooyoung .

Sooyoung hanya bisa berdiri sambil mengibaskan seragamnya yang kotor akibat terjatuh.

Sekitar pukul 10 malam Sooyoung pulang ke rumahnya kedua tangannya penuh dengan barang2 yang harus dibawanya kembali besok ke kafe. Rumahnya terbilang sangat kecil hanya berisikan  satu kamar tidur,ruang tamu yang sempit serta 1 kamar mandi. Perutnya yang sangat lapar saat ini memaksanya untuk memasak mie instant. Setelah sepanci kecil mie instant dilahapnya dia merebahkan tubuhnya ke atas kasur rasa lelah letih seketika menghampiri tubuhnya yang kurus. Sebelum terlelap air mata turun membasahi pipi halusnya, ya inilalah rutinitas choi sooyoung sebelum tertidur. Kenangan2  menyakitkan itu terkenang kembali .Ingatan akan hidup yang kejam yang dialaminya.

Ingatan kehilangan orang tuanya, saudara licik yang mengambil seluruh harta yang ditinggalkan orang tuanya, sampai pacar yang mencampakkannya karena dia sudah tidak memiliki apa-apalagi.

Hidup itu kejam itulah yang dirasakannya , dia sudah tidak dapat mempercayai siapa-siapa lagi saat ini.

****
“Dongahae hyung!” panggil kyuhyun saat tidak sengaja berpapasan  dengan donghae di kantor
“Eh kyu! Apa yang kau lakukan disini?”

“Aku bekerja di sini”

“Jadi kau ini kantormu  sekarang?”
“Ne. Tapi apa yang hyung lakukan disini?” Tanya kyuhyun penasaran.

“Oh aku. Aku hanya sedang menyelesaikan beberapa urusan disini. Kantormu dan kantorku terlibat kerjasama beberapa proyek.”

“Oh begitu…. Hyung kita sudah lama tidak bertemu, bagaimana kalau minum secangkir kopi? Apa hyung ada waktu?”

“Ada, kebetulan urusanku disini juga sudah selesai. Kajja!”

“Kajja. Aku tahu kafe yang bagus”

KYUHYUN POV

Setelah memesan 2 cup kopi aku langsung menghampiri donghae hyung yang sudah duduk duluan mengambil tempat.
“kyu.” Panggil donghae hyung yang membuatku  mendongakkan wajah.

“Aku perhatikan yeoja itu aneh sekali. Mukanya pucat Bahkan  tidak sekali pun kulihat senyum di wajahnya.Berbeda sekali dengan pelayan kafe yang biasa kutemui.” Ucap donghae sambil melirik kearah sooyoung

“Dia memang seperti itu. Yang pasti kafe ini punya kopi yang baik. Aku jg suka dengan suasana disini, Jadi tidak usah terlalu kau ambil pusing tentang pelayan itu hyung. Lagian kenapa kita jadi membicarakannya sih.”kataku

“Anni aku hanya merasa janggal. O ya kyu kau masih ingat sulli?”

“Sulli? Dia adikmu kan hyung?”
“Ne, sekitar beberapa minggu lagi dia akan menyelesaikan studinya dan balik ke korea. Dia kan sangat menyukaimu haha.. Apa kau masih ingat usahanya mengejarmu?” ucap donghae hyung yang membuatku juga tertawa.

“Itu kan dulu hyung, aku tidak yakin dengan sekarang. Kami masih sangat muda saat itu, jadi kurasa itu hanya cinta sesaatnya”ucapku

“Aku rasa dia memang serius denganmu , kita liat saja nanti. Ngomong2 apa sekarang kau tinggal sendiri?” Tanya donghae hyung

“Ne, appa dan oemma menetap di kyungsang. Jadi aku memutuskan untuk menyewa sebuah apartment di sini. Kuakui sangat sulit untuk hidup sendiri, sepertinya aku membutuhkan seorang pembantu untuk bekerja di rumah.”

“Pembantu?” Tanya donghae hyung

“ Ne, Aku memerlukannya untuk memasak  dan melakukan pekerjaan rumah. Aku terlalu sibuk untuk melakukannya sendiri.”kataku

“Aku sepertinya bisa membantumu. Aku mengetahui beberapa penyedia jasa pembantu, aku akan mengajakmu kesana untuk melihatnya lain kali.”ucap donghae hyung yang langsung membuat senyumku mengembang

“Ah gomawo hyung. Kau sangat membantu!” ucapku langsung menjabat tangannya.
“Itulah gunanya teman.” Ucap donghae hyung sambil tersenyum. Tiba-tiba ponselnya berdering. Hyung langsung mengangkat handphonenya dan terlibat beberapa percakapan dengan orang di seberang smbngan tlp”

‘Ah ne…” ucapnya sembari menutup sambungan teleponnya.

“Mianhe kyuhyun-ah, aku harus segera pergi. Ada rapat mendadak di kantorku, ku harap kau tidak keberatan.Aish padahal baru saja kita bertemu.” ucapnya sedikit kesal. Dia lalu membereskan diri  dan mengambil kunci mobilnya di atas meja kafe.

“oh gwenchana(?) kita bisa bertemu lain kali. Hati-hati hyung” ucapku sambil tersenyum.

“Ne, annyeong!” ucapnya dan melambaikan tangannya.
“Annyeong” balasku.

Aku kembali menyeruput kopiku dan menyandarkan badanku.  Pemandangan orang lalu lalang tampak dari kaca kafe.Hari ini hujan mengguyur kota seoul. Tidak terlalu deras tapi cukup untuk  membuat orang menggigil. Saat asik menikmati pemandangan kota seoul dari balik kaca kafe, Tiba-tiba sesuatu mengusikku berasl dari lorong di sampingku.

“Apa kau tidak bisa bekerja hah!!” bentk seorang namja  pada yeoja yang kuketahui adalah pelayan kafe itu. Yeoja itu hanya diam menundukkan kepalanya.

“Kenapa bisa ceroboh sekali sampai menabrak anak itu dan memecahkan gelas . Kau tahu ibunya itu adalah teman dari yang punya kafe ini. Pekarjaanku juga bisa terancam  karena mempekerjakanmu”. Lanjut namja tadi

Kuperhatikan yeoja itu tidak bereaksi apa-apa tatapannya kosong ke bawah. Pasti ini karena kejadian semalam, kupikir bukan dia yang bersalah. Apa dia tidak punya mulut untuk membela diri?

“Aish! Kau ini! Sudah terimalah ini, Ini gaji terakhirmu. Mulai besok jangan datang lagi kemari, kau dipecat!” ucap namja yang sepertinya merupakan maneger kafe ini. Namja itu kemudian meninggalkan sebuah amplop diatas meja dan meninggalkan pelayan kafe itu.

Pelayan itudengan lunglai  mengambil amplop di atas meja dan kembali pada pekerjaannya. Kulihat bulir air mata membasahi wajahnya dan dengan cepat dihapusnya. Apa dia senaif itu? Kalau aku pasti sudah meninggalkan kafe ini toh besok aku sudah tidak bekerja lagi, tapi yeoja ini malah melanjutkan pekerjaannya. Aish cho kyuhyun ini bukan dirimu, jangan campuri urusan orang lain!

***
Hari ini aku sangat lelah, banyak sekali urusan kantor yang harus ku selesaikan tadi. Dari depan kaca mobilku tampak situasi kota seoul, akhir-akhir ini kota seoul sering dilanda hujan. Aku ingin sampai rumah dengan cepat. Mandi untuk menyegarkan diri dan merebahkan diriku ke kasurku yang empuk untuk mengusir rasa letih ini.

Ting! Lampu hijau berubah merah kuhentikan mobilku dengan segera mengantri dengan mobil lain menunggu lampu berubah hijau.  Pandanganku terhenti pada sebuah halte, tampak padaku  seorang yeoja memegangi perutnya kesakitan, sepertinya dia hampir pingsan, OMMO! Tunggu! Aku seperti mengenalnya , dia kan … si pelayan kafe.

Setelah lampu berubah hijau segera kutepikan mobilku kearah halte, aku turun dari mobil dengan tergesa dan menghampirinya.

“Nona  kau tidak apa2?”  tanyaku. Dia hanya menggelengkan kepalanya dan menyuruhku menjauh.

“Nona ayo ikut aku, aku akan menolongmu”ujarku menarik tangannya.Tapi yang ada dia malah terjatuh dari bangku halte. Aku yang panic langsung menggendongnya dan memasukkannya  ke dalam mobil, bisa kurasakan badannya sangat panas , bibirnya juga sangat pucat.

SOOYOUNG POV

Aku membuka mataku perlahan , rasanya berat sekali. Aku mengedarkan pandanganku ke sekeliling, dan langsung terlojak kaget. Di mana tempat ini? Kulihat kain dingin menempel di dahiku. Ruangan ini sangat asing, dimana aku? Kamar ini sangat mewah  dengan nuansa putih. Kamar siapa ini? Segera  aku bangkit dari tempat tidur dan berjalan ke luar kamar. Seorang pria yang merasakan kehadiranku langsung menoleh

“Oh kau sudah sadar ?” tanyanya . Dia dduk di sebuah sofa hitam sambil menonton televisi.

“Siapa kau? Kenapa aku bisa disini?” tanyaku lemas. Kepalaku masih pusing

“Kau tadi pingsan lalu aku membawamu ke sini. Dokter sudah memeriksamu dan memberimu beberapa suntikan, katanya kau kelaparan makanya pingsan.”

“Oh jeongmal gomawo telah menolongku, aku permisi.” Ucapku melangkahkan kakiku kearah pintu keluar. Aku tidak ingin berlama-lama di rumah orang asing.

“Anni tunggu! Makanlah dulu aku sudah membeli bubur buatmu tadi.”kata namja itu menahan kepergianku.

“Tidak perlu. Aku permisi dulu..” ucapku memutar knop pintu. Tidak sampai kulangkahkan kakiku keluar rasa sakit menerjang perutku membuatku jatuh. Refleks namja tadi langsung menopang tubuhku agar tidak terjatuh yang langsung kutepis. Sialnya keseimbanganku yang sangat buruk membuatku kembali terjatuh. Kali ini namja itu tidak melepaskan ku walau sudah kutepis.

“ Kenapa kau sangat keras? Jangan memaksakan dirimu,  Ayo kau harus makan!.” Ujarnya menaikkan sedikit volume suaranya dan memapahku menuju ruang makan.

KYUHYUN POV

Aku memapahnya menuju ruang makan dan membantunya untuk duduk di kursi. Kuletakkan semangkuk bubur, sebuah sendok dan segelas air putih didepannya. Lalu kutarik kursi didepannya dan duduk disana.Kini kami saling berhadapan. Penampilan yeoja ini benar2 sangat berantakan. Dia hanya memakai kemeja lusuh dan jins. Rambutnya yang panjang sebahu seperti tidak tersisir bahkan terlihat kantong hitam di kedua matanya.

“Makanlah” Ujarku. Dia tampak enggan namun sedetik kemudian dia mengambil sendok dan memasukkan bubur itu ke mulutnya sesuap demi sesuap.

“Sudah berapa lama kau tidak makan?” tanyaku. Dia hanya memangdangku sendu dan melanjutkan makannya. Yeoja ini benar2!.

“ Kata dokter terlambat sedikit saja kau mendapat suntikan akan sangat berbahaya pada perutmu.”ujarku .

“Ngomong2 apa kau mengenalku?” tanyaku yang dibalas dengan gelengan lemah olehnya.

“MWO? Kau tidak mengenalku? Aku bahkan adalah pelanggan tetap di kafe mu.” Kagetku. Sepertinya yeoja ini benar2 tidak peduli pada sekelilingnya. Bagaimana bisa dia hidup seperti ini?.

“Baiklah Aku tidak akan mempermaslahkan kau mengenalku atau tidak, tapi aku tidak melihatmu di kafe akhir2 ini . Apa kau benar2 dipecat?” tanyaku  yang di jawabnya dengan anggukan.

Sebentar lagi kurasa  aku akan menjadi gila. Apa dia tidak punya suara untuk berbicara? Dari tadi hanya bisa menggeleng dan mengangguk

“Aku sudah selesai.” Ujarnya , oh god! Ternyata dia bisa bicara *plakk!. “ Gomawo” ujarnya lagi .kali ini dia bangkit dan membungkuk lalu  melangkahkan kakinya pergi.

“Tunggu!” cegatku. “ Jika kau belum mendapat pekerjaan  kau bisa bekerja di sini. Aku memerlukan pelayan untuk mengurusi rumah dan memasak. Tidak perlu terburu-buru, kau bisa pulang dan memikirkannya lgi.”

“Berapa gajiku? Kapan aku bisa mulai bekerja?” katnya yang membuatku sedikit terkejut. Yeoja ini benar2 ajaib!

“5000 won per bulan(ngasal). Kau bisa mulai besok jika kau mau. Kau mulai bekerja pukul delapan, Kau bisa pulang setelah memasak makan malam untukku.  aku akan member kunci cadangan padamu. Bagaimana?”

“Ne aku setuju . Kalau begitu  aku permisi dulu.” Ucapnya ingin pergi.

“Tunggu! Sebelum itu namaku Cho Kyuhyun. Kau bisa memanggilku kyuhyun, siapa namamu?”

“ Choi Sooyoung”

AUTHOR POV

Hari ini hari pertama sooyoung memulai pekerjaannya. Dilangkahkannya kakinya memasuki apartment no 226 dengan kunci yang diberikan kyuhyun padanya.

Dia memulainya dari membersihkan kamar dan ruang televisi hingga seluruh rumah. Mencuci menggosok pakaian juga dilakukannya. Sooyoung lalu melanjutkannya dengan memasak. Dengan ahli dia memotong tiap sayuran dan daging , lalu segera memasak semuanya. Disusunnya dengan rapi tiap makanan di atas meja.  Huft! Dia menghela nafas kini siap semua pekerjaan rumah dilakukannya. Dihempaskannya sebentar tubuhnya ke atas sofa sambil menonton beberapa acara televisi . Sooyoung lalu pulang setelah waktu menunjukkan pukul 8 malam.

Saat pukul setengah Sembilan kyuhyun pulang ke apartmentnya. Setelah membersihkan diri di hempaskannya lansung tubuhnya ke kasur. Kriuk!!  Perutnya bunyi

“Aish aku lapar sekali.” Dilangkahkan kakinya menuju dapur. Disana didapatinya masakan sudah tersedia diatas meja

“sepertinya enak!” ujar kyuhyun dengan senyum mengembang. Tidak menunngu waktu lama semua masakan sooyoung  ludes dihabiskannya.

‘Ternyata selain pandai membuat kopi kau juga pandai memasak.’ Batin kyuhyun.

***

Tidak terasa sudah ada sebulan sooyoung bekerja di rumah kyuhyun , walau mereka jarang bertemu secara langsung .

“Fuh” ujar sooyoung mengelap dahinya.  Hri ini seperti biasa dia telah menyelesaikan pekerjaannya dan mengambil mantel dan tasnya ingin pulang. Belum sampai di depan pintu kyuhyun dan teman2nya masuk ke apartment kyuhyun.

“Sooyoung-ah, kau sudah akan pulang?” Tanya kyuhyun yang dibalas dengan anggukan oleh sooyoung.

“Bisa bantuku menyiapkan ini .” kyuhyun menunjukkan plastic berisikan beberapa daging dan soju, sepertinya kyuhyun dan teman2nya akan berpesta malam ini. Tanpa penolakkan sooyoung mengambil bungkusan dari tangan kyuhyun dan segera menyiapkan semuanya di dapur. Selesai menyiapkannya sooyoung kembali ke depan dan menghidangkannya.

“ Ommo kyu! Kau tidak bilang punya yeojachingu yang cntik seperti ini.” Ucap eunhyuk  ketika melihat sooyoung datang. Dari tingkahnya namja ini pasti seorang playboy *plakk

“Dia  bukan yeojachinguku. Dia bekerja disini untuk urusan rumah” ujar kyuhyun

“Maksudmu dia pelayan? Mwo kau cntik sekali” ucap eunhyuk mengedipkan matanya pada sooyoung.

“Sudahlah hyuk! Jangan menggodanya”ujar kyuhyun pada eunhyuk. Bukannya berhenti enhyuk makin mendekati sooyoung yang sedang menghidangkan makanan.

“Bagaimana jika bekerja padaku saja. Aku akan membayayarmu lebih tinggi dari kyuhyun.”ucap eunhyuk sambil mencolek dagu sooyoung yang dibalas dengan tatapan sengit sooyoung padanya.

“Hyukie jangan mengganggunya.” Kali ini entah mengapa kyuhyun mulai kesal, tapi eunhyuk tidak memperdulikannya. Sedang teman2nya yang lain hanya tertawa melihat tingkah eunhyuk.

“Atau kau juga bisa jadi yeoja chinguku kalau mau”eunhyuk merangkulkan tangannya ke pundak sooyoung. Sooyoung langsung melepaskan tangan eunhyuk dengan kasar.

“Cih! Hanya pelayan tapi sombong sekali, ini pelajaran untuk pelayan sombong!.” Eunhyuk menarik sooyoung paksa dan menciumnya kasar. Ciuman terlepas saat sebuah tangan mendarat tepat di wajah eunhyuk. Ya kyuhyun yang memukulnya.

“Aku sudah mengatakan padamu untuk tidak mengganggunya.” bentak kyuhyun pada eunhyuk yang sudah tergeletak. “ Sepertinya acara hari ini kita batalkan saja, aku sedang tidak dalam mood yang baik.” Ucap kyuhyun pada temannya yang lain. Teman-teman kyuhyun lalu pulang meninggalkan apartment kyuhyun sedangkan yang lainnya membantu eunhyuk sebelum akhirnya juga meninggalkan apartment kyuhyun.

Setelah semua temannya pulang, Kyuhyun yang tersadar langsung melihat kondisi sooyoung di belakangnya. Sooyoung kini tengah menangis sesenggukan . Dengan semua beban hidupnya mengapa sekarang dia harus merasakan hal seperti ini juga.

“Kau tidak apa?” tanyanya  mendekati sooyoung, dia tidak memperdulikannya dan hanya terus menangis . Air matanya sudah banyak sekali tumpah membanjiri kedua pipinya. Kyuhyun mengambil sapu tangan dari kantongnya  lalu mengusapkannya pada bibir sooyoung yang dicium eunhyuk tadi.

“Mianhe ini semua salahku. Tidak seharusnya aku menhambatmu pulang tadi” ucap kyuhyun menghapus air mata sooyoung. Bukannya berhenti sooyoung tetap menangis. Kyuhyun yang bingung  tidak tahu harus apalagi langsung mendekap sooyoung dalam pelukannya . Kini sooyoung menangis didadanya dan membasahi kemejanya. Tidak seperti biasanya sooyoung pasti  akan marah jika seorang namja menyentuhnya apalagi memeluk seperti ini , tapi untuk saat ini sepertinya dia memang memerlukan tempat untuk menangis dan tempat ini sangat nyaman jadi dia membiarkannya.

“ Mianhe…” ucap kyuhyun lagi sambil mengusap lembut rambut sooyoung dalam dekapannya.

Setelah beberapa menit tangis sooyoung reda , sekarang dia duduk di sofa apartment kyuhyun .Hatinya kini sedikit tenang.  Kyuhyun datang dari arah dapur membawakan segelas the hangat pada sooyoung

“Minumlah..” ucap kyuhyun menyodorkannya pada sooyoung

“Maafkan aku atas hari ini.” Ucapnya lembut. “Ini sudah  sangat larut aku akan mengantarmu pulang.” Lanjut kyuhyun.

Sepanjang perjalanan pulang hanya kebisuan yang menemani mereka hingga sampai ke rumah sooyoung. (ini pasangan sama2 pendiam ya heran deh! *bukk!)

***

Setelah kejadian saat itu hari2 berikutnya sooyoung kembali bekerja seperti biasa di rumah kyuhyun.

Pada hari ini tidak seperti biasa kyuhyun tidak masuk kantor. Kantornya libur hari ini, dan dia tidak punya kesibukan lain. Jadi ya dia hanya menetap di rumah hari ini.

Seperti saat ini kyuhyun menonton televise sedang sooyoung mengepel lantai. Tapi bukannya TV yang harusnya ditontonnya . kyuhyun malah asik menonton sooyoung . Ntah mengapa akhir2 ini kyuhyun memang sering memikirkan yeoja ini, ada rasa dalam dirinya ingin melindungi sooyoung.

‘ Kau sudah gila Kyuhyun-ah’ batin kyuhyun , saat tersadar dirinya sedari tadi hanya memperhatikan sooyoung. Dia mencoba untuk focus menonton televisi , blm sampai beberapa detik pandangan kyuhyun ke tv  kembali lagi ke sooyoung. Hahay kyuhyun sudah terkena sindrom sooyoungster! *author ngaur lagi bukk!!

Siap mengepel lantai sooyoung melanjutkan pekerjaannya melap kaca dan barang2 lainnya di apartment kyuhyun. Peluh kini sudah membasahi wajahnya, tapi dalam pandangan kyuhyun peluh itu semakin mempercantik sooyoung.  ( Kek ginilah kalo lgi jatuh cinta keringat aja bisa buat orang cntik apalagi ingus oalah -_-  *bukk author ditumbuk lagi kyknya mukakku udh gk bebentuk lgi, hiks ;/)

“Kau tidak lelah? Istirahatlah dulu.” Ujar kyuhyun pada sooyoung

“tidak perlu” ucap sooyoung singkat

“ kau ingin membantahku? Aku ini boss mu!” ucap kyuhyun. Kali ini dia memakai kekuasaannya. Dengan  berat hati sooyoung menuruti kyuhyun dan duduk di karpet.

“Kenapa duduk disana? Kemari!” ujar kyuhyun sambil menepuk  tempat di sampingnya. Sooyoung pun mengikutinya dengan patuh. Kini mereka duduk bersebelahan .  kyuhyun mengambil beberapa lembar tisu dan mengusap peluh di wajah sooyoung. Deg! Sooyoung sempat terpana beberapa saat sampai akhirnya…

“biar aku saja.” Ucapnya mengambil  tisu dari tangan kyuhyun dan melap keringatnya sendiri.

“kau sudah makn?” Tanya kyuhyun yang dibalas gelengan oleh sooyoung. “ Kali ini biar aku yang masak sebagai tanda terima kasih atas masakanmu yang enk selama ini.” Sooyoung hampir mebuka mulutnya ingin menolaknya tapi kyuhyun buru2 memotongnya

“Jangan membantah. Ini perintah!” ucapnya menarik tangan sooyoung duduk di meja makan.

Selama kyuhyun memasak sooyoung hanya bisa melihatnya dari meja makan walau ekspresinya datar seperti biasa namun dalam hatinya ada timbul sebuah perasaan senang yang sudah lama tidak pernah dirasakannya.

Kyuhyun dan sooyoung kini asik menikmati hidangan yang dimasak oleh kyuhyun. Rasanya tidak terlalu buru bisa dikatan enak juga masakn seorng kyuhyun *emang author ikut nyicip?

“enak tidak?” Tanya kyuhyun pada sooyoung yang dibalas dengan anggukan dari sooyoung

“Ck, kurasa kau harus berlatih beberapa kosakata.” Ucap kyuhyun kesal yang membuat sooyoung tersenyum. Kyuhyun mellihatnya ! senyum pertama sooyoung yang dilihatnya ! ‘Benar2 cntik!’ batin kyuhyun.

“Kau cntik saat tersenyum.”  Ucap kyuhyun yang membuat sooyoung menghentikannya senyumannya dan kembali memasang muka seperti biasa, datar———–

***

SOOYOUNG POV

Ting!tong ! bel berbunyi yang otomatis menghentikanku melakukan pekerjaanku. Siapa yang tiba-tiba datng? Tidak mungkin kyuhyunshi dia pasti sudah membukanya tanpa harus membunyikan bel. Coba kulihat dulu!

Ckle! Kini dihadapanku muncul seorang yeoja tinggi dan cntik. Pakaiannya juga sangat bagus.

“Kau siapa?” tanyanya bingung melihatku.

“Aku sooyoung pelayan di sini.”

“Ow.. kyuhyun oppa ada?” tanyanya. Oppa? Dia memanggil kyuhyunshi oppa? Apa mereka sangat dekat? Tiba2 muncul perasaan tidak suka melihat yeoja ini.

“Kyuhyunshi tidak di rumah.” Ucapku singkat

“kalau begitu. Jika dia sampai nanti katakan pada oppa, sulli mencarinya” ujar yeoja tadi dan melenggang pergi. Kau kira aku bisa menyampaikannya? Saat kyuhyun pulang aku tidak akan ada disini pabo!

Aku baru bersiap ingin pulang saat seseorang terdengar memasuki apartment. Siapa yang lagi yang datang? Ku coba untuk mengeceknya dan benar saja kyuhyun yang datang, tapi keadaannya saat ini sangat kacau! Mukanya benar2 pucat.

AUTHOR POV

“Sooyoung-ah” ucap kyuhyun langsung memeluk sooyoung ketika melihatnya. Sooyoung hampir saja akan melepaskannya tapi terhenti ketika dirasakannya suhu badan kyuhyun yang sangat panas.

Sooyoung membiarkan kyuhyun memeluknya. Jantung sooyoung berdebar tak karuan saat ini.

“kau sakit kyuhyunshi?”  Tanya sooyoung di tengah pelukan mereka.

“Anni aku tidak sakit. Biarkan seperti ini dulu.”

“Jangan bohong  kau pasti sedang sakit, badanmu sangat panas. Istirahatlah..” ujar sooyoung melepaskan pelukan mereka dan memapah kyuhyun tidur di sofa. Sooyoung melepaskan kedua sepatu kyuhyun dan  mengambil air es untuk mengompresnya.

Sooyoung meletakkan kain kompres ke kening kyuhyun. Tiba-tiba tangan kyuhyun meraih tangannya dan meletakkannya di  pipinya. Refleks sooyoung menarik tangannya.

“Jangan seperti ini kyuhyunshi”ucapnya “jangan memulai yang tak harus dimulai” lanjut sooyoung hendak berdiri pergi. Kyuhyun langsung mencegahnya dengan menarik tangannya.

“Kalau kau pergi aku tidak yakin kau akan melihatku lagi besok. Aku tidak akan berselera makan apalgi minum obat yang pahit itu. Dan perlahan-lahan sakitku akan bertambah parah.” Ucap kyuhyun ingin menghentikan sooyoung. Sooyoung tidak memperdulikan ucapan kyuhyun , dia melepaskan genggaman kyuhyun dan berjalan pergi meninggalkannya.

“Aku tidak bercanda sooyoung-ah”ucap kyuhyun. Kalimat terakhir kyuhyun mampu menghentikan langkah sooyoung dan membuatnya kembali menghadap kyuhyun.

“Apa maumu?” Tanya sooyoung  kesal . Senyuman nakal langsung terukir di bibir kyuhyun

Kyuhyun dengan cepat menarik sooyoung tidur disampingnya diatas sofa dan mendekapnya.

“Ini mauku. Kau adalah obat yang mujarab.”  Ujar kyuhyun. Sangat berbeda jika melihat kyuhyun yang sekarang dengan kyuhyun dulu yang sangat  tidak perduli dengan seorang pelayan seperti sooyoung.

Saat ini sooyoung bisa merasakan nafas panas kyuhyun karena mereka begitu dekat. Dia jg bisa merasakan detak jantung kyuhyun yang  berdetak lebih cepat dari jantung orng normal sama seperti detak jantungnya juga.

“Kyuhyunshi” ucap sooyoung ingin bangkit tapi ditahan oleh kyuhyun.

“Sudah kukatakn kalau kau obat mujarabku, apa kau masih tidak mengerti?  Kau ingin aku mati cepat huh? Dan mulai sekarang panggil aku oppa.”omel kyuhyun di tengah pelukannya.

Kata-kata oppa dari kyuhyun mengingatkan sooyoung dengan yeoja bernama sulli yang di jumpainya tdi siang. Membuat moodnya buruk  dan yang terjadi berikutnya adalah sooyoung bangkit duduk dan membuat kyuhyun terkejut

“Wae? Apalagi sekarang?” Ujar kyuhyun frustasi.

“Tadi ada seorang yeoja bernama sulli datang dan mengatakan ingin menemuimu katanya ‘ tolong katakan pada oppa kalau sulli mencarinya’” ujar sooyoung sedikit cemberut

“Sooyoung-ah kenapa tiba2 kau jadi secerewet ini? Biasanya mengeluarkan  4 kata saja sudah sangat bagus, Tapi tak apa aku suka kau yang cerewet seperti ini. Wae kau cemburu padanya?” Goda kyuhyun pada sooyoung.

“an..ani!” sooyoung mencoba menyangkal padahal dalam hatinya sih iya.

“Dia hanya dongsaengku. Tidak perlu cemas. Tadi kami sudah bertemu. Dia menemuiku di kantor, dia hanya ingin mengantarkan undangan padaku. Dia menemui namja yang dicintainya di luar negri dan  akan menikah waktu dekat ini.”jelas kyuhyun.

“Sooyoung-ah Sepertinya penyakit ku semakin parah rasanya virusnya sudah mulai menyebar masuk menembus tulang2ku(kyuhyun lebay ), Aku membutuhkan obat sekarang juga.” Ucap kyuhyun  kembali menarik sooyoung  dalam pelukannya dan membuat sooyoung kaget.

“Saranghae sooyoung-ah” ucap kyuhyun tepat di telinga sooyoung, menimbulkan suatu desiran aneh di dalam hati sooyoung.

“Kyuhyunshi” ucap sooyoung tidak percaya.

“Kyuhyunshi? Berapa kali kukatakan padamu untuk memanggilku oppa? Panggil aku oppa atau aku tidak akan melepaskanmu.”  Kyuhyun mengeratkan pelukannya tapi blm jg membuat sooyoung untuk memanggilnya oppa. Kyuhyun lebih mengeratkan pelukannya lagi kali ini membuat sooyoung sulit bernafas. Mau tidak mau….
“Oppa………………….” Ucap sooyoung akhirnya .

Sepertinya hanya kyuhyun yang mampu mencairkan hati beku seorang choi sooyoung dengan beberapa trik EVILnya!
hahay!

THE END

Gimana bagus tak? FF ini kubuat krn lagi seneng liat kyuyoung moment waktu di sbs daeju, sangking senengnnya sampek jingkrak2 sambil teriak di bantal ! *author gilak

Buat fear or love rencana akan ku publish dalam minggu ini jadi ditunggu aja ya 😉 .Aku mau ucapin makasih buat coment2 di fear or love  aku sangat tersanjung membaca coment2 dari readers. Maaf kalo gk sempat dibalas, jangan merajuk ya!  GOMAWO READERS KU!

Tapi aku jg lgi sedih krn liat berita kalo sooyoung unnie terancam  gagal main dramanya. Hiks sangat tidak rela!!! Unnie aku ingin melihatmu di indosiar nantinya. Jadi ayo bermainlah di sebuah drama dan buat ratting yg sangat tinggi!!! *makin gilak

Ok sekian  dari saya, ditunggu commentnya , Annyeong!!!!

 

Iklan

28 thoughts on “My maid

  1. ah,..
    Ko the end si,,
    soo kan blm jawab ‘nado saranghae’ hehe
    *reader iktan gila

    fear or love aq slalu tnggu loh,
    *sbar malam minggu dah tayang(?)

    aku liat karakter syoo d sni, inget drama yg lg tyang d indosiar pas sore2 itu..

    Masa sih syoo ga jd main drama,, hua andwe…

  2. senang’a ada ff kyuyoung tp kaya’a cerita’a hampir sama kaya serial’a lee yoo won 49 days…akhir’a kyu jatuh cinta dgn soo…benarkah chingu kalo soo ga jd main di speed andwe kumohon tuhan jdkan soo pemeran utama’a..amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s