My Secretary part 3

Judul : my secretary part 3
Author: tasya
Cast: kyuhyun, sooyoung, kai exo, krystal

Sooyoung pov

Tidak terasa cairan hangat membasahi pipiku. Hatiku sakit,itu yang kurasakan sekarang. Aku tau, aku memang nggak menarik, tidak ada apa-apanya, jelek, dada rata. Tapi mendengarnya langsung mengatakan padaku seperti ini ,itu sangat menyakitkan.

“Sooyoung~shi kau tak apa?” Tanyanya

” Bagaimana bisa aku tak apa2″ ucapku masih sesenggukan
Dia menjadi serba salah melihatku masih menangis

“Mianhe.. Berhentilah menangis..” Ucapnya berusaha membujukku

“Kau jahat pak!”

“Aku tidak sungguh2 tadi” ujarnya

” Anniyo aku tak percaya!” ujarku masih menghapus air mataku

“Benar sooyoungshi, Aku hanya ingin menggodamu saja. Itu benar tidak sungguh2″ujarnya mencoba meyakinkanku.

“Kenapa emang klo aku jelek, tidak menarik, dada rata. Apa itu mempersulit bapak?” Tanyaku masih menangis

“Baiklah2 aku salah. Sekarang apa maumu?” Ujarnya frustasi.

‘Apa barusan dia menanyakan mauku?’
Aku menghentikan tangisku dan memandangnya penuh arti

“Pindahkan aku ke kantor cabang yang lain” ujarku padanya
Dia memandangku tak percaya

“Aigoo!, Kenapa kau masih saja meminta itu?” Ujarnya kesal padaku

” Pak…kau…” Ucapku ingin menangis lagi

“Aduh jangan mulai lagi. Asal jangan itu kukabulkan permintaanmu. Asal jangan itu ya” ucapnya membujukku

“Anni. Aku tidak mau!”

“Ayolah sooyoungshi” ujarnya

“Andwe! Tidak mau yg lain!”Kataku menangis kembali

“Yak! Sooyoungshi! Aku sudah tak tahan lagi! Teruslah menangis, sesukamu. Apa kau tahu kenapa aku bicara seperti itu padamu? Itu karena kau terus saja membicarakan kai, dan itu membuatku kesal. Kau puas!!” Bentaknya padaku menghentikan tangisku.

Dia menghela nafasnya menahan emosi dan bangkit pergi meninggalkanku sendiri di kursi taman ini. Dia kesal karena kai? Apa hubungannya? Dan sekarang Dia marah? Mwo? Kenapa jadi dia yang marah?
Semula aku membiarkannya meninggalkanku sendiri sampai aku melihat sekelilingku, gelap, menyeramkan, kenapa tidak ada orang satu pun disini . Dan kenapa anginnya menjadi dingin sekali mengenai kulitku? Ahh… Cho kyuhyun tunggu aku!. Terpaksa Aku berlari mengejarnya

” Bukannya kau marah padaku? Kenapa menyusulku? Terus saja menangis sampai pagi disana ” ucapnya ketika aku menghampirinya .

“Aku memang masih marah” ucapku ketus

“Cih, trus kenapa mengikutiku?” Tanyanya sinis

“Aku tidak mengikuti bapak, aku mau balik ke hotel kok” ujarku

” Mau balik ke hotel? Tapi ini bukan jalan balik ke hotel. Ini jalan menuju kafe ” ucapnya padaku

Jadi dia bukannya ingin kembali ke hotel?

” Aku..aku.. ingin mampir ke kafe dulu, sebelum balik ke hotel” ucapku gugup

” Ya sudah, kau saja yang ke kafe. Aku mau ke hotel saja” ujarnya membalikkan tubuhnya dan berjalan ke arah yang lain meninggalkanku

Mwo? Aishh dasar evil! Bagaimana bisa dia meninggalkanku? Kulirik jalan didepanku. Aigo! Bahkan lebih menyeramkan dari taman tadi. Oke! Lebih baik aku menahan malu dan mengikutinya lagi dari pada harus mati dibunuh penjahat disini.
Aku memutar arah dan ngacir menyusulnya yang tidak jauh di belakangku

Dia memandang heran padaku yang berjalan di sampingnya
“Kau bilang ingin ke kafe”ujarnya

“Aku.. Berubah pikiran. Aku ingin kembali ke hotel saja. Besok kan kita harus berangkat pagi” ujarku mencari alasan

Dia tersenyum kecil mendengar jawabanku.

” Bilang saja kau takut” ujarnya mengeluarkan smirknya . Dan aku hanya bisa menunduk malu. Awas saja kau, Cho Kyuhyun!

*** \(ˆ⌣ˆ)/ ***

‘We born to win,..’ Dering hp mengagetkanku yang sedang bersiap-siap. Aku melihat nama yg tertera di layarnya. Malasnya….

“Yeabosaeyo..”

“Cepatlah, aku sudah di lobby” ucap orang di seberang telepon

“Kan baru jam 8 pak, kita janjinya kan jam 9” ujarku

“Kau siapa berani mengaturku, aku bosnya. Kalau ku bilang sekarang ya sekarang.” Bentaknya dan memutuskan sambungan telepon

“Yeabosaeyo? Yabosaeyo?” Aish dia masih saja seenaknya. Kurapikan rambutku sedikit, memakai make-up ku buru2 dan segera menyambar tasku pergi

Huft..Kenapa jika bersamanya hidupku tidak pernah tentram

Aku berlari kecil menghampirinya yg tidak jauh dari tempatku sekarng.

“Kita akan kemana?” Tanyaku padanya ketika sampai di hadapannya

“Ke peternakan sapi” ujarnya mulai berjalan

“Buat apa ke peternakan?” Tanyaku menyusulnya

“Membelinya. Kita perlu beberapa ternak sebagai daya tarik tempat wisata kita nanTinya. Kita jg akan ke peternakan lainnya dan membeli beberapa ternak. Kita akan menyajikan tempat wisata yang asri dan alami ,sehingga pengunjung dapat lngsung memerah susu, minum susu segar, dan lainnya.untuk menarik minat wisatawan” ujarnya

“Wuah biar pun pemalas, playboy,sering telat dan seenaknya ternyata bapak bisa jg memikirkan hal seperti ini” ujarku kagum

“Apa katamu?!” Bentaknya menghentikan langkahnya dan menatapku tajam. Pabo sooyouung! Apa sih yg barusan kukatakan.

“Anni…bukan apa2” ucapku sambil menggeleng. Dia menghela nafas dan kembali berjalan

“Walau begitu apa kau tak tahu kalau aku jg mewarisi darah pembisnis ayahku. Darah tak pernah bohong ” ujarnya sombong

Issshhhhhhhhh aku bergidik mendengar ucapannya.

“Apa bapak sudah membawanya?”

“Bawa apa?” Tanyanya

“Obat bapak”

“O,itu sudah ku bawa”ujarnya

“Bgslah..disana pasti sangat dingin dan kotor, takutnya asma bpk bisa kmbuh lagi” Ujarku

“Sudah jgn bicarakan itu, aku malas” ujarnya dingin.

“Ah..ne.mianhe…” Ujarku

“Ngomong2 Nanti, kai~shi jg akan menyusul kita ke sana” ujarnya

“Kai?”Tanyaku

“Hn, kau senang kan?” Ujarnya

“Anniyo…” Ujarku mengelak

“Dasar namja arogan, kenapa tidak bisa mempercayai kita saja sih mengurus proyek ini, sampai harus turun tangan segala” kesal kyuhyun

“Kurasa bukan itu maksudnya pak, mungkin dia hanya ingin melihat perkembangannya saja. Dia pasti percaya pada kerja kita” ujarku

“See, skrang kau pun membelanya, walau kau mengenalnya baik, tapi kau itu sekretarisku sooyoungshi, kau harusnya membelaku.”

“Anni, bukan begitu pak, aku hanya melihat dari sisi pemikiranku saja”

“Dan di pikiranmu itu hanya ada kai” ucapnya memandangku tajam

Aduh, kenapa semakin rumit seperti ni sih. Huft harusnya tdi aku memilih diam saja

“Kau masih bisa mengelak, kalu kau tidak senang dia datang ke mari?” Ujarnya.

Namja ini sangat sensian. 😦

“Tidak begitu pak…” Ujarku mencoba meyakinkannya

“Ck, bilang saja kalau senang”

“Anniyo…”

“Lihat tampangmu sekrang, sperti anak kcil mendapatkan mainan”ujarnya membuatku berhenti berjalan

“Anak kecil? Siapa yang anak kecil? Yak!” Teriakku mengejarnya yg sudah di depan

Author pov

Mereka sekarang berjalan berdampingan sibuk melihat kuda yang akan dipilih, setelah sebelumnya mereka mengunjungi peternakan sapi.
Kyuhyun menanyakan beberapa hal pada seorang pria paruh baya di sampingnya yang merupakan pemilik dari peternakan itu sendiri. Sedang sooyoung memperhatikan dengan seksama pembicaraan kedua orang di depannya.

“Jadi kami ambil yang ini, dan beberapa ekor kuda sebelumnya”ujar kyuhyun menjabat tangan pria di depannya.

“Ne, kalau begitu kami akn segera menyiapkan kudanya, dan segera mengirimkannya” ujar pria paruh baya itu

“Gomawo paman. Sebelum pergi, Apa boleh kami berkeliling sebentar disini. Udara dan pemandangannya bagus” tanya kyuhyun

“Ne, tentu saja. Kalian boleh disini selama yg kalian mau.” Ujar pria paruh baya itu. “Kalau begitu aku permisi, kalian nikmatilah” ujarnya permisi pergi

” Ne, gomawo ” ujar kyuhyun

“Gomawo paman!” Sahut sooyoung jg

Mereka berdua berjalan menikmati hembusan angin menerpa lembut kulit mereka. Pemandangan hijau di depannya seakan menghipnotis keduanya.

“Wuah… Indahnya…” Seru sooyoung membentangkan ke dua tangannya.

Kyuhyun tertawa geli melihat kelakuan sekretarisnya itu. Kedua tangannya pun ikut di bentangkannya seperti sooyoung. Menikmati udara segar yg masuk memenuhi paru-parunya

“Ini memang sangat baik” ujar kyuhyun menghirup udara 0segar di sekitarnya

“Kata orang, udara segar seperti ini sangat bagus untuk pernapasan loh pak, ini bagus untuk terapi penyakit bapak” ujar sooyoung

“Ck, kau itu bandel ya. Sudah ku bilang jangan bicarakan hal2 tentang penyakitku” ujar kyuhyun kesal menghentikan kegiatannya

“Hehe.. Maaf pak, aku lupa .Tapi serius pak ini bagus untuk kese…”

“Errrr…sooyoungshi!!” Ucap kyuhyun

“Eh..mianhe..mianhe pak, baiklah aku diam” ucap sooyoung takut

“Nappeun yeoja”

“Bapak yg lebih nappeun..”

“Mwoya?” Kaget kyuhyun

“Huft… Bapak itu selalu saja mengatakan aku ini nappeun, pabo. Klo memang bgtu kenapa tidak memindahkanku saja , agar bpk tdk usah lagi melihatku. Cih..” Sungut sooyoung

“Aku..aku.. Kau itu knpa sih selalu membicarakan tentang pindah kerja? Apa aku segitu mengesalkan? Sehingga kau tidak betah jadi sekretarisku?” Tanya kyuhyun

“Sangat!” Ucap sooyoung mantap

“Yak!!” Bentak kyuhyun

“Ehm” suara deheman(?) Seseorang mengusik mereka. Membuat keduanya menghentikan kegiatan mereka, berbalik ke asal suara.
“Sooyoungshi”ujar seorang namja tersenyum memanggil sooyoung formal di depan kyuhyun.

Kini di hadapan mereka berdiri seorang namja dan seorang yeoja disampingnya. Namja itu tidak lain , ya kai. Tapi siapa yeoja di sampingnya?
“Kai?” Ucap sooyoung

“Noona” ujar kai tersenyum pada sooyoung

“Annyeong kyuhyun~shi..” Sapa kai pada kyuhyun

“Annyeong..” Ujar kyuhyun datar

“Bagaimana bisa tahu kami disini?” Tanya sooyoung

“Sudah ku bilang kan kalau aku akan selalu tahu di mana pun noona berada.” Ujar kai pada sooyoung

“Isss…” Cibir sooyoung.

Kyuhyun yg melihat dari tdi hanya bisa mendengus kesal
‘Bahkan dia lebih gombal dariku’batin kyuhyun
namun kekesalannya terbayar dengan pemandangan indah di depannya.
Ya, pemandangannya adalah yeoja di samping kai
Sooyoung menatap krystal , kai yg mengikuti arah pandang sooyoung mengerti
“Oh dia krystal” ujar kai malas

“Annyeong, sooyoung imnida” ujar sooyoung tersenyum memperkenalkan dirinya

“Annyeong krystal imnida, salam kenal unnie..” Ujar krystal tersenyum menjabat tangan sooyoung

“Salam kenal oppa ” ujar krystal kali ini beralih menjabat tangan kyuhyun. Desiran aneh timbul di hatinya ketika kedua mata mereka bertemu. Seolah matanya dihipnotis untuk terus menatap kedua bola mata di depannya.
‘Namja tampan’batin krystal

“Krystal~shi” ujar kyuhyun tersenyum membuyarkan lamunannya. krn krystal belum melepaskan jabatan tangannya

“Oh.. Mianhe …” Ucap krystal tersadar

‘ Kena kau’ batin kyuhyun

Sepertinya naluri playboy kyuhyun kembali keluar *plakk. Dan sepertinya jg perjalanan kerjanya ke pulau jeju ini akan lebih menarik nantinya.
Kyuhyun menarik ujung bibirnya membentuk sebuah smirk, tanda dia sedang tertarik dengan sesuatu

“Hmm, kyuhyun~shi bagaimana jika kita lngsung saja ke lokasi proyek?” Tanya kai

“Boleh saja, ayo…”Ujar kyuhyun

***

Kini mereka berjalan berempat di lokasi proyek yang sebagaian besar masih berupa lahan hijau kosong. Kyuhyun dan kai berjalan di depan sedang krystal dan sooyoung di belakang. Kyuhyun menjelaskan beberapa rencana2 pembangunan pada kai

“Kau pacarnya kai?” Tanya sooyoung pada krystal

“Lebih tepat sih tunangannya” ujar krystal dingin sambil memainkan rambutnya. Sepertinya sifat aslinya akan keluar jika tidak di depan kai atau pun kyuhyun

“Wuah chukkae, jadi kalian sudah bertunangan ya.” Ujar sooyoung ikut senang “kau tahu dulu kai it…”

“Aku tidak tertarik .” Ucap krystal memotong ucapan sooyoung

“Aku tidak menyukainya, ini murni perjodohan. Jadi aku tidak tertarik mendengar apa pun tentangnya. Aku di sini pun karena Ibuku memaksaku menemaninya kemari” Ucap krystal

“Kalau mmg tdk menyukainya, kenpa mau bertunangan?” Tanya sooyoung

“Kau pabo ya!. Kan sudah kubilang klo kami di jodohkan.”Ujar krystal kesal

” Krystal~shi ,Aku ini lebih tua dari mu. Bisa tidak berbicara lebih sopan” Ujar sooyoung

“So? Kau kira aku peduli.” Ujar krystal sinis

Sooyoung hanya bisa menggelen-geleng melihat kelakukan krystal.
Jadi sepanjang jalan dia memutuskan untuk tidak memulai percakapan lagi.

“Oppa!” Panggil krystal pada kyuhyun

“Ne ?” Tanya kyuhyun berbalik

“Lapar… Kita makan siang dulu. Ne oppa?” Ajak krystal

Kyuhyun tentu saja senang, kucing mana yg tidak senang di kasih ikan.
Tpi tentu saja dia tidak enak dengan kai, walau dia tdk begitu suka pda kai. Tpi setidaknya dia tahu diri

“Gwenchana kalian pergilah, aku akn bersama noona saja disini” ujar kai seolah mengerti pikiran kyuhyun

Tapi kalmat kai barusan jg menyadarkan kyuhyun kalau itu berarti kai dan sooyoung akan berduaan juga jika dia pergi dengan krystal. Dan itu membuatnya ‘sedikit’ tidak rela.

Kyuhyun pov

“Oppa mau kan menemaniku?” Tanya krystal dengan wajah memohon, aih kyeoptta. Bagaimana bisa aku menolaknya kalau begini.

“Ne” ujarku sambil mengeluarkan senyum andalanku

“Tapi kalian kan juga belum makan siang, ikut kami saja” ajakku pada kai dan sooyoung

“Kurasa itu baik, kita ikut mereka saj. aku jg sudah lapar” ucap sooyoung mengelus perutnya. Si shikshin ini kalau soal mknan no 1

“Noona tenang saja, aku sudah mengurusnya. Aku tidak mungkin membiarkan noona kelaparan , ne?” Ujar kai mengedipkan matanya.
Mwo? Dasar buaya! Ingin sekali ku congkel matanya itu

Sudahlah oppa, ayolah…” Ucap krystal menarik tanganku

“Kalau begitu kami duluan…” Ucapku pada mereka krn krystal terus menarik lenganku. Walaupun ada rasa tidak rela. Yak kyuhyun, buat apa tidak rela?” Batinku. Aku pasti sudah gila

Tbc

Annyeong aku kembali! Mianhe kalau ceritanya makin aneh. Karena Jujur, semangat menulis ff ku lgi menurun , hiks
RCL ya readers biar semangatku membara lagi *apadeh (¬_¬͡͡”)

1 lagi follow twitter ku ya
@tasyachoi

Ya udah gomawo readers (>̯ ﹏ <)づ♥

Iklan

Fear or Love end

Title                       : Fear or Love end

Author                  :Anastasya

Main cast             : Sooyoung , Changmin

Rating                   :P G-15

Genre                   :romance

Author pov

Hari ini cuaca cerah seperti biasa. Hari yang cerah cukup membantu SooYoung untuk memperbaiki perasaannya. Ya dia sudah bertekat untuk melupakan shim changmin dan memulai kehidupan barunya. Walau kenangan mereka tidak bisa dihapusnya begitu saja, tpi dia berharap dengan berlalunya waktu semuan kenangan merka pun akan berlalu .

Disinilah sooyoung sekarang memulai aktivitasnya seperti biasa bersama kedua temannya yoonsica.

“soo-ah kenapa akhir-akhir ini mukamu kusut kayak kertas sih?” Tanya sica menghadap kearah sooyoung. Dia bingung melihat kelakuan sahabatnya yang berubah drastis akhir2 ini

“Ne, kau ada masalah?” sekarang giliran yoona yang bertanya.

“Aku dan Minnie oppa sudah putus.” Ujar sooyoung  sambil menghela napas.

“putus. Bagaimana bisa?” Tanya Jessica dengan suaranya yg melengking

“Panjang ceritanya. Aku akan memberitahu kalian  saat perasaanku sudah membaik “

“Hmm. Kami mengerti jika kau tidak bisa cerita sekarang. Kami berjanji akan membantumu, jadi semangatlah Choi Sooyoung!”ujar yoona yang diikuti oleh anggukan Jessica

“Ne,Hwaiting! Aku rindu Sooyoung yang dulu!” ikut Jessica sambil memeluk sooyoung, tpi sedetik kemudian dia melepaskan pelukannya dan menatap sooyoung evil “Dan sepertinya aku punya cara untuk membantumu” Jessica mengeluarkan smirknya.
Sooyoung berjalan keluar meninggalkan perpustakaan setelah buku yang ingin dipinjamnya dapat.  Selangkah demi selangkah  sooyoung menjauhi perpustakaan , tapi ia tersentak saat sebuah tangan menariknya.

“Soo-ah,ikut kami” ujar Jessica menarik tangan sooyoung sedikit tergesa-gesa . Yoona mengikuti mereka dari belakang

“Ada apa ini sica, Pelan2 saja” ujar sooyoung terseok-seok akibat tarikan Jessica

“Ini emergency. Kau akan tahu nanti.”

SOOYOUNG POV

Jessica menarik tanganku menuju kantin. Aish apa sih yang ingin dilakukannya? Kenapa harus terburu-buru seperti ini.

“Nah, kau duduk di sini dulu..” ujar Jessica sambil menyuruhku duduk di salah satu bangku kantin.

“Ada sih dengan semua ini?!” tanyaku menautkan kedua alisku . Kali ini aku mulai kesal dengan mereka berdua, aku butuh penjelasan untuk semua ini.

“Nah itu dia datang”ucap yoona sambil melambai. Aku pun langsung mengikuti arah pandangan yoona. Seorang namja tampan  berjalan mendekat kea rah kami dan membalas lambaian tangan yoona..

“annyeong” sapa pria itu tersenyum sambil memamerkan gigi putihnya ketika menghampiri kami.

“annyeong” jawab kami bertiga berbarengan.

“Soo-ah kenalkan dia  Eunhyuk anggota tim basket kampus ini.

“Eunhyuk imnida” ujar namja yang bernama eunhyuk ini sambil menngulurkan tangannya ke arahku

“Sooyoung imnida” ucapku berdiri membalas uluran tangannya.

“Kalau begitu kami tinggal dulu ya soo-ah. Kalian bersenang-senanglah” ucap Jessica mengedipkan sebelah matanya pada ku dan menarik yoona meninggalkan kami berdua.

“Eh, yak kalian..”ujarku berusaha menahannya , tapi sayang mereka hanya berlalu dengan cepat dan menghilang dari jangkauan pandanganku. Apa sih maksud mereka meninggalkanku dengan namja ini?Aish..Kini tinggal kami berdua dengan eunhyuk, rasa canggung langsung menyelimutiku.

“Duduklah sooyoungshi”  ucapnya tersenyum

“Ne” kataku ragu.

“ Aku sudah mendengar banyak tentangmu dari yoona dan Jessica”ucapnya, membuat keningku berkerut heran. “ mereka bilang kau orang yang berprestasi . Katanya kau mendapatkan beasiswa di kampus.” Lanjutnya

“mworago?” ucapku tidak percaya . “An..ni.. itu.. tidak seperti itu” jujur saja aku sangat grogi. Awas kalian yoonsic!!.

“tidak perlu canggung seperti itu” ucapnya yang menimbulkan rona merah di pipiku.

“haha kau manis juga” lanjutnya, kali ini bisa kurasakan pipiku tidak hanya merah tetapi juga memanas.

CHANGMIN POV

Aku sedang di kantin untuk makan siang , walaupun begitu tetap saja aku tidak bernafsu melihat makanan lezat di depanku, yang bisa kulakukan hanya mengaduk-aduknya tanpa ada niat memasukkannya ke mulutku. Bayangan Sooyoung memang terus saja mengganggu pikiranku. Aku sangat rindu padanya. Penyesalan memang selalu datang terlambat. Akhir-akhir ini yang bisa kulakukan hanyalah melihatnya dari belakang tanpa sepengetahuannya. Aku terlalu malu untuk menampakkan wajahku di depannya setelah semua yang kulakukan padanya. Sooyoungie… bogoshipo….

Aku reflex menutup wajahku dengan majalah di depanku saat sosok yeoja yang kucintai dan 2 sahabatnya memasuki kantin. Dari balik mejalah kuperhatikan gerak-gerik mereka.Mereka memaksa sooyoung duduk di sebuah bangku kantin tidak jauh tempatku duduk. Tiba-tiba seorang pria datang menghampiri mereka. Yoonsic lalu meninggalkan pria tadi berdua dengan sooyoung. Sepertinya yoonsic berniat menjodohkan mereka. Sejenak kebingungan mulai melandaku . Bukankah sooyoung dengan kyuhyun, tpi namja ini … mengapa…? Sepertinya benar aku telah salah paham. Mianhe youngie….

“haha kau manis juga” ucap namja itu pada sooyoung. Kulihat rona merah di pipi sooyoung. Yak Choi Sooyoung! Kenapa kau tersanjung hanya dengan sebuah bualan namja pabo itu! Hatiku mulai panas melihat mereka.

“kau bisa saja eunhyukshi” ucap sooyoung malu-malu.

“Itu benar kok. Ngomong2 Sooyoung-ah panggil aku eunhyuk saja jangan terlalu formal begitu, itu pun jika kau mau.” Ucap namja  itu. Sooyoung menatapnya sebentar .

“baiklah eunhyuk “ ucapnya tersenyum. Senyum menawannya yang sangat kurindukan . andwe youngie! Kau hanya boleh memberikannya untukku.

“Senyummu manis sekali sooyoung” ucap namja  brengsek itu. Namja ini benar-benar seorang perayu handal, dan pastinya seorang player. Bisa-bisanya yoona dan Jessica mengenalkan sooyoung pada namja seperti ini. Huft ingin sekali kupatahkan tulang hidungnya. Hampir saja aku berdiri dan menghampiri mereka tapi untungnya masih bisa kutahan walau kurasakan darah ku sudah mendidih .

“haha..Aku bisa melayang jikau kau puji terus, o ya eunhyuk  sudah berapa lama kau bergabung dengan basket kampus ini?” Tanya sooyoung

“sudah setahunan ini. Aku mengikuti seleksi sampai akhirnya dimasukkan dalm tim inti, mungkin mereka melihat kemampuanku”ujar namja pabo itu. Ck, segitu saja bangga,aku yang berkali –kali dibujuk untuk masuk tim inti tanpa seleksi saja tidak segitunya.

“Jjinja, kau masuk tim inti? Wuah berarti kau sangat hebat ya..” ucap sooyoung . Aish youngie , jika seperti ini saja kau sudah anggap hebat , kau pasti akan mati mendadak jika kuberitahu tentang segala prestasiku.

“Tidak terlalu.”ucap namja itu tersenyum mendengar pujian sooyoung.  ”sooyoung, sebelum kesini tadi aku membelikan ini untukmu” namja itu merogoh kantongnya dan memberikan sesuatu pada sooyoung yang tdk bisa kulihat dengan jelas.

“coklat?” ucap sooyoung.

“Ne.. coklat itu sama manisnya sepertimu. Kau suka?” dia kembali mengeluarkan rayuan kacangnya, yang lagi-lagi berhasil menimbulkan rona merah pada pipi sooyoung.

“ne” ucap sooyoung

baiklah, aku sudah tidak tahan lagi menahan emosiku. Kurasa ini sudah batasnya. Aku menghampiri  mereka dan menarik tangan sooyoung pergi. Namja itu mencoba menahanku tapi kemudian mundur hanya dengan melihat tatapan membunuhku, cih mental ikan. Sooyoung yang terkejut hanya bisa mengikuti langkahku  sambil terus mencoba melepaskan tangannya.

“Oppa lepaskan!” teriaknya  mencoba melepaskan tarikanku, tapi  hanya kuacuhkan . Aku terus  saja menariknya mengikutiku.

Aku membawanya ke sebuah ruang kosong. Setelah kami memasuki ruangan itu kulepaskan cengkramanku dari tangannya. Dia memandangku sengit dan membalikkan badannya mencoba pergi yang langsung ku tahan lengannya, dia menghentakkan lengannya dari cengkramanku dan mencoba pergi kembali, tapi aku juga kembali menahan lengannya lagi.

“Katakanlah..”  ujarnya menyerah kali ini.

Bukannya menjawab aku hanya diam menatapnya. Aku jg tidak mengerti dengan diriku, kenapa tidak ada satu kata pun yang terpikirkan oleh otakku untuk kukatakan padanya. Bibirku hanya diam membisu menatapnya penuh arti.

“kenapa hanya diam? Bukannya kau ingin mengatakan sesuatu oppa? Anni.. sunbe?” ucapnya sinis memandangku. Bisa kurasakan kebencian dan ketulusan dari tatapannya, Yongie-ah jangan begini.  Aku tahu kau mencintaiku, maafkan aku youngie… Hatiku sekarang tengah berkta-kata tapi tidak satu pun kata bisa keluar dari bibirku. Aku tidak tahu bagaimana harus menjelaskan kejadian malam itu.

“Kalau tidak ada aku pergi. Satu lagi jangan pernah menggangguku lagi sunbae”katanya membalikkan tubuhnya berjalan meninggalkanku. Kali ini aku tidak lagi menahannya, yang ku bisa hanya memandangnnya pergi sampai sosoknya menghilang dari pandanganku. Dan Tidak terasa air mata sudah menggenang di pelupuk mataku. Apakah kau sudah melupakanku youngie? Dan dengan mudahnya membuka hatimu pada namja lain seperti tadi? Rasa sakit luar biasa menghantam dadaku melihat orang yang kucintai sudah tidak peduli lagi padaku.

Author pov

tanpa sepengetahuan changmin, setelah pergi meninggalkannya sooyoung juga menangis di dalam kamar mandi bahkan sampai harus membekap mulutnya agar suara tangisannya tidak terdengar.

Sama seperti changmin hatinya juga sangat sakit

***

Changmin sedang melamun di taman kampus saat yunho dan donghae menghampirinya

“min!” panggillan donghae membuatnya menoleh kearah mereka

“ Ada masalah?”Tanya yunho

“Andwe..” jawabnya singkat

“Kau lihat ini…”ucap donghae mengeluarkan smirk sambil mengipas-ngipaskan beberapa lembar tiket di depan mukanya.

“Wae?” Tanya changmin tak tertarik

“ayolah jangan lemas begitu. Tiket ini kudapat dari temanku pas untuk 3 orang. Mereka mengadakan pesta untuk beberapa fakultas di kampus ini, acaranya di jamin meriah. Ottokhe?” ucap donghae

“Aku tidak tertarik. Kalian sajalah yang pergi.”

“Ayolah changmin, banyak yang ikut kok . Dan disana pasti banyak gadis2 manisnya.” Yunho turut membujuk

“ Aku sedang tidak dalam mood yg baik. Kalian saja.”

“ Oke jadi kau tidak menghargai kerja kerasku mendapatkan tiket ini? Aku bahkan sudah menghabiskan banyak tabunganku.” Ucap donghae pura-pura memasang wajah kesal.

“Ne aku ikut, kalian puas!” changmin akhirnya menyerah

“Kami puas!” ucap yunho dan  donghae berbarengan lalu tertawa. Sedang changmin hanya bisa mendengus kesal.

Di lain tempat

“ayolah youngie..” Jessica mengeluarkan aegyonya berusaha membujuk sooyoung

“anni, sica-ah aku ada acara” tolak sooyoung

“Yak! Choi sooyoung sampai kapan kau terus mengelak dan berbohong. Katakan ada acara apa kau?” ucap yoona mulai kesal

“itu..itu..” soooyoung gelagapan tidak tahu harus berbicara apa

“Kalau kau masih menganggap kami teman, ku mohon ikutlah. Kau tidak boleh menyendiri dan bersedih terus. Kau juga buth hiburan. Kami jg melakukan ini untukmu.” Jelas yoona panjang lebar. Mendengar perkataan yoona hati sooyoung mulai luluh. Dia memang tak seharusnya bersedih seperti ini terus dan mengecewakan sahabat2 nya yg selama ini terus berusaha menghiburnya.

“Baiklah” Ucap sooyoung menurut dan langsung mendapat pelukan gembira dari Jessica  serta senyuman manis yoona

***

Sooyoung menikmati alunan music pesta yang mengalun di mejanya. Dress manis sedikit di atas lutut mempercantik penampilannya hari ini. Bukan hanya sooyoung yang menikmati music sebagian besar orang di sekitarnya juga bahkan beberapa orang harus turun ke lantai dansa meliuk-liukkan badannya terhipnotis music pesta. Jessica dan yoona menarik sooyoung agar ikut turun ke lantai dansa, sooyoung yang terkejut hanya bisa menolak dan membiarkan kedua sahabatnya itu untuk mewakilinya  menari.

Sooyoung tertawa melihat tarian aneh Jessica, bisa-bisanya dia dengan pedenya ikut menari padahal dia sendiri tidak pandai menari dasar Jung Soyeon. Yoona yang di sampingnya bahkan sampai memukul kepalanya karena tarian Jessica lebih mirip orng kesurupan daripada orang yang menari.

Akan tetapi Tawa sooyoung seketika terhenti saat melihat sosok namja yang dikenalinya memasuki ruangan pesta. Namja yang menjadi penyebab suasana hatinya buruk belakangan ini. Namja yang sangat dibenci dan dirindukannya. Ya namja itu tidak lain adalah shim changmin .Changmin sangat tampan malam ini , tidak bisa dipungkiri saat changmin dan kawan-kawan memasuki ruangan pesta 90% mata wanita mengarah pada mereka.

Dan set!belum sempat sooyoung mengalihkan tatapannya Pandangan mereka bertemu satu sama lain. Setelah terbius beberapa detik oleh tatapan changmin sooyoung dengan cepat mengalihkan pandangannya.

Changmin, Yunho , dan donghae berjalan ke arahnya saat ini membuat  jantung sooyoung berdebar kencang lebih tepatnya mengarah ke meja di samping sooyoung.  Kini hanya sedikit jarak yang memisahkan mereka.membuat changmin lebih leluasa untuk menatap yeojanya itu. Tapi tatapan changmin membuat sooyoung merasa tidak nyaman sehingga beberapa kali dia menukar posisi duduknya. Merasa tidak nyaman di pandangi terus oleh changmin sooyoung memutuskan meninggalkan mejanya dan berjalan ke meja minuman . Rasanya dia perlu sendiri saat ini tanpa changmin tentunya.

Sooyoung memesan segelas koktail(?)  pada bartender.

“Ini agashi..” bartender memberikan pesanan sooyoung yang dibalas senyuman oleh sooyoung

Sooyoung baru mengangkat minumannya saat sebuah tangan yang lumayan kekar menahannya.

Sooyoung menatap sengit changmin yang mencoba menghalangi niatnya itu.

Sebuah desiran aneh timbul di hatinya saat pandangan mereka bertemu dalam jarak dekat seperti ini. Desiran seperti dulu yang selalu dirasakannya saat dia berdekatan dengan  namja di depannya ini.

“Lepaskan.” Ucap sooyoung sinis. Changmin memang melepaskannya ,Tapi changmin bukannya  melepaskan tangannya dari tangan sooyoung melainkan melepaskan tangan sooyoung dari gelasnya dan menegak habis minuman yang dipegang sooyoung tadi.

Melihat kelakuan changmin sooyoung mendengus kesal dan beranjak pergi  dari tempat duduknya. Membuat Tangan changmin kembali menahan pergelangan sooyoung( hobi bgt sih)

“Wae? Sebegitu bencinya kah kau sampai harus menghindariku terus” ucap changmin membalikkan  badan sooyoung menghadapnya.

“Itu yang kau mau kan” Ucap sooyoung pada changmin tanpa ekspresi. Changmin terdiam sesat memandangi wajah yeoja di depannya ini. Di sentuhnya lembut rambut sooyoung

“ sudahlah jangan seperti ini, jangan menghindariku lagi “ changmin menarik sooyoung dalam dekapannya. Tidak sampai beberapa detik sooyoung melepaskan pelukan changmin

“ Kenapa kau jahat sekali?” air matanya kini sudah menggenang “ kenapa semuanya harus sesuka hatimu? Kau seenaknya menyuruhku menjadi yeojachingu mu, kau juga yang memutuskan hubungan kita. Dan sekarang kau malah memintaku untuk tidak menghindarimu? Kau membuatku bingung. Apa alasannya aku harus selalu menurutimu ?Aku juga punya kehidupan sendiri.” Ucap sooyoung panjang lebar. Kali ini bukan hanya air matanya yang turun bebas membasahi pipinya tapi juga disertai  isak tangis. Untungnya music yang cukup keras dapat meredamnya .

“Mianhe youngie, Mianhe membuatmu seperti ini, tapi aku benar-benar mencintaimu” changmin menggenggam tangan sooyoung dan menghapus air matanya dengan jarinya

“Bukannya kau tidak mempercayaiku? Kau kan mengira kalau aku sud..”blm sempat sooyoung menyelesaikan kalimatnya changmin sudah membungkamnya dengan cemilan di sampingnya.

“Aku memang bdoh pernah meragukanmu, Aku pernah tidak mempercayaimu. Tapi yakinlah youngie aku tidak akan melakukannya lagi” changmin menatap sooyoung penuh arti.

“Mianhe oppa tapi perasaanku padamu sudah berubah” ucap sooyoung  menghncurkan harapan changmin. Dadanya sangat sakit mndengar kalimat sooyoung.

“ Kau bercandakan youngie? Iyakan?kau masih mencintaikukan? Youngiee ku mohon maafkan aku, aku tidak bisa kehilanganmu” Tanya changmin panic mengguncang pundak sooyoung. Sooyoung menatap changmin sebentar. Dia senang ternyata reaksi changmin sesuai yang diharapkannya
“Cih kalau memang segini takutnya kehilanganku, maka jangan melepaskanku dengan mudah lagi.” Ucap sooyoung menghapus sisa air matanya. Kalimatnya membuat changmin bingung

“Maksudnya?”Tanya changmin bingung

“Maksudnya oppa harus menjagaku dengan baik. Dan yang paling penting harus selalu percaya padaku. Jika oppa melepaskanku lagi aku tidak janji akan kembali padamu lagi.”

“Jadi kau mau menjadi yeoja chinguku lagi youngie?” ucap changmin dengan senyum mengembang.

Sooyoung mengangguk tersenyum malu, membuat changmin sangat senang.  Baru changmin ingin memeluk sooyoung tapi sooyoung buru-buru menahannya, dia malah mencium bibir changmin kilat dan kabur secepat mungkin membiarkan changmin mematung memegang bibirnya tidak percaya.

‘youngie baru kutinggal sebentar kenapa kau sudah  genit seperti ini’ batin changmin

“yak Choi sooyoung!” teriak changmin. Changmin akhirnya sadar  dan berlari menyusul sooyoung.

THE END

Benar-benar minta maaf yang sebesar-besarnya pada readers karena nggak nepatin janji tentang waktu penerbitannya. Aku sedang kena flu berat dan demam  beberapa hari terakhir ini jadi nggak bisa menyelesaikannya tepat waktu. Ini juga masih sakit buatnya jadi gak tau deh hasilnya bagus atau gk, jujur aja moodku kurang baik saat ini . FF nya jg gk ku baca ulang jadi kalo bnyk typo di maklumi ya

Betul2 maaf readers….

RCL ya J

Fear or Love part 8

Title            : Fear or Love part 8

Author        : Anastasya

Main cast    : Sooyoung , Changmin

Other cast    : kyuhyun

Rating         : NC-17

Genre          : romance

Author pov

“ saranghae soo-ah “ucap kyuhyun setelah mencium sooyoung. Sooyoung yang terkejut hanya bisa membelalakkan matanya.

“Perasaan ini ..Sudah lama aku memendamnya soo-ah. Dari dulu aku sudah menyukaimu, karena sesuatu aku dan keluargaku harus pindah ke luar negeri, tapi tetap saja aku tidak bisa melupakanmu. Hingga kuputuskan untuk mengatakannya saat aku pulang ke korea.”ucap kyuhyun menggenggam tangan sooyoung.

Akhirnya kata2 yang sudah lama dipendamnya terlontar begitu saja dari mulutnya. Seakan tidak bisa disimpan lebih lama lagi di dalam hatinya.

“Mianhe oppa..aku tak bisa” kata sooyoung melepas genggaman tangan Kyuhyun.

“Wae soo-ah? Kumohon.. jeongmal saranghae. Aku tidak tahu apa jadinya jika kau tidak bersamaku” kyuhyun memeluk erat tubuh sooyoung. Sooyoung mencoba melepaskan diri tapi gagal ,tenaganya tidak lebih kuat dari Kyuhyun

“Oppa aku mencintai orng lain.Kau pasti tahu aku sangat menyukai changmin oppa.Lepaskan aku oppa…aku tidak bisa mencintaimu” air mata sooyoung kembali berlinang.

Mendengar kalimat terakhir sooyoung Kyuhyun akhirnya menyerah , melepaskan pelukannya membalikkan tubuhnya dan hanya menatap kosong ke depan. Perasaannnya kini terasa hampa .Lambat laun Mata nya memerah .air matanya perlahan menetes, walaupun tabu bagi seorang namja untuk meneteskan air mata apalagi di depan seorang yeoja tapi kali ini dia tidak dapat menahannya.Penolakan sooyoung terasa sangat sakit baginya.

“Oppa jangan menangis..”sooyoung menghapus air mata di pipi kyuhyun. “kau  sudah kuanggap sebagai oppaku sendiri. Aku sangat menyayangimu tapi hanya sebatas oppa saja. Percayalah masih banyak yeoja di luar sana yang lebih baik dariku, yang bisa mencintai oppa dengan tulus. Aku tidak bisa hatiku sudah di tempati orang lain.” Sooyoung menggenggam tangan kyuhyun.

Kyuhyun merasakan genggaman sooyoung di tangannya. Ini memang sudah seharusnya, dia sadar tidak bisa hanya memaksakan perasaanya saja, jika seperti itu dia akan terlalu egois.

Kyuhyun  menatap sooyoung. Ia lalu tersenyum kecil membalas genggaman tangan soooyoung

“Mianhae…Kurasa aku harus mendinginkan kepalaku.”kata kyuhyun sambil menghela nafas.

“ Mianhae telah memaksakan perasaanku padamu. Spertinya namja itu memang sudah mengambil seluruh tempat di hatimu hingga tidak ada lagi yg tersisa.”

“Oppa..”

“Maafkan sikap kekanak-kanakanku.”kata Kyuhyun sambil tersenyum

“Itu hal wajar oppa jangan merasa bersalah, kita memang akan bertingkah egois jika menyukai seseorang. Akulah yang seharusnya minta maaf tidak dapat membalas perasaanmu.”
Kyuhyun tersenyum mendengar kalimat sooyoung. Kyuhyun mengacak rambut sooyoung dan membenarkan posisi duduknya mencoba menghirup udara di sekitarnya

“Baiklah lupakan lah yang terjadi barusan. Anggap saja aku tidak pernah mengatakan apa-apa padamu. Kembalilah menjadi sooyoungku yang dulu. Adikku yang manis. Ne?”

“Ne oppa…”Sooyoung menyunggingkan senyum lebar menawannya.
“Kau sudah makan?”Kyuhyun melirik sooyoung

“Ne”

“Jangan bohong, Kuperhatikan tubuhmu kurus sekali akhir2 ini. Bagaimana kalau oppa traktir?”

“Aku tidak lapar oppa..”

“MWO ?! Apa Kau ingin menolakku 2 kali?.”

“Anni yo  bukan seperti itu hanya saja..” belum sempat sooyoung melanjutkan kalimatnya kyuhyun sudah memotongnya.

“Kalau begitu , kajja!!” Kyuhyun menarik tangan sooyoung pergi.

“…”

***

Sooyoung memutuskan untuk menemui changmin di apartmentnya hari ini. Dia sudah tidak tahan lagi dengan keadaan yang terjadi diantara mereka berdua. Rasa rindu dan kehilangan yang dirasakannya memaksanya untuk menemui namja yang dicintainya itu.

Sooyoung sekarang berada tepat di depan apartment changmin. Setelah meyakinkan dirinya. Tangannya terjulur untuk menekan bel yang ada di depannya .

Ting! Tong! Bunyi bel bergema. Seorang pria tinggi  berparas tampan muncul membuka pintu. Setelah melihat ternyata sooyounglah yang menekan bel  buru-buru pria tersebut  menutup kembali pintunya, tapi sayang pria itu kalah cepat dengan sooyoung yang lebih dulu menerobos masuk sebelum pintu dapat tertutup.

“oppa..” ucap sooyoung ketika berhasil masuk.

“Mau apalagi ke sini?” Tanya changmin dingin.

“oppa bogoshipo..” kata sooyoung dan dengan spontan memeluk changmin.

Changmin merasakan pelukan sooyoung di tubuhnya. Tidak bisa dipungkiri dia jg sangat merindukan yeoja yang ada di hadapannya sekarang ini. Dia jg ingin membalas pelukan sooyoung saat ini. Tapi ternyata kesadarannya lebih dulu mendahului keinginannya itu. Dengan sekali hentakan changmin melepaskan pelukan sooyuong

Sooyoung yang terkejut mendapatkan penolakan changmin  merasakan perih di dadanya  seperti jarum sedang menusuk hatinya.

“Oppa Kau tidak merindukanku huh? ” sooyoung masih mencoba tegar. Changmin menatap sinis sooyoung dan mendengus.

“haruskah? Kurasa kita bertemu setiap hari di kampus.” Kata changmin datar sambil melipat kedua tangannya.

“Kita memang bertemu. Tapi oppa memperlakukanku seperti orang lain kau bertingkah seolah kita hanya sekedar senior dan junior yang baru mengenal.  “

“Aku sudah pernah mengatakannya padamukan, kita memang hanya senior junior . Apa kau merasa punya hubungan khusus padaku?” Kata changmin

“Oppa kau…” sooyoung tidak mampu melanjutkan kata-katanya. Air matanya yang terjun bebas di pipinya sudah mewakili kata-kata yang tidak dapat keluar dari mulutnya.

“Kau membosankan. Kau hanya mengulangi pertanyaan yang sama yang jawabannya sudah kau ketahui.” Ujar changmin

Changmin melangkahkan kakinya mengambil gelas , mengisinya dengan air mineral  yang ada diatas meja dan meminumnya. Sedangkan sooyoung menggigit bibir bawahnya mencoba menahan tangis yang kenyataannya tidak dapat dibendungnya.rasanya ia ingin meledak.

“Yak SHIM CHANGMIN! Kenapa kau menjauhiku saat aku sudah mencintaimu. Kenapa tidak dari dulu saja, saat aku masih membencimu oppa!! Kau bahkan tidak memberiku alasan!” teriak sooyoung

Prang! Changmin melemparkan gelas yang ada ditangannya ke samping. Menimbulkan bunyi keras karena pantulan antara kaca dan lantai  sedang pecahannya berserakan ke berbagai arah.

“Mencintaiku?” changmin memandang sooyoung sinis.

“Ne, sar…saranghaeyo oppa”kata itu akhirnya keluar dari mulut sooyoung.

“Berapa banyak kebohongan lagi ingin kau buat?”changmin menarik ujung bibirnya mengeluarkan smirknya. “Aku ingin tahu bgaimana kau bisa bilang saranghae padaku setelah melihat ini. ” Changmin merogoh kantongnya,mengeluarkan handphonenya dan menunjukkan sebuah foto yang terpampang di layar handphone itu pada Sooyoung. Foto tersebut menunjukkan dirinya dan Kyuhyun sedang berpelukan. Walau kondisinya pada malam hari tapi gambar di foto itu masih jelas memperlihatkan sosok Sooyoung dan Kyuhyun.  Tangan Sooyoung bergetar mengambil hp yg disodorkan changmin padanya. Dia tidk dapat percaya dengan yang dilihatnya sekarang ini.

“Masih bisa bilang kau mencintaiku?” Tanya changmin dingin.

“Kau Pembohong! Aku masih mencoba untuk berfikir positif saat mengetahui kau membohongiku tentang status Kyuhyun yang ternyata bukan sepupumu. Aku menunggumu di depan rumahmu untuk mendapatkan penjelasan,mungkin kau punya alasan menutupinya dariku. Tapi sesaat kemudian aku sadar betapa bodohnya aku mencoba mempercayaimu, kau hanya mempermainkanku. Aku melihat  raut wajahmu yang sangat senang ketika namja itu mengantarmu pulang bahkan kalian berpelukan di depanku. Bisa jadi kalian bermain di belakangku.  Kau! Sama saja… Kalian berdua sama, Kau sama seperti ibuku yang mengatakan akan selalu berada di sisiku tapi kenyataannya itu hanya di mulut saja, prakteknya dia meninggalkanku sibuk dengan bisnisnya. Dan merasa semuanya akan beres dengan uang  berlimpah yang dikirimkannya untukku. Kalian berdua sama2 pembohong!!” teriak changmin. Matanya kini memerah dan dadanya naik turun menahan emosi.

“Oppa kau salah paham, ini tidak seperti yang kau bayangkan. Aku dan kyuhyun oppa tidak ada hubungan apa-apa. Dia sudah kuanggap oppaku sendiri.Kau salah paham oppa..” sooyoung mencoba memberi penjelasan pada changmin, Air matanya masih menetes dengan deras.  Sooyoung  mencoba menarik lengan changmin.
“pergilah, Aku tidak ingin melihatmu.” Usir changmin pada sooyoung

“oppa…”

“Pergilah sooyoungshi!” changmin mulai menaikkan nadanya

“Anni aku tidak akan pergi sebelum meluruskan semua ini. Percayalah padaku oppa .Kyuhyun oppa hanya mengantarku pulang dan memelukku sebgai rasa terima kasihnya padaku setelah menemaninya jalan2.”sooyoung masih mencoba memberi penjelasan.

“Kau tidak ingin pergi? Baiklah aku yang pergi.”changmin melepaskan tangan sooyoung di lengannya, menyambar jaket dan kunci mobilnya dan pergi meninggalkan sooyoung.

“Oppa jangan pergi kumohon, Jeongmal Saranghaeyo!!” teriak sooyoung sekuat tenaga  sebelum changmin menghilang di balik pintu.

Sebenarnya changmin tidak benar-benar  pergi, dia masih berdiri terpaku di depan pintu saat mendengar kalimat terakhir sooyoung. ‘Oppa jeongmal Saranghaeyo!!’  pikirannya terbagi dua di satu sisi hatinya luluh mendengar pernyataan sooyoung yg terakhir. Ingin rasanya ia kembali lagi menemui yeojanya itu dan memeluknya. Ingin mempercayai semua ucapan yeoja itu. Di sisi lain dia meyakinkan dirinya bahwa dia harus kuat dan tidak lemah . Dia merasa bahwa sooyoung hanya mempermainkan dirinya dan tidk benar2 mencintainya. Sooyoung mungkin ingin membalas dendam dengan perlakuan  semena-mena yang dilakukan changmin selama ini padanya.

Dan tentu saja karena sisi yang kedua lebih kuat changmin akhirnya pergi meninggalkan apartmentnya.

Sementara di dalam sooyoung hanya bisa menangis sesenggukan(?) . Menangisi kepergian changmin dan menyesali kebodohannya yang tidak jujur dari awal malah melakukan kebohongan yang membawanya pada masalah seperti ini ‘perpisahan’. Saat ini dia sungguh merasa hancur, tidak tahu apa yang harus diperbuatnya.

***

Pukul 02.00 dini hari

Sooyoung yang kelelahan karna menangis sudah tertidur lelap dari tadi. Ia masih menunggu changmin pulang. Tubuhnya yang kurus terletak lemas pada sofa beludru hitam yang ada di apartment milik changmin.

Tit.tit..tit..tit CKLEK! Seseorang terdengar  memasukkan nomor kombinasi  dan membuka pintu apartment. Suara berisik itu cukup mengusik dan membangunkan sooyoung dari tidurnya. Setelah mengucek matanya beberapa kali sooyoung mencoba menegakkan tubuhnya.

“Minnie Oppa, kaukah itu?” Tanya sooyoung

Seorang namja memasuki pintu apartment. Tidak seperti biasanya namja itu berjalan terseok-seok seperti seorang yang sedang mabuk. Penampilannya tidak karuan dengan rambut dan wajah yang acak2kan .Dia tidak sendiri disampingnya dia merangkul seorang yeoja yang sepertinya juga sedang mabuk. Yeoja itu memakai pakaian yang sangat seksi. Sebuah mini dress bling2 yang panjangnya tidak sampai menutupi setengah pahanya mengekspose belahan dadanya. Sementara wajahnya memakai make up tebal yang sangat mencolok.

Sooyoung yang melihat keberadaan mereka berdua  spontan berdiri dari posisinya

“Oppa..” panggil sooyoung  lemah

Changmin tidak menghiraukan sooyoung .Dia hanya berkonsentrasi memasuki apartment dengan yeoja bawaannya.

“siapa dia min?” Tanya yeoja seksi  disamping changmin ketika mereka sampai di hadapan sooyoung.
“Bukan siapa-siapa. Jangan hiraukan..”ujar changmin yang langsung melumat bibir yeoja tersebut di depan sooyoung. Mereka terlibat ciuman yang dalam dan panas(?)

Sooyoung yang berdiri  hanya bisa menutup mulut dengan tangannya. Dia tidak dapat percaya dengan yang dilihatnya. Rasa pedih luar biasa menderanya. Sooyoung membelalakan matanya, air matanya yang sudah kering kembali menetes deras.

Tidak sampai di sana saja. Sekarang changmin beralih ke leher yeoja itu. Changmin menjilati leher yeoja tersebut dan meninggalkan beberapa kiss mark di sana. Yeoja itu hanya bisa mendesah dengan perlakuan yang diberikan changmin. Tangannya kanan changmin  naik meremas payudara dari balik dress sedang tangan kirinya liar mengelus paha yeoja tersebut.

Sooyoung menangis semakin jadi dengan suara tertahan. Lututnya bergetar dan lemas tidak dapat menahan tubuhnya . Dia tidak kuat melihat pemandangan di depannya.

Changmin berniat menurunkan tali dress yeoja tersebut  yang kemudian dicegah oleh sooyoung. Dia tidak sanggup melihat lebih jauh lagi. Sooyoung melepaskan yeoja tersebut dari changmin, menarik kedua pipi changmin dengan kedua tangannya. Sooyoung menekankan  bibirnya ke bibir changmin . Changmin pada awalnya terkejut lambat laun changmin menutup matanya dan membalas ciuman sooyoung . Bukan ciuman nafsu seperti yang dilakukannya pada yeoja tadi, ciumannya ini murni dengan perasaan yang tulus. Bisa dirasakan changmin air mata sooyoung mengenai  pipinya. Perlahan  sooyoung membuka matanya dan melepaskan ciuman mereka.

“Mianhe atas semua kebohonganku oppa,  tapi  1 hal yang aku jujur;  aku benar2 mencintaimu. Jeongmal saranghaeyo… Disini (sooyoung menunjuk dadanya) hanya ada kau. Dan gomawo buat pertunjukan yang kau berikan padaku malam ini. Itu cukup membuatku mengerti.”ujar sooyoung. Air mata terus membanjiri wajahnya. “Tenang saja Aku tak akan mengganggumu lagi.  ketika aku melangkahkan kakiku keluar dari sini, kita akan menjadi seperti senior dan junior yang kau katakan.Annyeong oppa…” ujar sooyoung berusaha tersenyum sambil menghapus air matanya.

Sooyoung mengambil tasnya dan berjalan meninggalkan changmin. Blam! Pintu apartment pun tertutup rapat. Changmin yang masih diam ditempatnya jatuh terduduk di sofanya, ia mengambil beberapa lembar uang dari dompetnya dan memberikannya pada yeoja seksi tadi. Dengan jarinya changmin membuat kode agar yeoja itu pergi meninggalkan apartmentnya. Yeoja tadi pun mengerti dan meninggalkan changmin sendiri. Air mata mengalir membashi kedua pipinya saat ini. Rasa menyesal meliputi dirinya. ‘Apa yang sedang kulakukan? Youngi-ah mianhe…’ batin changmin.

Ia ingin waktu mundur kembali agar ia bisa memperbaiki kesalahannya. Dia menyesal telah menyakiti sooyoung dengan perbuatan kotornya tadi. Tidak seharusnya dia melakukannya dan seharusnya dia percaya bahwa sooyoung benar-benar mencintainya. Changmin menelungkupkan wajahnya ke dalam kedua telapak tangannya menangisi perbuatannya  “AARRRGGGHHH!!!!” teriaknya keras. Apa pun itu nasi sudah menjadi bubur.

***

TBC

Annyeong readers! Mianhe ngepostnya sangat2  terlambat , sebagai gantinya ini udah kuperpanjang

Udah panjangkan ?? udah kan? Udah donk! Udahlah ya.. hehe..

Rencananya part selanjutnya adalah part yang terakhir. Jadi ditungguin ya…

Aku lama ngepostnya krn

1.Natalan

2. Gk ada ide hehe…

Mau Tanya aku kan masih katrok. Di blog2 lain gicu aku liat di situ ada ditampilin blog statistiknya di depan trus ada tags nama2 cast nya gitu trus bisa nampilin foto2 biasnya di depan blog di bawah blog statnya itu gimana caranya?. Mian banyak nanyak, kalo ad yang tahu kasih tahu ya.. gomawo…

Walaupun telat aku mau ucapin selamat hari natal dan tahun baru buat semua yang merayakan J

Merry Christmas

And

Happy New Year

Satu lagi,ini penting! nanti commentnya disertai nama bias sama umurnya ya, masak udah banyak gini ffnya blm pada kenal sama readers  ok..ok..ok..ok!
Makasih buat yang udah comment sebelumnya. Makin sering comment makin besar kesempatannya. Makanya buruan comment *apadeh -__-

Fear or Love part 7

Title                       : Fear or Love part 7

Author                  :Anastasya

Main cast             : Sooyoung , Changmin

Other cast           :kyuhyun

Rating                   :PG-15

Genre                   :romance

Sooyoung pov

Lelah sekali seharian ini menemani kyuhyun oppa jalan-jalan. Ku rebahkan tubuhku ke atas tempat tidur ,nyamannya……Kutatap langit langit kamarku, Hari ini kenapa changmin oppa belum ada nelfon ya? Jangankan  nelfon sms pun nggak ada.

Perasaan ku tidak enak .Kutekan no nya pada layar HP ku mencoba menghubunginya.

‘Telepon yang anda tuju tidak dapat dihubungi, atau berada di luar jangkauan.’

Aish knapa hp nya mati sih? Tidak seperti biasanya. Apa terjadi sesuatu? Anni, jangan berfikir macam-macam sooyoung. Bisa jadi dia sedang sibuk jadi dia mematikan hp nya agar tidak mengganggu. Lebih baik sekarang aku tidur saja, tulangku serasa retak semua saat ini.

Esoknya….

Lama sekali… Apa hari ini dia tidak menjemputku?. Ini sudah pukul berapa coba,aku sudah sangat terlambat.Huft! Tidak salah lagi pasti ada yang tidak beres. Tidak menghubungiku, HP dimatikan dan sekarang tidak menjemputku.

Ok fine, hari ini aku berangkat sendiri ke kampus . Tapi di kampus nanti kau berhutang penjelasan padaku oppa !.

Author pov

Sooyoung  melangkahkan kakinya ke sana kemari. Menolehkan kepalanya ke kanan ke kiri berusaha menemukan orang yang dicarinya.

Badannya membeku seketika melihat  orang yang dicarinya ternyata kini berada bersama yeoja berambut blonde yang dikenalnya beberapa hari yang lalu. Hatinya pedih melihat pemandangan didepannya.

Pelan ia berjalan hendak menemui yeoja namja di depannya yang saling tertawa duduk di sebuah bangku taman kampus, tanpa mengetahui keberadaan sooyoung yang ber jalan di belakang mereka.

“Minnie oppa.” Panggil sooyoung pada changmin. Changmin menghentikan tawanya dan menatap sooyoung yang kini di hadapannya

“sooyoung-shi.” Kata changmin formal yang tentu saja mengejutkan sooyoung.

Dia hanya bisa terdiam mematung mendengar kata-kata changmin barusan. Tak menyangka changmin menyebutkan namanya seperti itu. Sesuatu pasti telah terjadi dan sooyoung tak tahu apa itu. Yang pasti hatinya kini sangat sakit.

“Ada perlu apa sooyoung-shi. Ada yang bisa ku bantu?” ucap changmin dengan ekspresi biasa. Seakan dia dan sooyoung  tidak mempunyai hubungan khusus, hanya orang yang kebetulan kenal di kampus.

Nana yang duduk di samping changmin juga bingung dengan kelakuan pria di sampingnya ini.Sepengetahuannya sooyoung adalah pacar changmin, tapi kenapa changmin bersikap biasa pada sooyoung?. Di sisi lain dia senang karena sepertinya hubungan mereka mungkin telah berakhir.

“Sooyoungshi? Sejak kapan oppa memanggilku seperti itu?” Tanya sooyoung lemah

“ Wae? Apa aku salah? Bukankah namamu sooyoung, sooyoung-shi?” kata changmin dengan ekspresi datar.

“Oppa ada apa denganmu? Kau tidak pernah memanggilku seperti itu. Kau aneh. Dan dari semalam kenapa kau tidak pernah menghubungiku?”

“Apa urusanku harus menghubungimu?”

“Jangan bercanda oppa. Kau namjachinguku oppa, biasanya kau tidak pernah lupa menghubungiku atau mengirimku sms menanyakan keadaanku.”

“Aku tidak bercanda. Sepertinya kau salah paham sooyoungshi, Kau itu hanya adik kelasku di kampus.” Pernyataan changmin barusan sukses menusuk tepat di hati sooyoung. Air matanya kini menggenang, sebisa mungkin ia menahannya agar tidak jatuh tapi akhirnya jatuh juga.

“Kalau tidak ada lagi, kami pergi dulu sooyoungshi. Annyeong…” Ujar changmin sambil menarik tangan Nana pergi. Sooyoung buru-buru menghapus air matanya dan mencegahnya.

“Tunggu oppa!” ucap sooyoung menarik lengan changmin.

“Kau kenapa oppa?Apa aku berbuat salah padamu? Katakan apa salahku, jangan bersikap seperti ini. Kau mematikan HPmu, kau tidak menghubungiku, dan tidak menjemputku seperti biasa. Kau bahkan tidak mengakuiku sebagai yeojachingumu, Sekarang kau malah bersikap seperti ini seolah kita baru saling kenal. Kau ingin menjauhiku oppa?” Ucap sooyoung panjang lebar di tengah isak tangisnya. Air matanya sekarang menetes deras membasahi pipinya.

“ Pertama apapun yang kulakukan pada HP ku itu urusanku. Kedua, apa kepentinganku menjemputmu, rumahmu saja aku tidak tahu dimana. Ketiga , kita memang baru saja mengenal  dan kita tidak mempunyai hubungan apa-apa selain senior pada juniornya. Dan tidak ada alasanku untuk menjauhimu.”ucap changmin datar tanpa menoleh pada sooyoung.Tangannya kembali menarik Nana  pergi meninggalkan sooyoung sendiri begitu saja.

Sooyoung hanya bisa menatap punggung changmin yang semakin menjauh darinya sambil terus menangis.Tubuhnya yang lemas membuat nya jatuh terjongkok.Kepalanya tertunduk di kedua lututnya. Berusaha meredam isak tangisnya.

***
Beberapa hari ini sooyoung tidak bernafsu melakukan apa pun. Ia benar-benar merindukan Changmin orang yang selalu mengisi hari-harinya. Yang kadang membuatnya takut dan nyaman di waktu yang sama. Orang yang selalu bisa membuat jantungnya berdegup kencang dan yang selalu membuatnya tertawa.

Air matanya sudah kering menangisi changmin. Kenyataannya sekarang Changmin tidak ada lagi di sisinya. Tidak ada lagi keusilan changmin yang dirindukannya.  Saat jumpa atau berselisih di kampus Changmin hanya tersenyum padanya. Ya tersenyum, tapi bukan senyum yang selama ini dilihatnya. Senyuman itu hanya sekedar senyum sapaan saja tidak lebih. Ini bahkan lebih menyakitkan jika Changmin hanya diam memusuhinya. Lebih menyeramkan jika seseorang bersikap biasa padamu seperti tidak terjadi apa-apa padahal suatu yang besar telah terjadi daripada jika seseorang memusuhimu terang-terangan.

Bahkan CHOI SOOYOUNG yang selama ini senang jika ditraktir apalgi jika itu Kyuhyun yang mentraktirnya, menolak ajakannya. Efek ditinggalkan Changmin memang sangat besar pengaruhnya pada Sooyoung.

Ting !tong! terdengar suara bel rumah sooyoung berbunyi. Sooyoung yang tergolek  di tempat tidurnya tidak bereaksi apa-apa. Ting ! tong! Kali ini Dia menutup bantal ke wajahnya berusaha tidak mendengar suara bel itu. Ting! Tong! Bel rumak terus berbunyi.

“Aish! ke mana sih si Minho. Kenapa pintu tidak dibuka.” ucap sooyoung gusar

Ting!Tong! bel kembali berbunyi. Kali ini Sooyoung pasrah bangkit dari tempat tidurnya dan berjalan lemas keluar kamarnya. Setelah keluar dari kamar emosi nya seketika muncul ketika melihat adiknya Minho sedang bersantai menonton TV.

“Yak! Choi Minho, Kau tuli tidak mendengar bel dari tadi berbunyi.”teriak sooyoung pada adiknya.

“Yak! Choi Sooyoung tidak usah teriak seperti itu. Aku mendengarnya kok.” Balas Minho

“Lantas kenapa tidak di buka!”

“Aku sengaja. Biar kau keluar dari sarangmu itu. Akhir-akhir ini kerjamu hanya berada di kamar saja, kau tidak takut membusuk? Coba lihat matamu itu, Sudah berapa ember  air mata kau buat?”

“Aish anak ini benar-benar…” sungut sooyoung

Dia lalu berjalan ke pintu dan membukanya. Ternyata Kyuhyun yang menekan bel dari tadi

“Oppa.” Ucap sooyoung

“Omo Soo-ah apa yang terjadi padamu? kenapa wajahmu seperti ini!” kaget Kyuhyun
“Wajahku? Ada apa dengan wajahku?” Tanya sooyoung memegangi wajahnya. “Masuklah dulu oppa, aku ke kamar sebentar.” Ujar sooyoung berlari kecil menuju kamarnya

“WAAAAA!!” teriak sooyoung dari dalam kamar. Ia terkejut menatap  wajahnya yang ‘Perfect’ di dalam cermin. Mata yang membengkak ditambah dengan lingkaran hitam di bawahnya. Wajah yang berminyak diperlengkap dengan rambutnya yang awut-awutan .

“Ada apa Sooyoung?” teriak kyuhyun kawatir dari luar kamarnya .

“Anni, tidak apa-apa oppa” Jawab sooyoung dari kamarnya.

“Paling dia terkejut melihat wajahnya yang aneh hyung. Kenapa baru teriak sekarang sih? Dari dulu wajahnya kan memang aneh” Kata Minho pada Kyuhyun.

“Haha kau ini… jangan mengejek Noonamu terus Minho, tidak baik.”

Sekarang Kyuhyun dan sooyoung duduk berdampingan di sebuah ayunan yang berada di taman rumah sooyoung. Wajah Sooyoung kini sudah mendingan setelah di cuci, walau matanya masih sedikit bengkak.

Sooyoung lalu menceritakan penyebabnya  bersedih belakangan ini pada Kyuhyun. Dia menceritakan sikap Changmin yang tiba-tiba menjauh darinya, tanpa mengetahui apa salahnya. Saat ini sooyoung memang butuh seseorang sebagai tempatnya untuk bercerita agar bebannya berkurang sedikit.

“Sepertinya kau benar-benar mencintainya.”

“Ne, sepertinya begitu.”ucap sooyoung tertunduk.

“ Lupakan saja dia..” ucap Kyuhyun

“Aku jg mencobanya, tapi tidak bisa oppa. Ottoke?” Kata sooyoung. Air matanya yang sudah banyak terkuras kemarin kembali menetes.

Kyuhyun merengkuh sooyoung dalam pelukannya. Bukannya berhenti tangis sooyoung semakin deras membasahi kemeja Kyuhyun. Kyuhyun mengelus rambut sooyoung lembut. Jika bisa dia juga ingin menangis melihat yeoja yang dicintainya menangis seperti ini akibat namja lain. Hatinya pedih karena cintanya tak akan mungkin berbalas, krn yeoja yang dicintainya mencintai namja lain dan bukan dirinya

‘Kenapa kau tidak bersama ku saja sooyoungah, Bersamaku kau tidak akan seperti ini’ batin kyuhyun.

Setelah tangis sooyoung reda sooyoung melepaskan pelukannya. Tangannya  menyentuh  kemeja bagian Dada kyuhyun sebelah kanan yang basah akibat tangisnya.
“Mianhe oppa” ucap sooyoung sambil melepaskan tangannya dari kemeja kyuhyun, yang langsung dicegah oleh Kyuhyun.Sooyoung menatap Kyuhyun bingung. Mata mereka kini saling bertatapan

Dan Cup! Kyuhyun mencium bibir sooyoung kilat.

TBC

Maaf ya readers part ini rada galau dan pendek. Udah habis ide nih author gpp ya, Part selanjutnya nanti dipanjangi deh sebagai gantinya.
ayo commentnya ditunggu!!

o ya satu lagi ada yg tau kira2 siapa partner sooyoung unnie yang jadi male lead di speed?

Fear or Love part 6

Title                       : Fear or Love part 6

Author                  :Anastasya

Main cast             : Sooyoung , Changmin

Other cast           :kyuhyun

Rating                   :PG-15

Genre                   :romance

 

Author pov

At bandara

Seorang pria menarik kopernya keluar dari pintu sebuah bandara dengan perawakan tinggi ,rambut coklat muda,dan wajah yang tampan.Penampilannya yang keren dengan jaket kulit dan celana jins ditambah kacamata yang menghiasi wajahnya memperlengkap  ketampananya.

Pria tersebut langsung tersenyum ketika melihat sesosok yeoja  yang sepertinya sedang menunggu seseorang  tidak jauh dari tempatnya sekarang.Tidak menunggu waktu lama ia melangkahkan kakinya menghampiri yeoja tersebut.

“Sooyoung-ah!” panggilnya dan membuat  yeoja tadi menoleh.
“Kyuhyun oppa!”teriak yeoja yang tidak lain adalah sooyoung.
Sooyoung reflex bangkit dari duduknya dan setengah berlari menghampiri  kyuhyun .Tanpa babibu sooyoung langsung memeluk kyuhyun erat,orang yang selama ini sangat dirindukannya.

“oppa..”ucap sooyoung masih dalam pelukan kyuhyun.

“soo-ah”balas kyuhyun memeluk sooyoung.“sooyoung –ah kau sudah besar sekarang”ucap kyuhyun  melepaskan pelukannya dan menatap sooyoung.

“Yak! Itu sudah pasti oppa kita kan sudah lama sekali tidak bertemu .Tapi harusnya oppa berkata ‘sooyoung-ah kau sekarang tambah cantik’ begitu.Oppa nggak asik..”ucap sooyoung melipat tangan di dada dan memanyunkan bibirnya.

“hhahah… Ne baiklah,soo-ah kau tambah cntik sekarang”ucap kyuhyun tersenyum

“Ah udah basi oppa.”kata sooyoung malas memalingkan wajahnya

“yah mianhe sooyoung-ah.Oppa traktir es krim mau?Jangan marah lagi ya..” kata kyuhyun mengelus kepala sooyoung

Sooyoung terdiam beberapa saat mempertimbangkan tawaran kyuhyun ,naluri shikshinnya kembali keluar.

“opa serius?” Tanya sooyoung memastikan

“2 rius”ucap kyuhyun tersenyum.

“belikkan 2 ya….”kata sooyoung  mengangkkat alisnya

“berapa pun yang kau mau.” Ucap kyuhyun merangkulkan tangannya ke bahu sooyoung sambil  berjalan pergi.

***

 

“Tiin..tiinn” bunyi klakson mobil kyuhyun.

Saat ini kyuhyun  sedang menunggu sooyoug di depan rumahya.Setelah selesai menyusun pakaian serta barang-barangnya di apartment yang di sewanya selama tinggal di korea untuk beberapa hari ke depan, dia mengajak sooyoung untuk menemaninya berkeliling kota seoul.

“Ne !” sooyoung berlari masuk ke dalam mobil kyuhyun,dia sudah menunggu kyuhyun di teras rumahnya dari tadi.

“kita kemana?” Tanya kyuhyun

“bagaimana kalau coffee dream, itu terkenal dengan kopinya yang enak,selain itu disana jg banyak kue yang enak2 oppa.Tempatnya jg bgs buat nongkrong aku ingin cerita banyak padamu oppa..”

“ok,kajja” jawab kyuhyun

“kajja”

 

At coffee dream

“Ne ,kau tidak keberatan kan menemani oppa?” Tanya kyuhyun

“tentu saja tidak ”ucap sooyoung cepat . “mana mungkin aku keberatan aku malah senang sekali.”tambah sooyoung

“benarkah? Wah sesenang itukah jalan bersamaku.”goda  kyuhyun yang membuat sooyoung malu.

“oppa jangan menggodaku.” Kta sooyoung memanyunkan bibirnya.

“haha,kau lucu sekali.Bagaimana dengan kuliahmu sekarang”

“Kuliahku lancar.Aku punya beberapa teman dekat di kampus yang satu namanya yoona orangnya cantik oppa ,pintar,baik lagi satu lgi namanya Jessica kalau yang ni jgn ditanya , orangnya berisik rasanya ingin sekali mengikat mulutnya biar diam .”

“haha.. benarkah..”

“Benar,nanti oppa akan ku kenalkan pada mereka.”

“kutunggu. Ngomong2 kau sudah punya namjachingu soo-ah?”

Pertanyaan kyuhyun barusan membuat dia terdiam sesaat.’Haruskah kuberitahu padanya tentang changmin oppa? Apa itu perlu? sepertinya tidak buruk memberitahukan kyuhyun oppa’ batin sooyoung.

“Ne” jawab sooyoung  akhirnya.

Jawaban singkat sooyoung berhasil merubah raut muka kyuhyun.Timbul rasa sedih di hatinya mendengar jawaban yeoja yang ada di hadapannya saat ini.Tapi kyuhyun buru-buru  merubah reaksinya agar tidak menimbulkan kecurigaan sooyoung

“Siapa namanya?Dia sekampus denganmu?”

“Ne,namanya shim changmin dia seniorku dikampus.”

“Benarkah?seperti apa orangnya?”

“hmm.. dia  tinggi,dia shikshin jg sama sepertiku,orangnya pintar, cukup tampan walau kata Jessica dia sangat tampan tapi bagiku masih lebih tampanan oppa…”ucap sooyoung sambil memakan kue coklat di hadapannya.

“itu sudah pasti..”kata kyuhyun bangga.Kalimat terakhir sooyoung cukup melegakannya.

“huh mulai deh narsisnya,aku menyesal mengatakannya..”ucap sooyoung menjulurkan lidahnya

“haha..”tawa kyuhyun.Walau dia sudah bisa tertawa tidak bisa dipungkiri mengetahui sooyoung mempunyai namjachingu cukup menyakitkan untuknya .Dia sangat penasaran ingin bertemu langsung dengan orang bernama changmin itu.

Mr.taxi taxi taxi… tiba-tiba hp sooyoung berbunyi.Minnie oppa tertera pada layar handphonenya dengan segera dia mengangkatnya

“Yeobosaeyo… ”

“Yeobosaeyo youngie ..”ucap  changmin

“Ada apa oppa?”Tanya sooyoung

“Temani aku kesuatu tempat.Kau di mana sekarang? Aku akan menjemputmu.”ucap changmin yang sukses membuat panic sooyoung

“T..appi.. oppa sekarng tidak bisa”kata sooyoung gelagapan.Dia sangat takut dan tidak dapat membayangkan apa yang akan terjadi  jika changmin melihatnya bersama  kyuhyun.Changmin melarangnya untuk mendekati namja lain selain dirinya sesuai dengan peraturan yang dibuat changmin. ‘Apa yang harus kulakukan’Batin sooyoung

“Wae??” Tanya changmin
“Ak..u.. aku..”ucap sooyoung  tidak dapat menemukan alasan

“Aishh ada apa sih? Cepat katakan dimana kau sekarang!”kata changmin sedikit membentak

“A..ku .. di Coffee dream oppa…”kata sooyoung pasrah akhirnya.

“Ne,tunggulah sebentar aku akn kesana..” ucap changmin terakhir kalinya sebelum menutup hp nya.

Dengan lunglai sooyoung menjauhkan hp dari telingannya. ‘Matilah aku…’batinnya.

“sooyoung-ah wae??”Tanya kyuhyun khawatir melihat perubahan raut muka sooyoung.

“Kyuhyun oppa kau harus pergi sekarang changmin  oppa…”

“changmin?? Namjachingumu kan? Kenapa dengannya?” Tanya kyuhyun bingung

“Dia  akan kemari sebentar lagi…”ucap sooyoung menutup mukanya.

“Itu bagus kan,kami bisa berkenalan pada akhirnya…trus kenapa aku harus pergi?”ucap kyuhyun tak mengerti

“Kau tidak mengenalnya oppa.Dia melarangku untuk bertemu namja lain selain dirinya.Jika dia melihatmu Kau bisa mati dibuatnya.”kata sooyoung menjelaskan

“Mwo?! Kenapa seperti itu? Itu kan  hakmu bertemu dengan namja lain.Jadi kau tidak boleh berteman dengan seorang namja begitu?.Aku tidak mengerti kenapa kau mau jadian dengan orang seperti itu.Shiero! Aku tidak akan pergi.aku akan tetap di sini dan menghadapinya.aku ingin lihat bagaimna orngnya.

“oppa kumohon…”ujar sooyoung memelas.Kyuhyun akhirnya luluh jg dan tdk sampai hati melihat sooyoung

“Ne..ne baiklah untuk kali ini saja..” ucapnya

“Mianhe  oppa,aku berjanji akan menemanimu lain hari,gomawoyo…”senyum sooyoung sambil menggenggam tangan kyuhyun.Kyuhyun hanya mengangguk dan menatap sooyoung sendu.

Saat  akan meninggal kan sooyoung langkah kyuhyun terhenti melihat seorang namja berdiri di belakang sooyoung memandang mereka dengan tatapan yang sulit diartikan.Sooyoung yang mengikuti arah pandangan kyuhyun berbalik dan terkejut melihat orang yang di hadapannya sekarang.

“Minnie oppa…”ucap sooyoung sambil menutup mulutnya tak percaya

“siapa dia?” Tanya changmin dingin.

“D..ia..”

“siapa dia?”ulang changmin dingin

“dia sepupuku..”kata sooyoung berbohong.Kyuhyun mengerutkan dahinya meminta penjelasn pada sooyoung .

“sepupu?”Tanya changmin

“N..e.. ne dia sepupuku baru dtng dari luar negri.”jelas sooyoung

“Ne itu benar aku sepupunya,kyuhyun imnida …”kata kyuhyun akhirnya sambil tersenyum,mengikuti permainan sooyoung.Kyuhyun melirik sooyoung yang hanya bisa menunduk

“Oh..changmin imnida..”balas changmin jg tersenyum menjabat tangan kyuhyun.Ntah kenapa perasaan tidak suka menyelimutinya saat melihat kyuhyun ,walaupun dia tahu kyuhyun adalah sepupu sooyoung.

“boleh pinjam sooyoungnya?”Tanya changmin pada kyuhyun.

“tentu boleh,kau kan namjachingunya.Aku juga ingin pergi,saat  kau datang..”

“oh ne,baiklah kalau begitu kami permisi dulu kyuhyun-shi,aku harap kita bisa mengobrol lain waktu”ujar changmin

“ne aku tunggu changmin shi”kata kyuhyun tersenyum yang dibalas senyuman jg oleh changmin

“annyeong oppa”ujar sooyoung pada kyuhyun saat changmin menarik tangannya keluar dari café.

***

SOOYOUNG POV

Setelah hampir 1 jam di perjalanan kami sampai juga.Changmin oppa membawaku ke suatu tempat yang pemandangannya sangat WOW!.Dari sini tampak rerumputan hijau membentang dengan indahnya .Udara segar langsung menerpa tubuhku ketika turun dari mobil,Aih sejuknya….

“buat apa kita kemari oppa?”tanyaku pada changmin oppa

“aku ingin menemui seseorang sebentar,kajja..”ujarnya.

Kami memasuki sebuah rumah yang masih kental dengan nuansa pedesaan.Kulihat changmin oppa menyerahkan sebuah buungkusan pada seorang kakek paruh baya.Setelah berpamitan changmin oppa mengajakku tiduran di hamparan rumput hijau tidak jauh dari rumah kakek tadi.Changmin oppa tidur disebelahku sambil menggenggam tanganku erat.

“siapa pria tadi oppa?” tanyaku

“Dia pamanku.Aku menyerahkan barang titipan ibuku untuknya.”ujarnya

“hmm.”anggukku mengerti .Kami lalu kembali terdiam melihat  indahnya langit biru yang membentang di atas kami

“youngie…”panggil changmin oppa memiringkan kepalanya menatapku

“ya ?”

“saranghaeyo…” ucap changmin oppa tiba-tiba sambil tersenyum

Apa yg dibilangnya tdi?aku tidak salah dengar kan? Omo! Dia barusan mengatakan saranghaeyo! Jantungku,sebentar lagi pasti meledak…Ini pertama kalinya dia mengatakan itu padaku.Tubuhku seketika membeku,darahku pasti sedang tidak mengalir ,otakku tidak dapat berfikir dengan baik.A…kku.. aku.. ntah mengapa SANGAT SENANG!! Sanking senangnya aku hanya diam dan tidak tahu harus melakukan apa.

“Youngi?? Kau tidak apa-apa?”kata changmin oppa mencoba menyadarkanku,dan aku masih diam menatapnya

“youngie…”panggilnya sekali lagi.Dan kali ini membuatku tersadar.

“Na…do.. oppa “kataku akhirnya.Ntah dia meminta jawabanku atau tidak ,aku tidak peduli.Aku hanya ingin membalas pernyataannya barusan.Aku sendiri jg tidak mengerti pada diriku,kalimat itu terlontar begitu saja dari mulutku.

Changmin oppa tersenyum mendengar kata-kataku barusan.Sekarang dia hanya memandangi wajahku,disingkirkannya pelan rambut yang menutupi wajahku dengan jarinya.Dengan penuh perasaan dikecupnya lembut keningku.Tangannya  merengkuh badanku dalam dekapannya.Kini aku bisa merasakan hangatnya pelukannya.Indahnya pemandangan ,lembutnya rumput dan sejuknya angin yang menerpa memperlengkap  suasana.

“Bisakah kita seperti ini selama 1jam saja?”ucapnya masih memelukku

WHATT!!! Oke aku akui ini romantis dan aku senang dipeluknya.Tapi 1 jam?? Bisa-bisa tulang-tulangku patah semua.

“haha..aku hanya  bercanda,tubuhmu langsung menegang seperti ini” tawanya sambil mempererat pelukannya.Walaupun dia mencintaiku ,tapi sekali evil dia tetap saja evil.Huft…

“Lepaskan aku.” Rajukku sambil melepas pelukannya

“Wae youngie? Mianhae,aku kan sudah bilang tadi hanya bercanda .”katanya  menatapku

“Shiero Itu tidak lucu.”kataku menggembungkan pipiku.

Dia mengempeskan pipiku dengan kedua telunjuknya“Jadi kau marah?  Jangan-jangan kau tidak suka kupeluk. Ku tidak suka dipeluk namjachingumu sendiri? Sejak di apartmentku kau jg melepaskan pelukanku dengan alasan mau konsentrasi memotong melon.Baiklah aku mengerti sekarang.Aku ragu kau mencintaiku”semburnya panjang padaku.Dia kemudian  membalikkan badannya membelakangiku.Omo kenapa dia yang jadi marah, keadaannya kenapa jadi berbalik seperti ini sih?

“oppa..” panggilku ,tapi dia tidak bereaksi apa-apa

“oppa,mianhae..”kataku menarik kaosnya dari belakang.

Masih diam..

“Minnie Oppa…”panggilku lagi

Masih diam…

“Oppa jeongmal saranghae..”

Masih diam…

“Aku bukannya tidak mau kau memelukmu,aku hanya tidak suka kau terus mengerjaiku oppa..”jelasku

Masih diam…

“Baiklah aku tahu kau ingin kupelukkan?Aku akan memelukmu.”kataku akhirnya, tidak tahu harus berbuat apalagi . Kulingkarkan tanganku pada perutnya,ku peluk erat tubuhnya.Wajahku kubenamkan di punggungnya.

“Aku akan memelukmu selama yang kau mau? 1 jam? 1 minggu? 1bulan? Anni.. bahkan  selamanya jika kau ingin seperti ini maka akan kulakkukan..”kataku padanya.

“Buaha..ha..ha..ha…”tiba-tiba changmin oppa tertawa keras sambil memegang tanganku di perutnya.Dari jenis tawanya,dia pasti sudah menahannya dari tadi.Aish ,aku pasti sudah tertipu lagi! Kurasa dia memang sudah terlahir sebagai evil.DASAR EVIL!!

“OPPA!!!!”teriakku

 

***

Changmin pov

Choi sooyoung, yeoja yang selama ini sudah mengisi hari-hariku dan pastinya yeoja yang juga telah mengisi hatiku.Aku sangat mencintainya..

Hari ini aku telah menyiapkan segalanya.Aku menyiapkan sebuah makan malam yang istimewa.Aku akan memberinya kejutan,semoga dia suka .Sekarang tinggal  1hal lagi dan semua akan perfect!Menjemput  tuan putri.

 

Akhirnya sampai juga, kuhentikkan mobilku tepat di depan rumah sooyoung .Setelah turun kulangkahkan kakiku memasuki pekarangan rumah.Aku mengangkat tanganku menekan bel,Setelah menunggu kurang lebih 5 menit seorang namja membukakan pintu bagiku.

“Hyung? Masuklah…”kata minho mempersilahkanku masuk.

“Kamsahamnida ,minho noona mu ada?”tanyaku sembari masuk

“Noona?? Dia tidak disini.”jawabnya

“Jadi dia tidak disini.Kemana dia pergi?”tanyaku kecewa

“Dia pergi dari tadi sore dengan kyuhyun hyung”jawabnya.Mwo? kyuhyun?

“Kyuhyun-shi?”

“Ne,kyuhyun hyung.Kau tidak mengenalnya hyung?Noona tidak mengenalkannya padamu?” Tanya minho

“Youngie sudah mengenalkannya kok.Dia sepupu kalian yg dtng dari luar negeri kan?”

“Mworago? Dia memang datang dari luar negri.Tapi dia bukan sepupu kami.”jelas minho

“bukan sepupu?” kataku bingung dan mencoba meminta penjelasan minho

“Ne, kyuhyun hyung tetangga kami dulu.Dia sangat dekat dengan keluarga kami,terutama noona.Tapi dia dan keluarganya ketika sma kelas 2”ucap minho yang sukses mengejutkanku.

tbc

 

Annyeong readers! Aku kembali tet..teret..tet..tet..

Jeongmal Mianhe,aku lama publishnya.Dikarenakn beberapa hal

1.Banyak tugas

2. Modemku dipinjam kk..

Jadi ya mohon dimaklumi oke J

Aku jg mau curcol sedikit ,Aku lagi senang soalnya banyak moment kyuyoung ,and soowon di mama.Walaupun kesal jg gk nonton mama langsung dari tipi L. Semoga changsoo nyusul jg nantinya !

Sori jg kalo ceritanya rada galau..

Dan yang terakhir,hari itu ada request ff nya dipanjangin,ini udh kupanjangin,semoga sesuai harapan ya!

 

Ditunggu commentnya!!

Fear or Love part 5

Title                       : Fear or Love part 5

Author                  :Anastasya

Main cast             : Sooyoung , Changmin

Other cast           :yoona,Jessica

Rating                   :PG-15

Genre                   :romance

 

 

 

 

 

 

 

SOOYOUNG POV

Changmin oppa Membawaku ke sebuah restauran mie.Saat memasuki pintu kami memilih  duduk di sebuah meja panjang menempel ke dinding.Kami duduk bersampingan lalu memesan 4 porsi jajangmeon dan minuman.Maklumlah kalo soal makanan jiwa shikshin kami pasti akan keluar dengan sendirinya..

Balik ke asal ,aku masih tidak terima Changminn oppa berpikir kalau aku cemburu padanya.bisa-bisa dia kegeeran dan gede kepala nanti.Andwe!!!Aku harus menghilangkan pikirannya bahwa aku cemburu  dari otaknya!

“Minnie oppa…” panggilku ketika kami asik menikmati jajangmeon kami

“Hmm?”
“Mengenai Nana-shi ,aku sama sekali tidak cemburu padanya!”jelasku

“Benarkah?”katanya memandangku ragu sambil melipat tangannya.

“Oppa aku serius…”bujukku

“Baiklah aku akan percaya jika kau mau melakukan 1 hal untukku.”katanya yang membuat ku mengkerutkan dahi.

“1 hal?”tanyaku bingung.Perasaaanku mulai tak enk ,dia pasti merencanakan yang tidak2 .

“youngi-ah..”ucapnya tiba-tiba menggenggam  tanganku.Matanya berubah sendu mengisyaratkan kesedihan dan entah dari mana terdengar dentingan lagu  melankolis sbg backsoundnya.

“Kau tau,aku hanya tinggal sendiri di apartmentku.Aku ini tidak pandai masak,yang kubisa paling hanya memasak telur dan mie instan.Tiap hari jika waktu makan menjelang aku pasti hanya bisa mencari makanan di luar dan aku tidak menyukainya.Aku rindu masakkan  rumah youngi-yah” ucapnya mengeluarkan puppy eyesnya.

“trus apa maksud oppa menceritakan semua ini padaku?”

“Apakah kau mau membantuku?Maukah kau bsk memasakkan makanan buatku?”mohonnya

“Kau ingin aku masak buatmu?”tanyaku tak percaya

“Ne….”

“Tapi aku tidak terlalu pintar masak .” kataku

“Ayolah youngie..kali ini saja .Aku ingin merasakan masakanmu”ucapnya mengeluarkan puppy eyesnya.Aku terdiam mempertimbangkan tawarannya

“Ne.. aku coba” kataku akhirnya

“gomawo youngie –ah”katanya girang.Dia meraih wajahku dengan kedua tangannya dan mencium bibirku kilat .Aku hanya bisa mematung mencoba menyadari apa yang barusan terjadi. Changmin oppa selalu saja melakukan hal2 diluar pikiranku.

***

CHANGMIN POV

Hari ini youngie berjanji akan membuatkanku makanan.Semua bahan masakan yang diperlukannya sudah kubeli di supermarket tadi pagi sesuai dengan pesanannya.Dia hanya tinggal memasaknya saja.A ih aku tidaak sabar lgi!

Ting tong! Bel berbunyi,Akhirnya datang juga yang kutunggu dari tadi.Aku berlari kecil kearah pintu apartmenku.

“youngie..”ucapku saat membuka pintu. “masuklah…”kataku mempersilahkannya masuk

Dia hanya mengangguk dan masuk  dengan enggan .Saat masuk kulihat dia memperhatikan apartmentku dengan terkagum-kagum

“wuah besar sekali oppa….”katanya kagum melihat apartmentku.

Apartmentku memang cukup luas,ibuku menghadiahkannya padaku saat ulangtahunku ke 17.Interior designnya dirancang oleh  seorang arsitek terkenal asal belanda .Dengan nuansa  eropa yang mewah.

“ibukuyang  menghadiahkannya buatku.”kataku tersenyum

“benarkah?” katanya .

“Ne…”

“Kau beruntung sekali oppa ! Ini sangat mewah” katanya

Dia kembali berkeliling menuju ruang santai.Memperhatikan Televisi, PS, Radio , sound system dan segala alat electronic yang ada dengan kagum.Setelah puas dia berjalan mendekati sofa merah beludru di rung TV

“Wuah ini empuk sekali!”katanya padaku  mencoba duduk .Tawaku langsung keluar melihat kelakuannya

“Ngomong-ngomong Kenapa kau hanya sendiri disini oppa? Ayah dan Ibumu  mana?”  tanyanya padaku

“Ayahku meninggal saat aku kecil akibat serangan jantung sedang ibuku ada di Singapore meneruskan bisnis ayah yang ditinggalkannya pada kami.Dia wanita yang sibuk.”kataku sendu.

“Maafkan aku Oppa…aku tidak bermaksud..” katanya menggenggam tanganku,mencoba memberiku kekuatan.Aku memandangnya dan tersenyum.

“Tidak apa youngie” kataku mengacak rambutnya

“Kau pasti kesepian oppa.”katanya prihatin

“Kan ada kau Youngie-ah.. Kau cukup untuk mengisi hariku” kataku mengedipkan  mataku padanya.Haha.. kulihat dia gelagapan dan salah tingkah akibat perlakuanku.

 

SOOYOUNG POV

“Kan ada kau Youngie-ah.. Kau cukup untuk mengisi hariku” katanya mengedipkan  matanya padaku yang membuat jantungku berdebar tak karuan .Aku menjadi salah tingkah dan tidak tau berbuat apa.Sialnya kulihat dia malah tertawa melihat tingkahku.Awas kau!!

“Op..pa bisa kumulai masaknya?” kataku akhirnya untuk menutupi kegugupanku

“Kau mau langsung mulai?” tanyanya

“Ne…”jawabku . “Bisa tunjukkan padaku  dimana dapurnya?”tanyaku

“Hmm,Ayo ikuti aku” ajaknya.

Aku mengikutinya berjalan kearah dapur.Dapurnya jg sangat mewah dengan design minimalis yag lux.Dipoles dengan campuran warna putih,hitam ,dan abu-abu.Tidak hanya itu semua peralatan ,dari kompor,kulkas,lemari piring,meja makan sangat mengagumkan benar-benar Lux.Seperti biasa yang kubisa hanya terkagum-kagum.

Dia memberitahuku tempat menyimpan alat2 masak seperti panic dll. Juga bahan2 masak  sampai tempat  bumbu2 yang ada.Aku lalu menyuruhnya pergi,bisa-bisa masakanku akan hancur berantakan jika dia disini dan merusak konsentrasiku

Setelah peninggalan changmin oppa kumulai lngsng aksiku Pertama kusiapkan alat2memasaknya panci,pisau ,dll. Lalu kulanjutkan dengan bahan2nya ; mengupas bawang,membersihkan kerang , memotong daging ,merebus mie,dan seterusnya.

Hampir  1jam  sudah aku berkutat dengan yang namanya masak memasak,beberapa masakan telah siap ku masak dan kuhidangkan di meja .Tidak lupa aku menhias meja dan makananya agar kelihatan lebih menarik

Tinggal menyiapkan minumannya,aku memotong buah melon untuk isinya nanti.Ini pasti menyegarkan

Tiba –tiba sebuah tangan melingkar dipinggangku

“Youngie….”panggil changmin oppa dari belakang

“op..pa?”kataku bergetar

“masih lama youngie?” tanyanya.

Dia meyandarkan wajahnya di pundakku.Bisa kurasakan nafasnya mengenai leherku membuatku kehilangan konsentrasiku.

“Se..dikit lagi oppa,tunggu saaja”kataku gugup

“Palli youngie-ah..aku lapar..” ujarnya

Dia mengecup pundakku yang telanjang karena saat itu aku memakai dress selutut berwarna putih yang  tak berlengan.Omo!Bulu kudukku langsung merinding karenany.,Tnganku mengeluarkan keringat dingin .Jantungku pun  ikut berdetak hebat seperti ingin lepas.Ini tidak dapat dibiarkan bisa-bisa aku mati muda terdiagnosa gagal jantung.

“Le..paskan oppa aku tidak dapat konsentrasi memotong melonnya.”kataku berusaha melepasnya.Kucoba untuk mendorongnya kebelakang

“Shierro..” ktanya masih memelukku lalu cup!mengecup ujung  bibirku dari samping.Aish sbntr lagi sepertinya nyawaku akan lepas seluruhnya jika begini terus.

“O..pp..a kumohon..Kau sudah laparkan?Biarkan aku menyelesaikannyanya”bujukku.

“Wae kau tidak suka dipeluk namjachingumu hah?”tanyanya sambil mengeluarkan aegyonya,ntah mengapa rasanya akhir-akhir ini dia senang sekali mengeluarkan aegyonya,yg membuatku jadi serba salah.

“Bukan begitu Minnie oppa,kau bilang tadi sudah lapar.Bagaimana bisa kuselesaikan ini semua jika kau terus menggangguku?jelasku padanya.

“Ne..ne..Baiklah..” katanya akhirnya melepasku tak rela.

Dia lalu berjalan menghampiri meja makan  melihat beberapa masakan yang telah selesai kubuat dengan kagum.

“Wuah sepertinya semuanya enak .”pujinya sambil duduk di salah satu kursi di sana

“haha..kau bisa saja oppa..”ucapku malu mendengar pujiannya.

“Dari mana kau belajar masak seperti ini ?”tanyanya

“Ibuku.Dari kecil aku sering memperhatikan ibuku memasak.Dan setelah besar  aku sudah ikut memasak dan membantunya

“O..”ucapnya .”Kau memang calon istri yang ideal youngie…” katanya menatapku lekat,yang sukses membuat pipiku merah dan memanas.

Selama aku membuat minuman Changmin terus memperhatikan gerak gerikku dari meja makan yang membuatku kembali salah tingkah.Aku tdak berani membalas tatapannya dan berusaha untuk focus membuat minuman.

Setelah semuanya selesai kami lalu duduk berhadapan dan mencoba masakanku.

“Bagaiman oppa?” tanyaku saat suapan pertamanya

“Ini enak sekali !” katanya surprise sambil mengacungkan jempolnya.

“jinjjayo?”tanyaku memastikan

“Ne …Ini sangat lezat,terutama kimchinya .Sering2lah masak buatku youngie..” katanya padaku yang kubalas dengan senyuman.Aku senang ternyata dia menyukai masakanku

Aku lalu mencoba masakanku.Bkannya memuji diri sendiri,tapi rasanya memang enak.Sepertinya aku ada potensi untuk menjadi koki .He..he..he

“Youngie.. Aaa..” katanya menyuapku.Aku pun membuka  mulutku,dimasukkannya sepotong daging padaku kami lalu tertawa bersama, Seperti pengantin baru saja.

“Aku juga mau…”Aegyo nya sambil membuka mulutnya.Kusodorkan juga sepotong daging padanya ,dia memakannya sambil tersenyum manis padaku

Selama makan aku dan Changmin oppa selalu bertukar senyum.Kami jg bercerita tentang banyak hal,dia lebih terbuka padaku sekarang ,dia menceritakan tentang ibuny,masa2 sekolahnya,bagaimana dia bisa berteman dengan donghae dan Yunho dulu,tidak mau kalah aku jg bercerita tentang hobiku,kejahilan Minho adikku dan masih banyak lagi.Dan you know what? Dia tidak seburuk perkiraanku.

Saat waktu menunjukkan jam 9 malam changmin oppa lalu mengantarku pulang.

 

****

 

 

Aku membantu mama membuat kue tapi sesekali aku suka senyum sendiri jika  mengingat  hal-hal yang kulalui dengan changmin oppa.Contohnya saat mengaduk adonan sangking asiknya melamun dan tersenyum aku tidak sadar mencampurkan terlalu banyak air yang membuat adonannya lemer.

“Sooyoung-ah dari tadi mama perhatikan kau selalu senyum2 sendiri ”ucap mama tiba2 menyadarkanku.

“Senyum? Aku?”tnyaku masih belum sadar

“Ne…sambil membuat kue mama lihat kau sering melamun dan senyum2sendiri,coba lihat adonan yang kau buat itu.”kata mama padaku

Aku pun melihat adonanku yang gatot dengan miris,fiuh mau bagaimana lagi ini terpaksa harus diulang…Tiba-tiba aku tersadar kembali ucapan mama yang mempergokiku.

“Ah mama salah liat kali.”bantahku

“Mama liat jelas kok.Jangan2 kau lagi melamunkan nak changmin ya?”kata mama.Jleb! kena sasaran.dari mana mama belajar meramal?

“Anii…Annni… Siapa juga yang memikirkannya”ucapku berusaha mengelak.

“sudahlah  mengaku saja.Noona terlalu banyak acting! “kata Minho yang tiba2 mampir mengambil minum.

“Aku heran knapa changmin hyung  menyukai noona yang berdada rata sepertimu.” tambah Minhoo sebelum akhirnya kabur.

“YAK! MINHO MATI KAU!!” teriakku mengejarnya

 

Setelah selesai membantu mama membuat kue kulanjutkan dengan bersantai menonton kartun kesayanganku ‘spongebob’ saat tiba –tiba hp ku berdering ‘Mr taxi taxi taxi… sauto jeuksi jeuksi jeuksi…’  Kulihat nama yang tertera pada layar hp ku OMO KYUHYUN OPPA! ! Aku tidak sedang bermimpi?kucubit pelan pipiku,sakit!sepertinya tidak.Tanpa menunggu lama segera kuangkat.

“Yeobosaeyo Kyuhyun oppa! Ini benar2 Kyuhyun oppa?!”

“Ne…Sooyoung-ah apa kabar?

“Baik oppa.Oppa,Neomu bogoshiepo!”

“Nado Sooyoung-ah…”

“Kau sedang apa disana oppa?”

“sedang apa ya?”

“oppa jawab aku…”

“sedang membereskan barang2.Besok aku akan pulang  ke korea..”katanya yang membuatku shock sampai akhirnya locat kegirangan dengan teriak tertahan

“jinjja? Jinjja  oppa?!”kataku girang  sambil loncat-loncat diatas tempat tidurku.

“Ne,sooyoung-ah… kau mau menjemputku di bandara nanti kan?”

“Of Course oppa!”ucapku mantap

 

TBC

 

Makasih buat yang udh comment di part sebelumnya aku senang! 😀

Sorry readers sepertinya banyak kesalahan penulisan terutama di bagian penulisan koreanya ,maklumlah masih baru terjun di dunia kyk gini*plakk, kalo ceritanya kurang seru jg sorry ya.ntar kuusahain lebih bagus lagi deh,makanya kasih kritik sarannya ya biar akunya tw,okey..

And seperti biasa Ditunggu comment2nya !

Annyeong!