My Secretary part 2

Title : my secretary 2
Author : anastasya
Cast: cho kyuhyun, choi sooyoung , Kai EXO

Ada baiknya baca my secretary 1 dlu readers takutnya lupa ceritanya. Hehe…

Sooyoung pov

Kantor oh kantor. Disinilah aku sekarang, seperti biasa dengan tugas kantor yg menumpuk yang diberikan bos tersayangku cho kyuhyun.
Dan dia seperti biasa juga sedang pergi entah ke mana dengan para yeojanya meninggalkanku disini dengan tugas yg harusnya menjadi tanggung jawabnya.

“Sooyoung Noona!” Panggil seseorang padaku.

“Kk..ai” ucapku terkejut melihat orang di hadapanku sekarang.

“Noona” ujarnya langsung memelukku tanpa aba2

“Dari mana kau tahu kantorku?”Tanyaku di sela pelukan kami

“Aku akan selalu tahu di mna pun noona berada” ujarnya melepaskan pelukannya sambil mengedipkan matanya padaku

“Aku serius kai~ah” ucapku padanya

“Rahasia perusahaan noona ” ujar kai tersenyum licik

“Baiklah terserah kau..” Ucap sooyoung menyerah

Baiklah kuperkenalkan, namja di hadapanku ini adl kai. Namja yg kerjaannya selalu menempel padaku saat kami kuliah dulu. Ke kantin, perpustakaan, toko buku, pokoknya ke mana pun aku pergi dia pasti mengikutiku. Aku sebenarnya heran, karena kai itu termasuk namja tampan dan populer di kampusku.
kami putus kontak sejak lulus dan bekerja. Tentu saja aku senang akhirnya terlepas darinya, sampai akhirnya dia menemuiku sekarang ini

“Noona~ya kau tidak merindukanku?” Tanyanya mnja dan menarik kursi agar dapat duduk di sampingku

“Ne, aku merindukanmu” ujarku singkat tanpa mengalihkan mataku dari komputerku.

“Kalau rindu kenpa mengacuhkanku .wajahku kan lebih menarik untuk di lihat daripada komputer itu” ucapnya
Kini dia menyandarkan kepalnya ke bahuku.
Aku tidak menanggapinya dan memilih untuk konsentrasi dengan pekerjaanku

“Noona….” Panggilnya lagi

“Kau tidak lihat, kerjaanku menumpuk kai~ah”ucapku

“Yak! Jadi noona lebih memntingkan pekerjaan daripadaku. Padahal kita sudah lama sekali tidak bertemu” ucapnya kesal dan mengangkat kepalanya dari bahuku. Sifat manjanya kembali keluar. Ok setelah cho kyuhyun sepertinya aku akan mengurus 1 anak lagi
Aku menghentikan kegiatanku dan menatapnya

“Setelah yang satu ini selesai kita makan siang. Ne?” Ucapku tersenyum padanya

“Ne!” Balasnya semangat

Author pov

Setelah menyiapkan pekerjaannya, sesuai dengan janjinya sooyoung mengajak kai untuk makan siang di kantin kantor.
Dalam perjalanan ke kantin kai terus menggandeng tangan sooyoung tanpa melepaskannya sedetik pun. Orang yang melihat pasti mengira mereka sedang pacaran

Di kantin…

“Noona kau mau pesan apa biar kupesankan?” Tanya kai

“Emm.. Nasi goreng dan minumnya lemon tea dingin” ucap sooyoung

“Cma itu saja?” Tanya kai

“Nasi gorengnya 3 porsi” ucap sooyoung nyengir kuda

“Haha sudah kukira… ” Tawa kai dan meninggalkan sooyoung untuk memesan makanan mereka

Tidak sampai 10 menit kai sudah sampai dengan nampan yang berisi bnyk makanan

” Jeng..jeng..” Ujar kai sambil memindahkan pesanan sooyoung dan dirinya dari nampan ke atas meja

“Wuuahh mashita..” Ucap sooyoung girang melihat makanan di depannya membuat kai tertawa melihat tingkahnya

“Noona tambah cntik sekrang” ucap kai menatap sooyoung yang sedang makan

“Itu sudah dari dulu, kenapa baru sdar sekarng aku cntik”ujar sooyoung sambil melahap makanannya

“Aku bilang kan tambah cntik. Itu brarti dari dulu noona sudah cntik” ujar kai

“Cih bisa saja kau mengeles”

“Hehe..” Cengir kai

“Noona aaa…”Ujar kai membuka mulutnya minta di suap

“Makan saja sendiri” ucap sooyoung tdk meladeni kai
Kai memasang muka cemberut. Membuat sooyoung ingin tertawa

“Kau tidak malu dilihat orang?” Ujar sooyoung

“Kenapa harus malu, aku kan tidak melakukan yang salah” ucap kai

“Dasar!” Kali ini sooyoung mengalah dan menyuapnya membuat kai tersenyum 5 jari

” Noona yg terbaik” ucapnya senang

Setelah kurang lebih 1 jam mereka makan bersama dan cerita panjang lebar. Sooyoung akhirnya memutuskan untuk kembali ke tempatnya
” Kai kau pergilah, jam makan siang sudah habis, aku harus kembali kerja”
Ucap sooyoung terakhir kali dan meninggalkan kai

Bukannya pergi kai mengikuti sooyoung. Sooyoung menyadarinya berbalik dan menatap kai

“Kai… Ayolah…” Kali ini sooyoung memohon

“Kau tidak tahu galaknya bosku” ucap sooyoung

“Bosmu Galak? Berani sekali dia galak pada noonaku ini” ucap kai tidk senang

“Kai~ah aku serius. Kau mau aku di pecat” ucap sooyoung masih membujuk kai pergi

“Ya sudah noona pergilah” ucap kai membuat sooyoung tersenyum dan kembali berjalan. Dan lagi2 kai kembali mengikutinya

“Kai bisa tidak, tidak mengikutiku terus” ucap sooyoung kesal kali ini

“Siapa yg mengikuti noona aku memang ingin ke sana kok” ucap kai pada sooyoung dan berjalan melewati sooyoung pergi, membiarkan sooyoung melongo tak percaya

Sooyoung duduk di meja kerjanya. Masih bingung memikirkan kemana kai akan pergi.
“Sooyoungshi, bawa berkas yg diperlukan untuk perusahaan sento kemari” panggil kyuhyun pada soyoung lewat sambungan telepon

“Ne” ucap sooyoung memutuskan sambungan telepon dan mengambil berkas yg diperlukan di mejanya

Sooyoung mengetuk sebentar dan memutar kenop pintu ruangan kyuhyun

“Permisi pak” ucap sooyoung ketika masuk
Betapa terkejutnya sooyoung sekarang ,dihadapannya ia melihat kai tersenyum padanya

“Dia tuan kai, pemilik perusahaan sento yg akan bekerjasama dengan kita” ucap kyuhyun memperkenalkan kai

“Kai~shi ini sooyoungshi sekretaris disini”kali ini kyuhyun memperkenalkan sooyoung padanya

“Annyeong sooyoungshi” ucap kai formal pada sooyoung
Sooyoung yg sedari tadi melongo tak percaya segera sadar dan membungkuk memberi salam pada kai

“Ne, annyeong tuan kai” ucap sooyoung tak kalah formal
Kyuhyun meminta berkas2 pada sooyoung dengan tangannya. Sooyoung yg mengerti segera memberikan satu pada kyuhyun dan kai

“pulau jeju merupakan pilihan yang bagus untuk mengembangkan bisnis kai~shi.Pulau jeju memiliki pemandangan alam yg indah dan jg udara yg segar. Kami mengajukan pulau jeju sebagai lokasi untuk mendirikan tempat wisata kita. Dalam sehari pengunjung pulau jeju akan mencapai sekitar 10000 jiwa( ngarang). Maka dari itu kami merekomendasikan pulau jeju” kyuhyun mulai menjelaskan panjang lebar

“Hmm, sepertinya tidak buruk” ucap kai mengangguk

“Jadi bagaimana?” Tanya kyuhyun memastikan

“Kau yakin kita akan berhasil dengan ini kyuhyunshi? Aku tidak ingin menyalurkan uangku dengan sesuatu yg sia2” ujar kai

“Itu pasti kai~shi” tegas kyuhyun

“Jangan hanya bicara. Bicara memang mudah. Aku akn menunggu dan melihat hasil kerja anda” ucap kai dingin.
Membuat kyuhyun terhenyak, kekesalan mulai tampak di wajahnya. Tidak menyangka kalau lawan bicara nya saat ini akan menyebalkan seperti ini.

“Aku mendengar sebagian dari warga sekitar masih belum mau menjual tanahnya. Bagaimana dengan itu?” Tanya kai sengit

“Anda tenang saja kai~shi. Tidak perlu meragukan kinerja kami. Aku sudah mengurus tentang itu” ucap kyuhyun masih berusaha ramah

Sooyoung hanya bisa berdiri mematung melihat percakapan kedua namja di depannya

Dia memang tahu walau kyuhyun adl seorang namja pemalas dan seenaknya tapi jika sedang berhadapan dengan klien, kemampunnya sebagai seorang pembisnis akan keluar
.
Yang membuat sooyoung terkejut adalah seorang ‘KAI’ .bukan saja terkejut bahwa kai merupakan pemilik perusahaan sento tapi juga dia sampai tidak mengenali namja di hadapannya ini. Kai yg dikenalnya sbg seorang namja manja ternyata bisa setegas dan bersikap seperti ini.
‘Apa dia benar2 kai’ batin sooyoung

“Aku akan melihat kinerja kalian”ucap kai ” kalau begitu aku pernisi kyuhyunshi” lanjut kai berdiri dan menjabat tangan kyuhyun yg juga ikut berdiri.

“Ne” ucap kyuhyun menjabat tangan kai

Sebelum pergi, kai menyempatkan menghampiri sooyoung yang dari tadi berdiri

” Sampai ketemu lagi noona” ucap kai lalu mencium pipi sooyoung sekilas sebelum akhirnya meninggalkan ruangan kyuhyun
Sooyoung hanya bisa mematung dengan perlakuan kai. Dia menatap kepergian kai sambil memegang pipinya yang tadi dicium kai

“Sudah selesai melamunnya?” Ucap kyuhyun menyadarkan sooyoung

“Eh. ..”

” Cih kau itu, kenapa bisa segampang itu dicium namja seperti itu, ckck” kesal kyuhyun

“Aku..aku..” Sooyoung tidak tahu harus berkata apa

“Kalau saja tidak mengingat ini proyek besar. Aku pasti sudah membatalkan kerja sama dengan namja arogan itu” ucap kyuhyun kesal

“Ngomong2 Kalian saling kenal” tanya kyuhyun penasaran

“Ne,pak” jawab sooyoung

“Aku tidak peduli apa hubungan kalian, tapi kau harusnya marah jika dicium seenaknya seprti tadi. Aishh kau ini…” Ucap kyuhyun mengacak rambutnya

“Cuci mukamu itu, jangan sampai ciumannya tdi membekas?”

“Mwo?” Ucap sooyoung kaget dengan kalimat kyuhyun

“Mak…mksdku.. Maksudku… Sudahlah, lebih baik kau bersiap besok kita akan berangkat ke pulau jeju untuk meninjau” ucap kyuhyun gelagapan menyadari kalimatnya.

“Mwo ke pulau jeju? Kita? Berdua?” Tanya sooyoung

“Ne, wae? Tidak ush takut aku tidak akan berbuat macam2 .kau bukan seleraku. Sekarang Keluarlah..” Ucap kyuhyun pada sooyoung
‘Yak! Kau pikir kau seleraku? Kau jauh di bawah standard seleraku’batin sooyoung

“Saya permisi..” Ucap sooyoung meninggalkan ruangan kyuhyun dengan kesal

Sooyoung pov

Bandara…

Aku berlari dengan tergesa-gesa dengan koper di tangan. Ini gara-gara semalam nonton film sampai larut dan akhirnya harus di bayar dengan bangun telat.
‘Sooyoung pabo!’ Rutukku
Dia pasti akan memarahiku habis-habisan. Habislah aku !
Seorang namja tinggi sudah menungguku dengan tampang kesal di depan

“Hosh…hosh…mianhe” ujarku dengan napas tersengal-sengal ketika sampai di depannya

“Yak kau ingin kita ketinggalan pesawat hah!” Bentaknya padaku

“Kau kira ini sudah jam berapa?” Lanjutnya menunjuk-nunjuk jam di tangannya
Aku kan baru terlambat kali ini saja dia sudah marah2 seperti ini. Apa dia tidak sadar kalau dia lebih sering terlambat daripadaku

“Mianhe…” Ucapku lagi. Hanya itu yg bisa kukatakan sekarang ini

“Aish.. Ayolah! Bawa ini!” Ujarnya memberikan tas dan kopernya padaku
Dan berjalan meninggalkanku

Apa dia benar seorang namja? Bagaimana bisa dia menyuruh seorang yeoja membawa semua barang seberat ini!
Isssss…. Dasar iblis!

Di pesawat…

“Kenapa kau terlambat?” Tanyanya padaku yang duduk di sebelahnya

“Aku telat bangun pak” ujarku takut

“Kau ini benar2!” Ujarnya kesal
Kebisuan selanjutnya menemani kami berdua. Mulutku sangat kering karena diam terus dari tadi

Aku menatap wajahnya yang sedang melihat ke luar jendela, bahkan dilihat dari samping pun dia sangat tampan. Ommo tampan? Apa tadi aku bilang tampan? Yak! Sadarlah sooyoung~ah!

Bagaimna bisa iblis sepertinya tampan
Aku memalingkan wajahku yg tadi memandangnya diam2. Jangan sampai otakku berpikir yang aneh2 lagi karena memandangnya terus.

Kyuhyun pov

Akhirnya kami sampai juga, kini kami sudah di hotel untuk check in. Aku sudah tidak sabar untuk mandi dan berkeliling pulau jeju.

Aku melihat ke belakang, sooyoung tampak kesulitan berjalan dengan semua barang yang kuberikan padanya.
Hihi… Aku jahat ya..
Ku hampiri dia dan mengambil barang2 ku dari pegangannya

“Kan kau sekalian olahraga” ucapku tersenyum padanya yang dibalas dengan tatapan kesal

“Ini kunci kamarmu” ucapku memberikan sebuah kunci padanya. Dia memasang wajah cemberut dan mengambil kunci kamarnya dengan kasar

“Nanti jam 2 , aku tunggu kau di lobby hotel ini. Kita akan mulai peninjauan” ucapku padanya

“Ne” katanya malas dan meninggalkanku menuju kamarnya

***
Kyuhyun pov

Kami sampai di lokasi proyek yg akan kami jalankan. Aku menjelaskan beberapa hal dan sooyoung segera mencatatnya. Kami lalu menemui seseorang yng bertanggung jawab atas pengurusan lahan tersebut dan membuat beberapa kesepakatan. Kami juga menemui beberapa penduduk untuk membujuk mereka menjual tanahnya dan membicarakan ganti rugi yang akan diberikan pada mereka.
Langit sudah mulai merah menandakan sebentar lagi akan malam, kuputuskan untuk melanjutkan pekerjaan kami besok.
Aku dan sooyoung berjalan akan pulang ke hotel. Ya, lokasi hotel kami memang tidak jauh dari lokasi proyek.
” Kau lelah?” Tanyaku pada sooyoung yg berjalan di sampingku.

” Ne” ucapnya jujur

” Kita istirahat dulu di sana” ujarku menunjuk sebuah bangku taman. Dia mengangguk setuju . Kami pun menghampiri bangku dan duduk di sana sambil menikmati suasana jeju di malam hari
Kami lalu membisu satu sama lain.

“Karena ini proyek kerjasama dengan perusahaan sento. Apakah Kai~shi akan kemari juga melihat lokasi proyek?” Tanya sooyoung memulai percakapan dan membuatku kesal. Baru memulai percakapan Kenapa harus menanyakan namja itu sih.

” Waeyo? Kau mengharapkannya datangg? Tanyaku sinis

“Anniyo, aku hanya bertanya saja”jawabnya

“Kau menyukainya kan?” Tanyaku mendekatkan wajahku padanya, hingga wajah kami hanya berjarak sekitar beberapa centi saja

“Anniyo..” Jawabnya tertunduk malu

“Kau bohong” ujarku menjauhkan wajahku. Cih sudah malu seperti itu masih saja menyangkal
Setelah percakapan menyebalkan tadi Kami lalu diam lagi, tapi ntah mengapa perasaanku sangat jengkel saat ini. Aku memandangnya yang masih menunduk

“Jangan terlalu berharap” ucapku membuatnya memandangku

” Apa kau nggak sadar?”

“Ne?” Tanyanya bingung

” Walau aku jauh lebih baik darinya, tapi kai~shi itu termasuk namja yang kaya dan ya… Tampan” ucapkku tidak rela mengakuinya tampan.

“Hubungannya denganku?” Tanyanya masih bingung

“Iss..Paboya!!” Bentakku kesal padanya

“Dia tidak mungkin menyukaimu pabbo! Kau itu jauh di bawah standard. Dengan wajah dan tubuh yang rata seperti itu, tidakkah seharusnya kau tahu diri” jelaskku panjang lebar
Dia terdiam dan mulai menunduk

“Jadi jangan banyak berharap dan jangan menyukainya jika tidak mau sakit hati nantinya” lanjutku
Aku meliriknya ingin melihat reaksinya.

Spertinya ada sesuatu mengalir dari pipinya. Ommo! Dia menangis.. Aigo cho kyuhyun apa yang kau perbuat?! Cho kyuhyun pabbo! Kenapa aku sangat keterlaluan!
Aku panik dan gelisah melihatnya terus menangis. Apa yang harus kulakukan?

To be continue…

Gimana reders? Maaf ya kalau lama ngepostnya dan ternyata hasilnya kurang memuaskan 😦
Sebenarnya 2 hari yang lalu udh di post tapi karna kependekan jadi ku edit lagi. Tapi sepertinya masih kurang panjang ya 😦

Mianhe buat mia commentnya jadi kehapus..

Aku senang bnyk yg RCL di my secretary 1 *peluk cium readers

Seperti biasa ditunggu commentnya 😉

O ya satu lagi di follow ya readers twitterku @tasyachoi pasti ku follback deh! Please…..

˚☺k!˚ ˚☺k!˚ (y)

Gomawo!!

My Secretary part 1

Title                        :My Secretary

Author                  :Anastasya

Main cast             :Kyuhyun Sooyoung

Rating                   : PG-15

Genre                   :romance

Sooyoung pov

“ Sooyoungshi coba kemari.” Panggil namja yang sekaligus bosku ini  lewat sambungan telepon yang menghubungkannya denganku. Apalagi sih? Ini sudah yang ketujuh kalinya dia memanggilku ke ruangannya. Aku berjalan memasuki ruangannya , tidak lupa kuketuk pintunya sebelum masuk.

“ Mana dokumen yang kuminta?”Tanya  namja di hadapanku ini ketika melihatku masuk

“dokumen?” tanyaku bingung

“Ne, dokumen perjanjian kerjasama dengan pihak jepang yang kusuruh kau untuk membuatnya.”

“Itu… belum selesai pak. Bapak kan baru menyuruhku membuatnya 10 menit yang lalu” ujarku. Bagaimana bisa membuat sebuah surat perjanjian kerjasama hanya dengan 10 menit. Dia memang gila!

“Ck banyak alasan, Dasar lamban.” Ujarnya  “ Cepat selesaikan itu dan antar padaku 10 menit lagi!” bentaknya dari kursinya.

“Mwo 10 menit?” ujarku tak percaya

“Wae? tidak bisa?”

“Bukan begitu pak , hanya saja…”

“Kalau begitu kerjakan” potongnya

“….”

“Tunggu apalagi ,cepat!”

“Ne” ujarku gelagapan dan dengan tergesa meninggalkan ruangannya

‘Huft’ kucoba mengatur nafasku dan mulai mengetik. Kalau saja tidak ingat aku mempunyai  adik dan ibu yang harus ku biayai sudah kutinggalkan pekerjaan ini. Aku sangat membencinya, Cho Kyuhyun! Grr!

Aku sudah menjadi sekertarisnya lebih kurang 3 tahun ini. Sudah lama memang,  jadi aku cukup tahu luar dalamnya. Dan untuk kelakuannya itu sungguh tidak ada kata yang bisa kuutarakan. Sungguh2 minus!.  Dia merupakan anak kedua dari Mr.Cho yang ditugaskan untuk mengurus kantor cabang ini. Sebelumnya Ahra unnie lah yang berada di posisinya. Saat menjadi sekretaris ahra unnie aku sangat mencintai pekerjaanku  karena Ahra unnie memang seorang atasan yang baik dan berkualitas , tidak seenaknya seperti dia , sampai Ahra unnie di panggil ke kantor  pusat menggantikan Mr.Cho dimulailah babak penyiksaanku bersama anak setan satu ini yang menggantikan posisi Ahra ini.

“Hei! Kyuhyun ada?” ucap seseorang yang membuatku menghentikan kegiatan mengetikku.

“Ne?” aku mendongakkan kepala melihat siapa yang berbicara padaku

“Ck, Kyuhyunnya ada di dalam tidak?” tanyanya kesal karena harus mengulang pertanyaanya.

Tampak padaku sekarang sekarang seorang yeoja seksi memakai mini dress merah dan sepatu hak yang sangat tinggi. Aku heran , apa dia tidak risih ya dengan penampilannya itu.Dia pasti tidak bisa bergerak dengan bebas..ckck . Ya dialah Victoria song, wanita kyuhyun yang baru

“Dia di dalam.” Ucapku singkat dan kembali meneruskan pekerjaanku

Victoria mendengus kesal melihat kelakuanku yang cuek dan berjalan menuju ruangan kyuhyun dengan jalannya yang menurutku terlalu dipaksakan .

Itulah bosku , bukan Cho kyuhyun namanya jika tidak memiliki banyak yeoja. Dia akan jalan dengan siapa saja  yang dia mau dan menggantinya dengan yang lain jika sudah bosan dengan yang satu. Jadi jangan heran.

‘Cklek’ pintu ruangan kyuhyun terbuka membuatku kembali mendongakkan kepalaku menatap nya keluar dari ruangannya . Tentu saja dengan nona song.

“Aku pergi dulu!” ucap kyuhyun padaku saat melewati mejaku dengan Victoria di sampingnya menempel manja.

Mwo dia ingin pergi! Sedang sebentar lagi akan ada pertemuan dengan pihak jepang dan dia ingin pergi!

“Tapi pak kita akan menemui Mr takashi 2 jam lagi “ucapku mencoba menahannya.

“Masih ada 2 jam lagi kan?” ujarnya

“Tappii..pak..”

Dia menghentikan langkahnya dan berbalik menghadapku “Begini saja, kau duluan saja ke tempat tuan takashi, katakan padanya aku agak sedikit terlambat.” Ucapnya

“Eh?”

“Jagiya, ayolah..” ucap Victoria manja menarik-narik lengan kyuhyun pergi.

“Sebentar jagi..” ucap kyuhyun mengedipkan sebelah matanya pada Victoria disampingnya , dan sukses menjinakkannya . Dasar playboy cap ikan.

“Kau carilah alasan padanya. Bilang saja aku tercebak macet atau apalah” ujarnya lalu berjalan lagi.

“Ehm satu lagi” Dia kembali menghentikan langkahnya “Kau bawa sekalian tasku dan dokumen2 yang perlu untuk meeting nanti. Pokoknya segala yang diperlukanlah, cari saja di ruanganku, Arasso!

“Ne..” jawabku  pasrah masih menatap kepergiannya dengan Victoria . Bahkan keperluannya harus aku yang menyiapkan . Aish aku ini sekretaris apa baby sitter sih?

“Jadi sia2 saja aku meyiapkan ini dengan terburu-buru” ujarku menatap lesu beberapa lembar kertas di hadapanku.

Aku memasuki ruangannya dan mengambil segala dokumen dari atas meja. kulirik sebentar layar komputernya . Game? Aigo dia masih belum berubah juga bahkan setelah beberapa minggu yang lalu Ahra unnie habis2an memarahinya karena kedapatan bermain game di jam kerja  saat berkunjung kemari. Anak ini benar-benar… Aku tidak tahu bagaimana nasib perusahaan ini jika tidak ada Ahra unnie dan dia yang harus mengelolanya.

Selesai memasukkan segala dokumen yang diperlukan untuk meeting nanti ke dalam tasnya , Kurapikan sedikit meja kerjanya yang super duper berantakan.

Kyuhyun pov

Aku menggandeng Victoria memasuki sebuah kafe  langgananku di seoul. Victoria sungguh yeoja yang sangat cntik.Selain cantik Dia juga seksi, seperti hari ini dia memakai  minni dress  yang mengekspose belahan dada dan pahanya yang cukup membuatku tergiur. Sepertinya aku akn sedikit lama untuk menjadikannya yeojaku sebelum menggantinya dengan yang baru.

“Jagi, kau ingin pesan apa?” tnyaku tersenyum padanya

“emm..” ujarnya bingung sambil mengerucutkan bibirnya melihat daftar menu di hadapannya. Aigoo kyeopta..

“Aku ingin original beef steak dan orange juice saja jagi”ujarnya tersenyum padaku dan mengembalikan daftar menu pada pelayan

“ Kalau begitu aku juga sama” pintaku pada pelayan

“Original beef steak dan orange juice untuk dua orang” ujar pelayan mengulangi pesanan kami

“ Ne” ujarku singkat

”Baiklah ditunggu..” ujar pelayan tadi tersenyum dan meninggalkan kami

“Jagiya kau cantik sekali hari ini” pujiku padanya yang duduk di sampingku .

“Kau bisa saja jagiya, Aku senang kau menyukai dandananku.  Kau juga tampan…” ujarnya tersenyum kearahku

“Gomawo” kataku mengelus rambut panjangnya

“Jagiya tadi aku melihat beberapa pameran berlian di mall” ujarnya menggelendot manja padaku

“Benarkah?” tanyaku pura2 tertarik. Aku sangat tahu ke mana arah pembicaraannya

“Ne, bahkan mereka menawarkan beberapa berlian langka seperti yang di pakai ratu inggris.” Ujarnya

Seorang pelayan menyela percakapan kami dengan membawa pesanan kami tadi. Setelah pelayan tadi pergi kami melanjutkan pembicaraan kami

“Oh ya? Kau ingin itu jagiya? Aku akan membelikannya untukmu” ujarku sambil menyantap steak di hadapan ku kini

“Anniyo, itu pasti sangat mahal.”

“Tidak ada yang mahal jika itu untukmu” kataku menatapnya yang duduk di sampingku.

“Hehe…Gomawo jagiya..” ujarnya senang sambil memelukku

“Ne, habis makan kita ke sana, ok!” ujarku di sela pelukan kami

“ Ne..” katanya melepas pelukanku dan mencium pipiku.

Aku menatapnya sebentar dan kembali mengeluarkan senyum mematikanku. Aku memegang wajahnya dengan sebelah tanganku  dan  langsung melumat bibirnya. Dia pun membalas ciumanku padanya. Ck mudah sekali.

Author pov

Sooyoung berjalan memasuki ruangan meeting dimana biasanya berlangsung beberapa pertemuan- pertemuan penting. Di tangan kirinya dia memegang tas serta beberapa dokumen sedangkan tangan kenannya memegang tas laptop dan tasnya sendiri. Ini benar-benar hari yang melelahkan baginya. Siapa lagi yang bisa membuat harinya begitu melelahkan seperti ini selain Cho Kyuhyun!

“Mr.  takhashi, maaf lama menunggu” sapa sooyoung kerepotan dengan semua benda di tangannya ketika  bertemu dengan kliennya

“ tidak apa, saya juga baru sampai. Tapi di mana Mr. Kyuhyun?” Tanya nya

“ Dia… akan datang sedikit terlambat sepertinya ,  katanya terjebak macet.” Ucap sooyoung mencoba mencari alasan

“Bagaimana ini ..” ujar mr. takashi kecewa

“Maaf, mungkin sekitar 15 menit lagi dia sampai , akan saya coba menghubunginya” kata sooyoung sopan

Sooyoung mengambil handphonenya mencoba menghubungi kyuhyun

‘telepon yang anda tuju sedang tidak dapat dihubungi atau berada di luar jangkauan cobalah beberapa saat lagi’ (kyuhyun pake tlkomsel)

“Aish… anak ini!!!  Teleponnya juga nggak aktif.” ujar sooyoung frustasi menatap layar ponselnya

15 menit kemudian…

“ Ms. Choi ini sudah 15 menit dan mr. kyu belum datang juga” ujar mr. takhasi yang bosan menunggu

“Saya mohon tunggu sebentar mr.. sebentar lagi Mr.kyu pasti sampai..” ujar sooyoung mulai panic

“Maaf, tapi saya tidak bisa bekerja sama dengan orang  yang tidak serius dan bahkan untuk datang tepat waktu saja tidak bisa” ujar mr takashi sambil menyuruh asistennya membereskan segala dokumen2nya

“tapi Mr.. Sebentar lagi pasti sampai” ujar sooyoung memohon

“Saya kecewa, Kalian tidak memiliki integritas. Saya tidak pernah menunggu seperti ini sebelumnya.”ujar mr.takhasi bangkit dari kursinya menambah kepanikan sooyoung. Apa yang harus dilakukannya?

“Mr.Takashi tunggu sebentar!” teriak sooyoung

“Maaf Mr. Takhasi . Tapi kalau anda tidak keberatan bagaimana jika saya yang mempresentasikannya pada anda. Saya cukup menguasai materi tentang kerjasama proyek kita ini” ujar sooyoung yang berhasil menghentikan langkah mr. takashi.

“Mr kyuhyun tidak pernah seperti ini sebelumnya, dia tidak pernah membiarkan kliennya untuk menunggu. Dia itu sangat berintegritas dan selalu memegang janji. Dia pasti punya alasan datang terlambat .” ujar sooyoung masih mencoba meyakinkan kliennya.  Tentu saja sooyoung berbohong dengan kalimatnya barusan. Kyuhyunlah orang yang sering tidak menepati janji bahkan selalu bertindak  semaunya.

“Hmm..” Mr. takashi terlihat memikirkian perkataan sooyoung

“Saya mohon…”

“Baiklah kita coba.” Ujar mr.takashi  yang langsung membuat senyum sooyoung mengembang

Kyuhyun berlari  dengan tergesa-gesa. Karena lift yang ingin dinaikinya lama sekali terbuka, akhirnya dia memilih untuk menaiki anak tangga. Satu persatu anak tangga dinaikinya membuat beberapa peluh membanjiri wajahnya. Sampai di lantai yang diinginkannya dia kembali berlari menuju pintu sebuah ruangan rapat yang harus dihadirinya denagn terengah-engah

‘Cklek’ bunyi pintu terbuka

“Maaf saya ter…” ucapannya terputus melihat pemandangan di depannya. Tidak ada siapa pun disana kecuali sooyoung yang sibuk dengan laptopnya.

“Di mana Mr.Takashi?” Tanya kyuhyun pada sooyoung yang membuat sooyoung mendongakkan kepalanya menatap kyuhyun yang kini berada di hadapannya

“Mr. Takashi sudah pergi dari 20 menit yang lalu pak “ ucap sooyoung pada kyuhyun dan kembali pada laptopnya

“Kenapa kau tidak mencegahnya?” ujar kyuhyun panic sambil menarik kursi di samping sooyoung

“Aku sudah mencoba semampuku.” Ucap sooyoung singkat tanpa mengalihkan pandangan nya dari laptopnya

“Aish.. Bagaimana ini? Ini proyek besar, apa yang akan kukatakan nanti pada appa dan noona karena gagal mendapatkannya?”ucap kyuhyun frustasi dan mengacak rambutnya.

Sooyoung merogoh tas kerjanya dan mengeluarkan sebuah amplop besar berwarna coklat dan memberinya ke hadapan kyuhyun

“Apa lagi ini!”bentak  kyuhyun pada sooyoung

Sooyoung tidak menjawab dan meletakkannya saja di hadapan kyuhyun. Kyuhyun menatap sinis sooyoung sampai akhirnya mengambil amplop itu dan membukanya. Sejenak ia bingung melihat beberapa dokumen di dalamya sampai ia akhirnya membaca,  terdapat beberapa surat perjanjian yang telah ditanda tangani.

“Ini kan?” ucap kyuhyun tak percaya

“Mereka menandatnganinya? Jadi mereka mau bekerjasama dengan kita?!” ujar kyuhyun senang bukan main  menatap sooyoung

“Ne, tinggal tanda tangan bapak yang dibutuhkan disana. Segera tanda tangani dan saya akan mengirimnya satu pada mr. Takhashi besok..” ucap sooyoung pada kyuhyun
“Jinjja? Wuah.. Gomawo sooyoungshi..” ucap kyuhyun senang dan memeluk sooyoung, Tapi dengan segera di lepas oleh sooyoung. Sooyoung menatap kyuhyun tidak tertarik dan kembali mengetik pada laptopnya

“Kau memang bisa diandalkan, tidak sia-sia kau jadi sekretarisku hehe…  katakan apa yang kau inginkan aku akan mengabulkannya. Apa kau ingin bonus? Libur atau kenaikan gaji, madepwa!”ujar kyuhyun pada sooyoung yang masih sibuk dengan laptopnya

“Benarkah pak?” Tanya sooyoung tertarik dan menghentikan kegiatannya.

“Ne, katakan saja  apa yang kau inginkan sooyoungshi” ucap kyuhyun tersenyum sambil mengangguk

“Kalau begitu, apa bapak bisa memindahkanku ke kantor pusat? Anni kurasa itu terlalu berlebihan , bagaimana kalau ke kantor cabang yang lain saja ?” ucap sooyoung

Sooyoung ingin  dipindahkan ke mana pun asal tak sekantor lagi dengan kyuhyun.  Dia sudah lelah dengan semuanya, terutama tingkah laku kyuhyun yang selalu merepotkannya dan akhirnya datang juga kesempatan seperti ini untuk terlepas dari atasannya itu. Tentu saja dia sangat senang.

“Mwo?!” kaget kyuhyun

“Wae?”  Tanya sooyoung bingung melihat reaksi kyuhyun

“Ke..kenapa ingin pindah?” Tanya kyuhyun ragu

‘tentu saja ingin menjauh darimu, pabo’ batin sooyoung

“Anni, saya pikir saya ingin mengganti suasana kerja” bohong sooyoung pada kyuhyun

“Ehm..kalau pindah kurasa tidak bisa sooyoungshi. Bagaimana jika aku menaikkan gajimu saja atau aku bisa menyuruh orang merenovasi  ruanganmu jika kau ingin suasana kerja baru” tawar kyuhyun yang sukses menghilangkan senyum di wajah sooyoung.

Kyuhyun tidak bisa membayangkan apa jadinya jika sooyoung tidak lagi menjadi sekretarisnya. Pastinya semua pekerjaannya akan berantakan, karena selama ini sooyounglah yang menghandle semuanya, Hingga dia bisa bepergian dengan yeoja2nya atau bermain game sepuasnya di ruangannya.

‘Tap’ Sooyoung menutup laptopnya  kasar dan dengan segera bangkit dari kursinya

“Terima kasih, tapi saya rasa tidak perlu pak” ujar sooyoung tersenyum sinis pada kyuhyun. Pupus sudah harapannya untuk tidak berhubungan lagi dengan namja satu ini.

Sooyoung lalu melangkahkan kakinya keluar meninggalkan kyuhyun seorang diri

“Cih, yeoja aneh” ujar kyuhyun sepeninggal sooyoung.

****

SOOYOUNG POV

At daum kafe

“Hyo!” aku melambai pada seorang yeoja yang tengah memasuki pintu kafe. Yeoja tadi pun membalas lambaian tanganku. Dia merupakan teman baikku, hyoyeon

“Yo! Sooyoung, yeah! Yoyoyoyo!” dengan gaya rapper dia  menghampiriku

“Yo! Go hyoyeon!go hyoyeon!” ujarku meladeni ‘rap’nya sambil mengangkat gelas tinggi2 di tangan kananku. Jangan heran kami memang akan menjadi gila jika bersama. Kami lalu tertawa bersama setelah  melakukan beberapa gerakan rapper.

“Hahaha…sudah lama?” lanjutnya sambil menarik  kursi untuk duduk

“Anniyo, baru saja..”

“baguslah”jawabnya

“Baru saja aku akan membunuhmu jika 5 menit lagi kau tak datang” ujarku pura2 memasang tampang bengis.

“Oh my hot( korban iklan), sooyoungie. Kau ingin membuat lee hyukjae menduda huh?”ujarnya yang kubalas dengan cibiran

“tumben kau memanggilku untuk bertemu seperti ini” sambung hyoyeon dan mencomot pizza yang kupesan sebelumnya

“Aku ingin curhat hyo…..” ujarku dengan muka lesu

“Aw curhat, Kau seperti gadis remaja saja curhat2an?” ujarnya masih menikmati pizza di tangannya.

“Yak! Princess Fiona aku serius!” bentakku padanya.

“oke2 mari kita curhat ” ujarnya

“Hyo!”

“Apalagi ? aku kan sudah serius, jangan salahkan aku kalau tampangku lawak-lawak”ujarnya . Aku memandangnya sebentar

“Huft Baiklah akan ku mulai. Kau tahu kan bosku yang pernah kuceritakan padamu?”tanyaku

“Nappeun namja itu kan?”tanyanya

“Ne, uwa… hyo aku sudah tak tahan lagi…” rengekku

“Wae?  Kau di perkosa di bagian mana?” ujarnya lagi

“Yak bukan itu pabo!” ujarku kesal sambil memukul kepalanya. “Monyet pirang(eunhyuk) itu pasti sudah mencuci otakmu banyak.”ujarku masih menatapnya yang mengelus-ngelus kepalanya yang terkena pukulanku.

“Appo, soo-ah… Baiklah ada apalagi dengannya?” Tanya hyoyeon

“Kelakuannya hyo, semakin lama semakin buruk. Aku sudah tidak tahan lagi. Aku selalu merasa seperti mengurusi anak kecil berusia 5 tahun saja. Hari itu aku sudah hampir mati karena disuruh membuat surat perjanjian kerja sama hanya selama 10 menit, bayangkan hyo 10 menit! Dan setelah aku selesai menyelesaikannya dia bahkan tidak memeriksanya sama sekali. Belum lagi karena sibuk bersenang-senang dengan yeojanya , dia membuatku menghadapi  kerja sama dengan mr.Takashi yang terancam batal gara2 keterlambatnnya .  Dan masih banyak lagi  masalah2 lain yang dibuatnya .AAAA hyo aku sudah tak tahan lagi! Aku ingin berhenti saja.” Jelasku panjang lebar pada hyoyoen.

“Aku paham. Tapi berSabarlah soo, kalau kau berhenti dari mana  kau akan mendapatkan uang untuk membiayai ibu dan adikmu.” Hiburnya padaku

“Ne.. aku tahu itu. Karena itu aku tidak mungkin berhenti begitu saja”ujarku lesu kehilangan tenaga dan menelungkupkan wajahku ke meja

“Hmm.. Begini saja, kau bersabarlah bekerja di sana , kalau di tempatku ada lowongan aku pasti akan memberitahukannya padamu. Ne?” ujar hyoyeon yang membuatku menegakkan kembali kepalaku.

“Kau janji!” kataku mulai sedikit bersemangat

“of course” ujarnya sok bule

****

Aish akhirnya  datang juga hari seperti ini .Hari dimana aku tidak harus bekerja dan bisa merilekskan diri sejenak di rumah  dengan  meminum secangkir  lemon tea hangat yang cukup menghangatkan perasaanku. Oww indahnya hidup!

‘we born to win better talk all your friends…’ bunyi suara hp mengusikku

“ck siapa lagi yang ingin merusak hari bahagiaku ” kesalku dan membiarkan hp ku terus berdering  hingga deringnya mati sendiri.

‘we born to win better talk all your friends coz we get it in’ dering hp ku kembali mengalun

‘baiklah kali ini saja sooyoungah. Hanya sebentar’ batinku. Aku lalu beranjak dari tempat dudukku dan berjalan ke arah meja  dimana hpku terletak. Kutatap layar hp ku. Cho kyuhyun! Yak apa dia belum puas menggangguku setiap saat di kantor! Dan sekarang di hari libur terindahku….

“yabosaeyo?”  jawabku malas

“soo..s..oo.young..shi..” ujarnya terbata. Ommo ada apa dengannya?

“Pak , ada apa denganmu?” tanyaku kawatir

“Ob.. Obat…ku.. hab..is” jawabnya denagn nafas yang tersendat. Apa dia kumat lagi? Aigo!

“Bertahanlah . Aku akan segera kesana” ujarku mematikan sambungan telepon dan menyambar kunci mobilku .

‘Cklek’ Aku membuka pintu rumahnya yang tidak terkunci. Dan berlari masuk mencarinya. “ Dimana sih dia?”  aku mulai panic. Aku melangkahkan kakiku menaiki anak tangga dan mendapatinya sedang   terkapar diujung anak tangga terakhir.  Aku membuka plastic obat yang ku beli di apotik tadi sebelum kemari dan mencoba untuk menegakkan badannya. Kubuka tutup obat tersebut dan membiarkannya untuk menghirupnya.

Kalian pasti tidak percaya , tapi sesungguhnya  Seorang cho kyuhyun , penakluk wanita dan ahli waris sebuah perusahaan besar ini sedang mengidap penyakit. Cho kyuhyun yang di hadapanku sekarang ini mengidap penyakit asma . Dan penyakit ini sangat-sangat tidak matching jika dilihat dari sisinya yang merupakan seorang namja keren dan tampan yang digilai banyak wanita. Orang yang terlihat kuat dari luar ini ternyata sangat lemah di dalam. Aku tidak bisa membayangkan reaksi yeoja2 yang menggilainya jika tahu fakta ini.

Dia menghirup dalam ventolin yang kuberikan. Dan mencoba mengatur nafasnya.

“Apa sudah mendingan?” ujarku memberanikan diri bertanya padanya

“Ne..” balasnya. Tapi pada kenyataanya mukanya sangat pucat. Tubuhnya juga masih tampak sangat lemah.

“Kemarilah pak, aku akan memapahmu ke kamar.”Kataku sambil mengalungkan tangannya ke leherku dan mulai memapahnya di sampingku. ”Di mana kamarmu?” tanyaku. Dia lalu menunjuk lemah sebuah pintu yang tidak jauh dari kami. Aku pun memapahnya menuju kamar yang ditunjuknya.

Aku membaringkannya ke kasur dan menyelimuti dirinya dengan selimutnya. Aku menatapnya prihatin.

“Jangan memandangku seperti itu” ujarnya dengan pandangan kosong ke langit2 kamrnya

“Ne?”

“Jangan memandangku  seolah aku ini sangat lemah. Jangan mengasihaniku” ujarnya

“Mianhe” ujarku merasa bersalah karena mungkin caraku menatapnya telah menyinggungnya

“Apa tidak ada orang di rumah ini untuk membelikan obatmu? Dimana semua pelayanmu pak?”  aku lalu meberanikan diri bertanya padanya.

“sudah ku suruh pergi.” Ujarnya singkat mulai menutup matanya.

“Lalu ahra unnie?”

“Dia ada beberapa urusan yang harus diselesaikan di jepang” ujarnya masih dengan mata tertutup.

“Lalu appamu? Di man….” katakuyang langsung di potongnya

“Kau cerewet sekali!. Bisa tidak kau membiarkanku tidur. Lebih baik kau pulang saja!” bentaknya, menaikkan volume suaranya.

Aku tahu aku memang salah, tapi tidak seharusnya dia membentakku kan? Aku bela2in kemari untuk menolongnya .Bahkan untuk mengucapkan terima kasih saja dia tidak. Dia memang selalu menyebalkan bahkan di saat sakit!

Aku mendengus dan melangkahkan kakiku kesal hendak meningglkan kamarnya

“Gomawo sooyoungshi” ujarnya pelan yang menghentikan langkahku. Aku tersenyum  kecil mendengar ucapannya sebelum melanjutkan kembali jalanku.Yah Tidak terlalu buruk, setidaknya dia tahu untuk berterima kasih.

*to be continue*

I’M BACK !

Bagaimana ? gimana?  Cemana? readers?

Oke segeralah RCL! Ditunggu ya readers yang baik !

oya 1 lagi

HAPPY BIRTHDAY OUR BELOVED SOOYOUNG!!!!