My Secretary part 3

Judul : my secretary part 3
Author: tasya
Cast: kyuhyun, sooyoung, kai exo, krystal

Sooyoung pov

Tidak terasa cairan hangat membasahi pipiku. Hatiku sakit,itu yang kurasakan sekarang. Aku tau, aku memang nggak menarik, tidak ada apa-apanya, jelek, dada rata. Tapi mendengarnya langsung mengatakan padaku seperti ini ,itu sangat menyakitkan.

“Sooyoung~shi kau tak apa?” Tanyanya

” Bagaimana bisa aku tak apa2″ ucapku masih sesenggukan
Dia menjadi serba salah melihatku masih menangis

“Mianhe.. Berhentilah menangis..” Ucapnya berusaha membujukku

“Kau jahat pak!”

“Aku tidak sungguh2 tadi” ujarnya

” Anniyo aku tak percaya!” ujarku masih menghapus air mataku

“Benar sooyoungshi, Aku hanya ingin menggodamu saja. Itu benar tidak sungguh2″ujarnya mencoba meyakinkanku.

“Kenapa emang klo aku jelek, tidak menarik, dada rata. Apa itu mempersulit bapak?” Tanyaku masih menangis

“Baiklah2 aku salah. Sekarang apa maumu?” Ujarnya frustasi.

‘Apa barusan dia menanyakan mauku?’
Aku menghentikan tangisku dan memandangnya penuh arti

“Pindahkan aku ke kantor cabang yang lain” ujarku padanya
Dia memandangku tak percaya

“Aigoo!, Kenapa kau masih saja meminta itu?” Ujarnya kesal padaku

” Pak…kau…” Ucapku ingin menangis lagi

“Aduh jangan mulai lagi. Asal jangan itu kukabulkan permintaanmu. Asal jangan itu ya” ucapnya membujukku

“Anni. Aku tidak mau!”

“Ayolah sooyoungshi” ujarnya

“Andwe! Tidak mau yg lain!”Kataku menangis kembali

“Yak! Sooyoungshi! Aku sudah tak tahan lagi! Teruslah menangis, sesukamu. Apa kau tahu kenapa aku bicara seperti itu padamu? Itu karena kau terus saja membicarakan kai, dan itu membuatku kesal. Kau puas!!” Bentaknya padaku menghentikan tangisku.

Dia menghela nafasnya menahan emosi dan bangkit pergi meninggalkanku sendiri di kursi taman ini. Dia kesal karena kai? Apa hubungannya? Dan sekarang Dia marah? Mwo? Kenapa jadi dia yang marah?
Semula aku membiarkannya meninggalkanku sendiri sampai aku melihat sekelilingku, gelap, menyeramkan, kenapa tidak ada orang satu pun disini . Dan kenapa anginnya menjadi dingin sekali mengenai kulitku? Ahh… Cho kyuhyun tunggu aku!. Terpaksa Aku berlari mengejarnya

” Bukannya kau marah padaku? Kenapa menyusulku? Terus saja menangis sampai pagi disana ” ucapnya ketika aku menghampirinya .

“Aku memang masih marah” ucapku ketus

“Cih, trus kenapa mengikutiku?” Tanyanya sinis

“Aku tidak mengikuti bapak, aku mau balik ke hotel kok” ujarku

” Mau balik ke hotel? Tapi ini bukan jalan balik ke hotel. Ini jalan menuju kafe ” ucapnya padaku

Jadi dia bukannya ingin kembali ke hotel?

” Aku..aku.. ingin mampir ke kafe dulu, sebelum balik ke hotel” ucapku gugup

” Ya sudah, kau saja yang ke kafe. Aku mau ke hotel saja” ujarnya membalikkan tubuhnya dan berjalan ke arah yang lain meninggalkanku

Mwo? Aishh dasar evil! Bagaimana bisa dia meninggalkanku? Kulirik jalan didepanku. Aigo! Bahkan lebih menyeramkan dari taman tadi. Oke! Lebih baik aku menahan malu dan mengikutinya lagi dari pada harus mati dibunuh penjahat disini.
Aku memutar arah dan ngacir menyusulnya yang tidak jauh di belakangku

Dia memandang heran padaku yang berjalan di sampingnya
“Kau bilang ingin ke kafe”ujarnya

“Aku.. Berubah pikiran. Aku ingin kembali ke hotel saja. Besok kan kita harus berangkat pagi” ujarku mencari alasan

Dia tersenyum kecil mendengar jawabanku.

” Bilang saja kau takut” ujarnya mengeluarkan smirknya . Dan aku hanya bisa menunduk malu. Awas saja kau, Cho Kyuhyun!

*** \(ˆ⌣ˆ)/ ***

‘We born to win,..’ Dering hp mengagetkanku yang sedang bersiap-siap. Aku melihat nama yg tertera di layarnya. Malasnya….

“Yeabosaeyo..”

“Cepatlah, aku sudah di lobby” ucap orang di seberang telepon

“Kan baru jam 8 pak, kita janjinya kan jam 9” ujarku

“Kau siapa berani mengaturku, aku bosnya. Kalau ku bilang sekarang ya sekarang.” Bentaknya dan memutuskan sambungan telepon

“Yeabosaeyo? Yabosaeyo?” Aish dia masih saja seenaknya. Kurapikan rambutku sedikit, memakai make-up ku buru2 dan segera menyambar tasku pergi

Huft..Kenapa jika bersamanya hidupku tidak pernah tentram

Aku berlari kecil menghampirinya yg tidak jauh dari tempatku sekarng.

“Kita akan kemana?” Tanyaku padanya ketika sampai di hadapannya

“Ke peternakan sapi” ujarnya mulai berjalan

“Buat apa ke peternakan?” Tanyaku menyusulnya

“Membelinya. Kita perlu beberapa ternak sebagai daya tarik tempat wisata kita nanTinya. Kita jg akan ke peternakan lainnya dan membeli beberapa ternak. Kita akan menyajikan tempat wisata yang asri dan alami ,sehingga pengunjung dapat lngsung memerah susu, minum susu segar, dan lainnya.untuk menarik minat wisatawan” ujarnya

“Wuah biar pun pemalas, playboy,sering telat dan seenaknya ternyata bapak bisa jg memikirkan hal seperti ini” ujarku kagum

“Apa katamu?!” Bentaknya menghentikan langkahnya dan menatapku tajam. Pabo sooyouung! Apa sih yg barusan kukatakan.

“Anni…bukan apa2” ucapku sambil menggeleng. Dia menghela nafas dan kembali berjalan

“Walau begitu apa kau tak tahu kalau aku jg mewarisi darah pembisnis ayahku. Darah tak pernah bohong ” ujarnya sombong

Issshhhhhhhhh aku bergidik mendengar ucapannya.

“Apa bapak sudah membawanya?”

“Bawa apa?” Tanyanya

“Obat bapak”

“O,itu sudah ku bawa”ujarnya

“Bgslah..disana pasti sangat dingin dan kotor, takutnya asma bpk bisa kmbuh lagi” Ujarku

“Sudah jgn bicarakan itu, aku malas” ujarnya dingin.

“Ah..ne.mianhe…” Ujarku

“Ngomong2 Nanti, kai~shi jg akan menyusul kita ke sana” ujarnya

“Kai?”Tanyaku

“Hn, kau senang kan?” Ujarnya

“Anniyo…” Ujarku mengelak

“Dasar namja arogan, kenapa tidak bisa mempercayai kita saja sih mengurus proyek ini, sampai harus turun tangan segala” kesal kyuhyun

“Kurasa bukan itu maksudnya pak, mungkin dia hanya ingin melihat perkembangannya saja. Dia pasti percaya pada kerja kita” ujarku

“See, skrang kau pun membelanya, walau kau mengenalnya baik, tapi kau itu sekretarisku sooyoungshi, kau harusnya membelaku.”

“Anni, bukan begitu pak, aku hanya melihat dari sisi pemikiranku saja”

“Dan di pikiranmu itu hanya ada kai” ucapnya memandangku tajam

Aduh, kenapa semakin rumit seperti ni sih. Huft harusnya tdi aku memilih diam saja

“Kau masih bisa mengelak, kalu kau tidak senang dia datang ke mari?” Ujarnya.

Namja ini sangat sensian. 😦

“Tidak begitu pak…” Ujarku mencoba meyakinkannya

“Ck, bilang saja kalau senang”

“Anniyo…”

“Lihat tampangmu sekrang, sperti anak kcil mendapatkan mainan”ujarnya membuatku berhenti berjalan

“Anak kecil? Siapa yang anak kecil? Yak!” Teriakku mengejarnya yg sudah di depan

Author pov

Mereka sekarang berjalan berdampingan sibuk melihat kuda yang akan dipilih, setelah sebelumnya mereka mengunjungi peternakan sapi.
Kyuhyun menanyakan beberapa hal pada seorang pria paruh baya di sampingnya yang merupakan pemilik dari peternakan itu sendiri. Sedang sooyoung memperhatikan dengan seksama pembicaraan kedua orang di depannya.

“Jadi kami ambil yang ini, dan beberapa ekor kuda sebelumnya”ujar kyuhyun menjabat tangan pria di depannya.

“Ne, kalau begitu kami akn segera menyiapkan kudanya, dan segera mengirimkannya” ujar pria paruh baya itu

“Gomawo paman. Sebelum pergi, Apa boleh kami berkeliling sebentar disini. Udara dan pemandangannya bagus” tanya kyuhyun

“Ne, tentu saja. Kalian boleh disini selama yg kalian mau.” Ujar pria paruh baya itu. “Kalau begitu aku permisi, kalian nikmatilah” ujarnya permisi pergi

” Ne, gomawo ” ujar kyuhyun

“Gomawo paman!” Sahut sooyoung jg

Mereka berdua berjalan menikmati hembusan angin menerpa lembut kulit mereka. Pemandangan hijau di depannya seakan menghipnotis keduanya.

“Wuah… Indahnya…” Seru sooyoung membentangkan ke dua tangannya.

Kyuhyun tertawa geli melihat kelakuan sekretarisnya itu. Kedua tangannya pun ikut di bentangkannya seperti sooyoung. Menikmati udara segar yg masuk memenuhi paru-parunya

“Ini memang sangat baik” ujar kyuhyun menghirup udara 0segar di sekitarnya

“Kata orang, udara segar seperti ini sangat bagus untuk pernapasan loh pak, ini bagus untuk terapi penyakit bapak” ujar sooyoung

“Ck, kau itu bandel ya. Sudah ku bilang jangan bicarakan hal2 tentang penyakitku” ujar kyuhyun kesal menghentikan kegiatannya

“Hehe.. Maaf pak, aku lupa .Tapi serius pak ini bagus untuk kese…”

“Errrr…sooyoungshi!!” Ucap kyuhyun

“Eh..mianhe..mianhe pak, baiklah aku diam” ucap sooyoung takut

“Nappeun yeoja”

“Bapak yg lebih nappeun..”

“Mwoya?” Kaget kyuhyun

“Huft… Bapak itu selalu saja mengatakan aku ini nappeun, pabo. Klo memang bgtu kenapa tidak memindahkanku saja , agar bpk tdk usah lagi melihatku. Cih..” Sungut sooyoung

“Aku..aku.. Kau itu knpa sih selalu membicarakan tentang pindah kerja? Apa aku segitu mengesalkan? Sehingga kau tidak betah jadi sekretarisku?” Tanya kyuhyun

“Sangat!” Ucap sooyoung mantap

“Yak!!” Bentak kyuhyun

“Ehm” suara deheman(?) Seseorang mengusik mereka. Membuat keduanya menghentikan kegiatan mereka, berbalik ke asal suara.
“Sooyoungshi”ujar seorang namja tersenyum memanggil sooyoung formal di depan kyuhyun.

Kini di hadapan mereka berdiri seorang namja dan seorang yeoja disampingnya. Namja itu tidak lain , ya kai. Tapi siapa yeoja di sampingnya?
“Kai?” Ucap sooyoung

“Noona” ujar kai tersenyum pada sooyoung

“Annyeong kyuhyun~shi..” Sapa kai pada kyuhyun

“Annyeong..” Ujar kyuhyun datar

“Bagaimana bisa tahu kami disini?” Tanya sooyoung

“Sudah ku bilang kan kalau aku akan selalu tahu di mana pun noona berada.” Ujar kai pada sooyoung

“Isss…” Cibir sooyoung.

Kyuhyun yg melihat dari tdi hanya bisa mendengus kesal
‘Bahkan dia lebih gombal dariku’batin kyuhyun
namun kekesalannya terbayar dengan pemandangan indah di depannya.
Ya, pemandangannya adalah yeoja di samping kai
Sooyoung menatap krystal , kai yg mengikuti arah pandang sooyoung mengerti
“Oh dia krystal” ujar kai malas

“Annyeong, sooyoung imnida” ujar sooyoung tersenyum memperkenalkan dirinya

“Annyeong krystal imnida, salam kenal unnie..” Ujar krystal tersenyum menjabat tangan sooyoung

“Salam kenal oppa ” ujar krystal kali ini beralih menjabat tangan kyuhyun. Desiran aneh timbul di hatinya ketika kedua mata mereka bertemu. Seolah matanya dihipnotis untuk terus menatap kedua bola mata di depannya.
‘Namja tampan’batin krystal

“Krystal~shi” ujar kyuhyun tersenyum membuyarkan lamunannya. krn krystal belum melepaskan jabatan tangannya

“Oh.. Mianhe …” Ucap krystal tersadar

‘ Kena kau’ batin kyuhyun

Sepertinya naluri playboy kyuhyun kembali keluar *plakk. Dan sepertinya jg perjalanan kerjanya ke pulau jeju ini akan lebih menarik nantinya.
Kyuhyun menarik ujung bibirnya membentuk sebuah smirk, tanda dia sedang tertarik dengan sesuatu

“Hmm, kyuhyun~shi bagaimana jika kita lngsung saja ke lokasi proyek?” Tanya kai

“Boleh saja, ayo…”Ujar kyuhyun

***

Kini mereka berjalan berempat di lokasi proyek yang sebagaian besar masih berupa lahan hijau kosong. Kyuhyun dan kai berjalan di depan sedang krystal dan sooyoung di belakang. Kyuhyun menjelaskan beberapa rencana2 pembangunan pada kai

“Kau pacarnya kai?” Tanya sooyoung pada krystal

“Lebih tepat sih tunangannya” ujar krystal dingin sambil memainkan rambutnya. Sepertinya sifat aslinya akan keluar jika tidak di depan kai atau pun kyuhyun

“Wuah chukkae, jadi kalian sudah bertunangan ya.” Ujar sooyoung ikut senang “kau tahu dulu kai it…”

“Aku tidak tertarik .” Ucap krystal memotong ucapan sooyoung

“Aku tidak menyukainya, ini murni perjodohan. Jadi aku tidak tertarik mendengar apa pun tentangnya. Aku di sini pun karena Ibuku memaksaku menemaninya kemari” Ucap krystal

“Kalau mmg tdk menyukainya, kenpa mau bertunangan?” Tanya sooyoung

“Kau pabo ya!. Kan sudah kubilang klo kami di jodohkan.”Ujar krystal kesal

” Krystal~shi ,Aku ini lebih tua dari mu. Bisa tidak berbicara lebih sopan” Ujar sooyoung

“So? Kau kira aku peduli.” Ujar krystal sinis

Sooyoung hanya bisa menggelen-geleng melihat kelakukan krystal.
Jadi sepanjang jalan dia memutuskan untuk tidak memulai percakapan lagi.

“Oppa!” Panggil krystal pada kyuhyun

“Ne ?” Tanya kyuhyun berbalik

“Lapar… Kita makan siang dulu. Ne oppa?” Ajak krystal

Kyuhyun tentu saja senang, kucing mana yg tidak senang di kasih ikan.
Tpi tentu saja dia tidak enak dengan kai, walau dia tdk begitu suka pda kai. Tpi setidaknya dia tahu diri

“Gwenchana kalian pergilah, aku akn bersama noona saja disini” ujar kai seolah mengerti pikiran kyuhyun

Tapi kalmat kai barusan jg menyadarkan kyuhyun kalau itu berarti kai dan sooyoung akan berduaan juga jika dia pergi dengan krystal. Dan itu membuatnya ‘sedikit’ tidak rela.

Kyuhyun pov

“Oppa mau kan menemaniku?” Tanya krystal dengan wajah memohon, aih kyeoptta. Bagaimana bisa aku menolaknya kalau begini.

“Ne” ujarku sambil mengeluarkan senyum andalanku

“Tapi kalian kan juga belum makan siang, ikut kami saja” ajakku pada kai dan sooyoung

“Kurasa itu baik, kita ikut mereka saj. aku jg sudah lapar” ucap sooyoung mengelus perutnya. Si shikshin ini kalau soal mknan no 1

“Noona tenang saja, aku sudah mengurusnya. Aku tidak mungkin membiarkan noona kelaparan , ne?” Ujar kai mengedipkan matanya.
Mwo? Dasar buaya! Ingin sekali ku congkel matanya itu

Sudahlah oppa, ayolah…” Ucap krystal menarik tanganku

“Kalau begitu kami duluan…” Ucapku pada mereka krn krystal terus menarik lenganku. Walaupun ada rasa tidak rela. Yak kyuhyun, buat apa tidak rela?” Batinku. Aku pasti sudah gila

Tbc

Annyeong aku kembali! Mianhe kalau ceritanya makin aneh. Karena Jujur, semangat menulis ff ku lgi menurun , hiks
RCL ya readers biar semangatku membara lagi *apadeh (¬_¬͡͡”)

1 lagi follow twitter ku ya
@tasyachoi

Ya udah gomawo readers (>̯ ﹏ <)づ♥

My Secretary part 2

Title : my secretary 2
Author : anastasya
Cast: cho kyuhyun, choi sooyoung , Kai EXO

Ada baiknya baca my secretary 1 dlu readers takutnya lupa ceritanya. Hehe…

Sooyoung pov

Kantor oh kantor. Disinilah aku sekarang, seperti biasa dengan tugas kantor yg menumpuk yang diberikan bos tersayangku cho kyuhyun.
Dan dia seperti biasa juga sedang pergi entah ke mana dengan para yeojanya meninggalkanku disini dengan tugas yg harusnya menjadi tanggung jawabnya.

“Sooyoung Noona!” Panggil seseorang padaku.

“Kk..ai” ucapku terkejut melihat orang di hadapanku sekarang.

“Noona” ujarnya langsung memelukku tanpa aba2

“Dari mana kau tahu kantorku?”Tanyaku di sela pelukan kami

“Aku akan selalu tahu di mna pun noona berada” ujarnya melepaskan pelukannya sambil mengedipkan matanya padaku

“Aku serius kai~ah” ucapku padanya

“Rahasia perusahaan noona ” ujar kai tersenyum licik

“Baiklah terserah kau..” Ucap sooyoung menyerah

Baiklah kuperkenalkan, namja di hadapanku ini adl kai. Namja yg kerjaannya selalu menempel padaku saat kami kuliah dulu. Ke kantin, perpustakaan, toko buku, pokoknya ke mana pun aku pergi dia pasti mengikutiku. Aku sebenarnya heran, karena kai itu termasuk namja tampan dan populer di kampusku.
kami putus kontak sejak lulus dan bekerja. Tentu saja aku senang akhirnya terlepas darinya, sampai akhirnya dia menemuiku sekarang ini

“Noona~ya kau tidak merindukanku?” Tanyanya mnja dan menarik kursi agar dapat duduk di sampingku

“Ne, aku merindukanmu” ujarku singkat tanpa mengalihkan mataku dari komputerku.

“Kalau rindu kenpa mengacuhkanku .wajahku kan lebih menarik untuk di lihat daripada komputer itu” ucapnya
Kini dia menyandarkan kepalnya ke bahuku.
Aku tidak menanggapinya dan memilih untuk konsentrasi dengan pekerjaanku

“Noona….” Panggilnya lagi

“Kau tidak lihat, kerjaanku menumpuk kai~ah”ucapku

“Yak! Jadi noona lebih memntingkan pekerjaan daripadaku. Padahal kita sudah lama sekali tidak bertemu” ucapnya kesal dan mengangkat kepalanya dari bahuku. Sifat manjanya kembali keluar. Ok setelah cho kyuhyun sepertinya aku akan mengurus 1 anak lagi
Aku menghentikan kegiatanku dan menatapnya

“Setelah yang satu ini selesai kita makan siang. Ne?” Ucapku tersenyum padanya

“Ne!” Balasnya semangat

Author pov

Setelah menyiapkan pekerjaannya, sesuai dengan janjinya sooyoung mengajak kai untuk makan siang di kantin kantor.
Dalam perjalanan ke kantin kai terus menggandeng tangan sooyoung tanpa melepaskannya sedetik pun. Orang yang melihat pasti mengira mereka sedang pacaran

Di kantin…

“Noona kau mau pesan apa biar kupesankan?” Tanya kai

“Emm.. Nasi goreng dan minumnya lemon tea dingin” ucap sooyoung

“Cma itu saja?” Tanya kai

“Nasi gorengnya 3 porsi” ucap sooyoung nyengir kuda

“Haha sudah kukira… ” Tawa kai dan meninggalkan sooyoung untuk memesan makanan mereka

Tidak sampai 10 menit kai sudah sampai dengan nampan yang berisi bnyk makanan

” Jeng..jeng..” Ujar kai sambil memindahkan pesanan sooyoung dan dirinya dari nampan ke atas meja

“Wuuahh mashita..” Ucap sooyoung girang melihat makanan di depannya membuat kai tertawa melihat tingkahnya

“Noona tambah cntik sekrang” ucap kai menatap sooyoung yang sedang makan

“Itu sudah dari dulu, kenapa baru sdar sekarng aku cntik”ujar sooyoung sambil melahap makanannya

“Aku bilang kan tambah cntik. Itu brarti dari dulu noona sudah cntik” ujar kai

“Cih bisa saja kau mengeles”

“Hehe..” Cengir kai

“Noona aaa…”Ujar kai membuka mulutnya minta di suap

“Makan saja sendiri” ucap sooyoung tdk meladeni kai
Kai memasang muka cemberut. Membuat sooyoung ingin tertawa

“Kau tidak malu dilihat orang?” Ujar sooyoung

“Kenapa harus malu, aku kan tidak melakukan yang salah” ucap kai

“Dasar!” Kali ini sooyoung mengalah dan menyuapnya membuat kai tersenyum 5 jari

” Noona yg terbaik” ucapnya senang

Setelah kurang lebih 1 jam mereka makan bersama dan cerita panjang lebar. Sooyoung akhirnya memutuskan untuk kembali ke tempatnya
” Kai kau pergilah, jam makan siang sudah habis, aku harus kembali kerja”
Ucap sooyoung terakhir kali dan meninggalkan kai

Bukannya pergi kai mengikuti sooyoung. Sooyoung menyadarinya berbalik dan menatap kai

“Kai… Ayolah…” Kali ini sooyoung memohon

“Kau tidak tahu galaknya bosku” ucap sooyoung

“Bosmu Galak? Berani sekali dia galak pada noonaku ini” ucap kai tidk senang

“Kai~ah aku serius. Kau mau aku di pecat” ucap sooyoung masih membujuk kai pergi

“Ya sudah noona pergilah” ucap kai membuat sooyoung tersenyum dan kembali berjalan. Dan lagi2 kai kembali mengikutinya

“Kai bisa tidak, tidak mengikutiku terus” ucap sooyoung kesal kali ini

“Siapa yg mengikuti noona aku memang ingin ke sana kok” ucap kai pada sooyoung dan berjalan melewati sooyoung pergi, membiarkan sooyoung melongo tak percaya

Sooyoung duduk di meja kerjanya. Masih bingung memikirkan kemana kai akan pergi.
“Sooyoungshi, bawa berkas yg diperlukan untuk perusahaan sento kemari” panggil kyuhyun pada soyoung lewat sambungan telepon

“Ne” ucap sooyoung memutuskan sambungan telepon dan mengambil berkas yg diperlukan di mejanya

Sooyoung mengetuk sebentar dan memutar kenop pintu ruangan kyuhyun

“Permisi pak” ucap sooyoung ketika masuk
Betapa terkejutnya sooyoung sekarang ,dihadapannya ia melihat kai tersenyum padanya

“Dia tuan kai, pemilik perusahaan sento yg akan bekerjasama dengan kita” ucap kyuhyun memperkenalkan kai

“Kai~shi ini sooyoungshi sekretaris disini”kali ini kyuhyun memperkenalkan sooyoung padanya

“Annyeong sooyoungshi” ucap kai formal pada sooyoung
Sooyoung yg sedari tadi melongo tak percaya segera sadar dan membungkuk memberi salam pada kai

“Ne, annyeong tuan kai” ucap sooyoung tak kalah formal
Kyuhyun meminta berkas2 pada sooyoung dengan tangannya. Sooyoung yg mengerti segera memberikan satu pada kyuhyun dan kai

“pulau jeju merupakan pilihan yang bagus untuk mengembangkan bisnis kai~shi.Pulau jeju memiliki pemandangan alam yg indah dan jg udara yg segar. Kami mengajukan pulau jeju sebagai lokasi untuk mendirikan tempat wisata kita. Dalam sehari pengunjung pulau jeju akan mencapai sekitar 10000 jiwa( ngarang). Maka dari itu kami merekomendasikan pulau jeju” kyuhyun mulai menjelaskan panjang lebar

“Hmm, sepertinya tidak buruk” ucap kai mengangguk

“Jadi bagaimana?” Tanya kyuhyun memastikan

“Kau yakin kita akan berhasil dengan ini kyuhyunshi? Aku tidak ingin menyalurkan uangku dengan sesuatu yg sia2” ujar kai

“Itu pasti kai~shi” tegas kyuhyun

“Jangan hanya bicara. Bicara memang mudah. Aku akn menunggu dan melihat hasil kerja anda” ucap kai dingin.
Membuat kyuhyun terhenyak, kekesalan mulai tampak di wajahnya. Tidak menyangka kalau lawan bicara nya saat ini akan menyebalkan seperti ini.

“Aku mendengar sebagian dari warga sekitar masih belum mau menjual tanahnya. Bagaimana dengan itu?” Tanya kai sengit

“Anda tenang saja kai~shi. Tidak perlu meragukan kinerja kami. Aku sudah mengurus tentang itu” ucap kyuhyun masih berusaha ramah

Sooyoung hanya bisa berdiri mematung melihat percakapan kedua namja di depannya

Dia memang tahu walau kyuhyun adl seorang namja pemalas dan seenaknya tapi jika sedang berhadapan dengan klien, kemampunnya sebagai seorang pembisnis akan keluar
.
Yang membuat sooyoung terkejut adalah seorang ‘KAI’ .bukan saja terkejut bahwa kai merupakan pemilik perusahaan sento tapi juga dia sampai tidak mengenali namja di hadapannya ini. Kai yg dikenalnya sbg seorang namja manja ternyata bisa setegas dan bersikap seperti ini.
‘Apa dia benar2 kai’ batin sooyoung

“Aku akan melihat kinerja kalian”ucap kai ” kalau begitu aku pernisi kyuhyunshi” lanjut kai berdiri dan menjabat tangan kyuhyun yg juga ikut berdiri.

“Ne” ucap kyuhyun menjabat tangan kai

Sebelum pergi, kai menyempatkan menghampiri sooyoung yang dari tadi berdiri

” Sampai ketemu lagi noona” ucap kai lalu mencium pipi sooyoung sekilas sebelum akhirnya meninggalkan ruangan kyuhyun
Sooyoung hanya bisa mematung dengan perlakuan kai. Dia menatap kepergian kai sambil memegang pipinya yang tadi dicium kai

“Sudah selesai melamunnya?” Ucap kyuhyun menyadarkan sooyoung

“Eh. ..”

” Cih kau itu, kenapa bisa segampang itu dicium namja seperti itu, ckck” kesal kyuhyun

“Aku..aku..” Sooyoung tidak tahu harus berkata apa

“Kalau saja tidak mengingat ini proyek besar. Aku pasti sudah membatalkan kerja sama dengan namja arogan itu” ucap kyuhyun kesal

“Ngomong2 Kalian saling kenal” tanya kyuhyun penasaran

“Ne,pak” jawab sooyoung

“Aku tidak peduli apa hubungan kalian, tapi kau harusnya marah jika dicium seenaknya seprti tadi. Aishh kau ini…” Ucap kyuhyun mengacak rambutnya

“Cuci mukamu itu, jangan sampai ciumannya tdi membekas?”

“Mwo?” Ucap sooyoung kaget dengan kalimat kyuhyun

“Mak…mksdku.. Maksudku… Sudahlah, lebih baik kau bersiap besok kita akan berangkat ke pulau jeju untuk meninjau” ucap kyuhyun gelagapan menyadari kalimatnya.

“Mwo ke pulau jeju? Kita? Berdua?” Tanya sooyoung

“Ne, wae? Tidak ush takut aku tidak akan berbuat macam2 .kau bukan seleraku. Sekarang Keluarlah..” Ucap kyuhyun pada sooyoung
‘Yak! Kau pikir kau seleraku? Kau jauh di bawah standard seleraku’batin sooyoung

“Saya permisi..” Ucap sooyoung meninggalkan ruangan kyuhyun dengan kesal

Sooyoung pov

Bandara…

Aku berlari dengan tergesa-gesa dengan koper di tangan. Ini gara-gara semalam nonton film sampai larut dan akhirnya harus di bayar dengan bangun telat.
‘Sooyoung pabo!’ Rutukku
Dia pasti akan memarahiku habis-habisan. Habislah aku !
Seorang namja tinggi sudah menungguku dengan tampang kesal di depan

“Hosh…hosh…mianhe” ujarku dengan napas tersengal-sengal ketika sampai di depannya

“Yak kau ingin kita ketinggalan pesawat hah!” Bentaknya padaku

“Kau kira ini sudah jam berapa?” Lanjutnya menunjuk-nunjuk jam di tangannya
Aku kan baru terlambat kali ini saja dia sudah marah2 seperti ini. Apa dia tidak sadar kalau dia lebih sering terlambat daripadaku

“Mianhe…” Ucapku lagi. Hanya itu yg bisa kukatakan sekarang ini

“Aish.. Ayolah! Bawa ini!” Ujarnya memberikan tas dan kopernya padaku
Dan berjalan meninggalkanku

Apa dia benar seorang namja? Bagaimana bisa dia menyuruh seorang yeoja membawa semua barang seberat ini!
Isssss…. Dasar iblis!

Di pesawat…

“Kenapa kau terlambat?” Tanyanya padaku yang duduk di sebelahnya

“Aku telat bangun pak” ujarku takut

“Kau ini benar2!” Ujarnya kesal
Kebisuan selanjutnya menemani kami berdua. Mulutku sangat kering karena diam terus dari tadi

Aku menatap wajahnya yang sedang melihat ke luar jendela, bahkan dilihat dari samping pun dia sangat tampan. Ommo tampan? Apa tadi aku bilang tampan? Yak! Sadarlah sooyoung~ah!

Bagaimna bisa iblis sepertinya tampan
Aku memalingkan wajahku yg tadi memandangnya diam2. Jangan sampai otakku berpikir yang aneh2 lagi karena memandangnya terus.

Kyuhyun pov

Akhirnya kami sampai juga, kini kami sudah di hotel untuk check in. Aku sudah tidak sabar untuk mandi dan berkeliling pulau jeju.

Aku melihat ke belakang, sooyoung tampak kesulitan berjalan dengan semua barang yang kuberikan padanya.
Hihi… Aku jahat ya..
Ku hampiri dia dan mengambil barang2 ku dari pegangannya

“Kan kau sekalian olahraga” ucapku tersenyum padanya yang dibalas dengan tatapan kesal

“Ini kunci kamarmu” ucapku memberikan sebuah kunci padanya. Dia memasang wajah cemberut dan mengambil kunci kamarnya dengan kasar

“Nanti jam 2 , aku tunggu kau di lobby hotel ini. Kita akan mulai peninjauan” ucapku padanya

“Ne” katanya malas dan meninggalkanku menuju kamarnya

***
Kyuhyun pov

Kami sampai di lokasi proyek yg akan kami jalankan. Aku menjelaskan beberapa hal dan sooyoung segera mencatatnya. Kami lalu menemui seseorang yng bertanggung jawab atas pengurusan lahan tersebut dan membuat beberapa kesepakatan. Kami juga menemui beberapa penduduk untuk membujuk mereka menjual tanahnya dan membicarakan ganti rugi yang akan diberikan pada mereka.
Langit sudah mulai merah menandakan sebentar lagi akan malam, kuputuskan untuk melanjutkan pekerjaan kami besok.
Aku dan sooyoung berjalan akan pulang ke hotel. Ya, lokasi hotel kami memang tidak jauh dari lokasi proyek.
” Kau lelah?” Tanyaku pada sooyoung yg berjalan di sampingku.

” Ne” ucapnya jujur

” Kita istirahat dulu di sana” ujarku menunjuk sebuah bangku taman. Dia mengangguk setuju . Kami pun menghampiri bangku dan duduk di sana sambil menikmati suasana jeju di malam hari
Kami lalu membisu satu sama lain.

“Karena ini proyek kerjasama dengan perusahaan sento. Apakah Kai~shi akan kemari juga melihat lokasi proyek?” Tanya sooyoung memulai percakapan dan membuatku kesal. Baru memulai percakapan Kenapa harus menanyakan namja itu sih.

” Waeyo? Kau mengharapkannya datangg? Tanyaku sinis

“Anniyo, aku hanya bertanya saja”jawabnya

“Kau menyukainya kan?” Tanyaku mendekatkan wajahku padanya, hingga wajah kami hanya berjarak sekitar beberapa centi saja

“Anniyo..” Jawabnya tertunduk malu

“Kau bohong” ujarku menjauhkan wajahku. Cih sudah malu seperti itu masih saja menyangkal
Setelah percakapan menyebalkan tadi Kami lalu diam lagi, tapi ntah mengapa perasaanku sangat jengkel saat ini. Aku memandangnya yang masih menunduk

“Jangan terlalu berharap” ucapku membuatnya memandangku

” Apa kau nggak sadar?”

“Ne?” Tanyanya bingung

” Walau aku jauh lebih baik darinya, tapi kai~shi itu termasuk namja yang kaya dan ya… Tampan” ucapkku tidak rela mengakuinya tampan.

“Hubungannya denganku?” Tanyanya masih bingung

“Iss..Paboya!!” Bentakku kesal padanya

“Dia tidak mungkin menyukaimu pabbo! Kau itu jauh di bawah standard. Dengan wajah dan tubuh yang rata seperti itu, tidakkah seharusnya kau tahu diri” jelaskku panjang lebar
Dia terdiam dan mulai menunduk

“Jadi jangan banyak berharap dan jangan menyukainya jika tidak mau sakit hati nantinya” lanjutku
Aku meliriknya ingin melihat reaksinya.

Spertinya ada sesuatu mengalir dari pipinya. Ommo! Dia menangis.. Aigo cho kyuhyun apa yang kau perbuat?! Cho kyuhyun pabbo! Kenapa aku sangat keterlaluan!
Aku panik dan gelisah melihatnya terus menangis. Apa yang harus kulakukan?

To be continue…

Gimana reders? Maaf ya kalau lama ngepostnya dan ternyata hasilnya kurang memuaskan 😦
Sebenarnya 2 hari yang lalu udh di post tapi karna kependekan jadi ku edit lagi. Tapi sepertinya masih kurang panjang ya 😦

Mianhe buat mia commentnya jadi kehapus..

Aku senang bnyk yg RCL di my secretary 1 *peluk cium readers

Seperti biasa ditunggu commentnya 😉

O ya satu lagi di follow ya readers twitterku @tasyachoi pasti ku follback deh! Please…..

˚☺k!˚ ˚☺k!˚ (y)

Gomawo!!

My Secretary part 1

Title                        :My Secretary

Author                  :Anastasya

Main cast             :Kyuhyun Sooyoung

Rating                   : PG-15

Genre                   :romance

Sooyoung pov

“ Sooyoungshi coba kemari.” Panggil namja yang sekaligus bosku ini  lewat sambungan telepon yang menghubungkannya denganku. Apalagi sih? Ini sudah yang ketujuh kalinya dia memanggilku ke ruangannya. Aku berjalan memasuki ruangannya , tidak lupa kuketuk pintunya sebelum masuk.

“ Mana dokumen yang kuminta?”Tanya  namja di hadapanku ini ketika melihatku masuk

“dokumen?” tanyaku bingung

“Ne, dokumen perjanjian kerjasama dengan pihak jepang yang kusuruh kau untuk membuatnya.”

“Itu… belum selesai pak. Bapak kan baru menyuruhku membuatnya 10 menit yang lalu” ujarku. Bagaimana bisa membuat sebuah surat perjanjian kerjasama hanya dengan 10 menit. Dia memang gila!

“Ck banyak alasan, Dasar lamban.” Ujarnya  “ Cepat selesaikan itu dan antar padaku 10 menit lagi!” bentaknya dari kursinya.

“Mwo 10 menit?” ujarku tak percaya

“Wae? tidak bisa?”

“Bukan begitu pak , hanya saja…”

“Kalau begitu kerjakan” potongnya

“….”

“Tunggu apalagi ,cepat!”

“Ne” ujarku gelagapan dan dengan tergesa meninggalkan ruangannya

‘Huft’ kucoba mengatur nafasku dan mulai mengetik. Kalau saja tidak ingat aku mempunyai  adik dan ibu yang harus ku biayai sudah kutinggalkan pekerjaan ini. Aku sangat membencinya, Cho Kyuhyun! Grr!

Aku sudah menjadi sekertarisnya lebih kurang 3 tahun ini. Sudah lama memang,  jadi aku cukup tahu luar dalamnya. Dan untuk kelakuannya itu sungguh tidak ada kata yang bisa kuutarakan. Sungguh2 minus!.  Dia merupakan anak kedua dari Mr.Cho yang ditugaskan untuk mengurus kantor cabang ini. Sebelumnya Ahra unnie lah yang berada di posisinya. Saat menjadi sekretaris ahra unnie aku sangat mencintai pekerjaanku  karena Ahra unnie memang seorang atasan yang baik dan berkualitas , tidak seenaknya seperti dia , sampai Ahra unnie di panggil ke kantor  pusat menggantikan Mr.Cho dimulailah babak penyiksaanku bersama anak setan satu ini yang menggantikan posisi Ahra ini.

“Hei! Kyuhyun ada?” ucap seseorang yang membuatku menghentikan kegiatan mengetikku.

“Ne?” aku mendongakkan kepala melihat siapa yang berbicara padaku

“Ck, Kyuhyunnya ada di dalam tidak?” tanyanya kesal karena harus mengulang pertanyaanya.

Tampak padaku sekarang sekarang seorang yeoja seksi memakai mini dress merah dan sepatu hak yang sangat tinggi. Aku heran , apa dia tidak risih ya dengan penampilannya itu.Dia pasti tidak bisa bergerak dengan bebas..ckck . Ya dialah Victoria song, wanita kyuhyun yang baru

“Dia di dalam.” Ucapku singkat dan kembali meneruskan pekerjaanku

Victoria mendengus kesal melihat kelakuanku yang cuek dan berjalan menuju ruangan kyuhyun dengan jalannya yang menurutku terlalu dipaksakan .

Itulah bosku , bukan Cho kyuhyun namanya jika tidak memiliki banyak yeoja. Dia akan jalan dengan siapa saja  yang dia mau dan menggantinya dengan yang lain jika sudah bosan dengan yang satu. Jadi jangan heran.

‘Cklek’ pintu ruangan kyuhyun terbuka membuatku kembali mendongakkan kepalaku menatap nya keluar dari ruangannya . Tentu saja dengan nona song.

“Aku pergi dulu!” ucap kyuhyun padaku saat melewati mejaku dengan Victoria di sampingnya menempel manja.

Mwo dia ingin pergi! Sedang sebentar lagi akan ada pertemuan dengan pihak jepang dan dia ingin pergi!

“Tapi pak kita akan menemui Mr takashi 2 jam lagi “ucapku mencoba menahannya.

“Masih ada 2 jam lagi kan?” ujarnya

“Tappii..pak..”

Dia menghentikan langkahnya dan berbalik menghadapku “Begini saja, kau duluan saja ke tempat tuan takashi, katakan padanya aku agak sedikit terlambat.” Ucapnya

“Eh?”

“Jagiya, ayolah..” ucap Victoria manja menarik-narik lengan kyuhyun pergi.

“Sebentar jagi..” ucap kyuhyun mengedipkan sebelah matanya pada Victoria disampingnya , dan sukses menjinakkannya . Dasar playboy cap ikan.

“Kau carilah alasan padanya. Bilang saja aku tercebak macet atau apalah” ujarnya lalu berjalan lagi.

“Ehm satu lagi” Dia kembali menghentikan langkahnya “Kau bawa sekalian tasku dan dokumen2 yang perlu untuk meeting nanti. Pokoknya segala yang diperlukanlah, cari saja di ruanganku, Arasso!

“Ne..” jawabku  pasrah masih menatap kepergiannya dengan Victoria . Bahkan keperluannya harus aku yang menyiapkan . Aish aku ini sekretaris apa baby sitter sih?

“Jadi sia2 saja aku meyiapkan ini dengan terburu-buru” ujarku menatap lesu beberapa lembar kertas di hadapanku.

Aku memasuki ruangannya dan mengambil segala dokumen dari atas meja. kulirik sebentar layar komputernya . Game? Aigo dia masih belum berubah juga bahkan setelah beberapa minggu yang lalu Ahra unnie habis2an memarahinya karena kedapatan bermain game di jam kerja  saat berkunjung kemari. Anak ini benar-benar… Aku tidak tahu bagaimana nasib perusahaan ini jika tidak ada Ahra unnie dan dia yang harus mengelolanya.

Selesai memasukkan segala dokumen yang diperlukan untuk meeting nanti ke dalam tasnya , Kurapikan sedikit meja kerjanya yang super duper berantakan.

Kyuhyun pov

Aku menggandeng Victoria memasuki sebuah kafe  langgananku di seoul. Victoria sungguh yeoja yang sangat cntik.Selain cantik Dia juga seksi, seperti hari ini dia memakai  minni dress  yang mengekspose belahan dada dan pahanya yang cukup membuatku tergiur. Sepertinya aku akn sedikit lama untuk menjadikannya yeojaku sebelum menggantinya dengan yang baru.

“Jagi, kau ingin pesan apa?” tnyaku tersenyum padanya

“emm..” ujarnya bingung sambil mengerucutkan bibirnya melihat daftar menu di hadapannya. Aigoo kyeopta..

“Aku ingin original beef steak dan orange juice saja jagi”ujarnya tersenyum padaku dan mengembalikan daftar menu pada pelayan

“ Kalau begitu aku juga sama” pintaku pada pelayan

“Original beef steak dan orange juice untuk dua orang” ujar pelayan mengulangi pesanan kami

“ Ne” ujarku singkat

”Baiklah ditunggu..” ujar pelayan tadi tersenyum dan meninggalkan kami

“Jagiya kau cantik sekali hari ini” pujiku padanya yang duduk di sampingku .

“Kau bisa saja jagiya, Aku senang kau menyukai dandananku.  Kau juga tampan…” ujarnya tersenyum kearahku

“Gomawo” kataku mengelus rambut panjangnya

“Jagiya tadi aku melihat beberapa pameran berlian di mall” ujarnya menggelendot manja padaku

“Benarkah?” tanyaku pura2 tertarik. Aku sangat tahu ke mana arah pembicaraannya

“Ne, bahkan mereka menawarkan beberapa berlian langka seperti yang di pakai ratu inggris.” Ujarnya

Seorang pelayan menyela percakapan kami dengan membawa pesanan kami tadi. Setelah pelayan tadi pergi kami melanjutkan pembicaraan kami

“Oh ya? Kau ingin itu jagiya? Aku akan membelikannya untukmu” ujarku sambil menyantap steak di hadapan ku kini

“Anniyo, itu pasti sangat mahal.”

“Tidak ada yang mahal jika itu untukmu” kataku menatapnya yang duduk di sampingku.

“Hehe…Gomawo jagiya..” ujarnya senang sambil memelukku

“Ne, habis makan kita ke sana, ok!” ujarku di sela pelukan kami

“ Ne..” katanya melepas pelukanku dan mencium pipiku.

Aku menatapnya sebentar dan kembali mengeluarkan senyum mematikanku. Aku memegang wajahnya dengan sebelah tanganku  dan  langsung melumat bibirnya. Dia pun membalas ciumanku padanya. Ck mudah sekali.

Author pov

Sooyoung berjalan memasuki ruangan meeting dimana biasanya berlangsung beberapa pertemuan- pertemuan penting. Di tangan kirinya dia memegang tas serta beberapa dokumen sedangkan tangan kenannya memegang tas laptop dan tasnya sendiri. Ini benar-benar hari yang melelahkan baginya. Siapa lagi yang bisa membuat harinya begitu melelahkan seperti ini selain Cho Kyuhyun!

“Mr.  takhashi, maaf lama menunggu” sapa sooyoung kerepotan dengan semua benda di tangannya ketika  bertemu dengan kliennya

“ tidak apa, saya juga baru sampai. Tapi di mana Mr. Kyuhyun?” Tanya nya

“ Dia… akan datang sedikit terlambat sepertinya ,  katanya terjebak macet.” Ucap sooyoung mencoba mencari alasan

“Bagaimana ini ..” ujar mr. takashi kecewa

“Maaf, mungkin sekitar 15 menit lagi dia sampai , akan saya coba menghubunginya” kata sooyoung sopan

Sooyoung mengambil handphonenya mencoba menghubungi kyuhyun

‘telepon yang anda tuju sedang tidak dapat dihubungi atau berada di luar jangkauan cobalah beberapa saat lagi’ (kyuhyun pake tlkomsel)

“Aish… anak ini!!!  Teleponnya juga nggak aktif.” ujar sooyoung frustasi menatap layar ponselnya

15 menit kemudian…

“ Ms. Choi ini sudah 15 menit dan mr. kyu belum datang juga” ujar mr. takhasi yang bosan menunggu

“Saya mohon tunggu sebentar mr.. sebentar lagi Mr.kyu pasti sampai..” ujar sooyoung mulai panic

“Maaf, tapi saya tidak bisa bekerja sama dengan orang  yang tidak serius dan bahkan untuk datang tepat waktu saja tidak bisa” ujar mr takashi sambil menyuruh asistennya membereskan segala dokumen2nya

“tapi Mr.. Sebentar lagi pasti sampai” ujar sooyoung memohon

“Saya kecewa, Kalian tidak memiliki integritas. Saya tidak pernah menunggu seperti ini sebelumnya.”ujar mr.takhasi bangkit dari kursinya menambah kepanikan sooyoung. Apa yang harus dilakukannya?

“Mr.Takashi tunggu sebentar!” teriak sooyoung

“Maaf Mr. Takhasi . Tapi kalau anda tidak keberatan bagaimana jika saya yang mempresentasikannya pada anda. Saya cukup menguasai materi tentang kerjasama proyek kita ini” ujar sooyoung yang berhasil menghentikan langkah mr. takashi.

“Mr kyuhyun tidak pernah seperti ini sebelumnya, dia tidak pernah membiarkan kliennya untuk menunggu. Dia itu sangat berintegritas dan selalu memegang janji. Dia pasti punya alasan datang terlambat .” ujar sooyoung masih mencoba meyakinkan kliennya.  Tentu saja sooyoung berbohong dengan kalimatnya barusan. Kyuhyunlah orang yang sering tidak menepati janji bahkan selalu bertindak  semaunya.

“Hmm..” Mr. takashi terlihat memikirkian perkataan sooyoung

“Saya mohon…”

“Baiklah kita coba.” Ujar mr.takashi  yang langsung membuat senyum sooyoung mengembang

Kyuhyun berlari  dengan tergesa-gesa. Karena lift yang ingin dinaikinya lama sekali terbuka, akhirnya dia memilih untuk menaiki anak tangga. Satu persatu anak tangga dinaikinya membuat beberapa peluh membanjiri wajahnya. Sampai di lantai yang diinginkannya dia kembali berlari menuju pintu sebuah ruangan rapat yang harus dihadirinya denagn terengah-engah

‘Cklek’ bunyi pintu terbuka

“Maaf saya ter…” ucapannya terputus melihat pemandangan di depannya. Tidak ada siapa pun disana kecuali sooyoung yang sibuk dengan laptopnya.

“Di mana Mr.Takashi?” Tanya kyuhyun pada sooyoung yang membuat sooyoung mendongakkan kepalanya menatap kyuhyun yang kini berada di hadapannya

“Mr. Takashi sudah pergi dari 20 menit yang lalu pak “ ucap sooyoung pada kyuhyun dan kembali pada laptopnya

“Kenapa kau tidak mencegahnya?” ujar kyuhyun panic sambil menarik kursi di samping sooyoung

“Aku sudah mencoba semampuku.” Ucap sooyoung singkat tanpa mengalihkan pandangan nya dari laptopnya

“Aish.. Bagaimana ini? Ini proyek besar, apa yang akan kukatakan nanti pada appa dan noona karena gagal mendapatkannya?”ucap kyuhyun frustasi dan mengacak rambutnya.

Sooyoung merogoh tas kerjanya dan mengeluarkan sebuah amplop besar berwarna coklat dan memberinya ke hadapan kyuhyun

“Apa lagi ini!”bentak  kyuhyun pada sooyoung

Sooyoung tidak menjawab dan meletakkannya saja di hadapan kyuhyun. Kyuhyun menatap sinis sooyoung sampai akhirnya mengambil amplop itu dan membukanya. Sejenak ia bingung melihat beberapa dokumen di dalamya sampai ia akhirnya membaca,  terdapat beberapa surat perjanjian yang telah ditanda tangani.

“Ini kan?” ucap kyuhyun tak percaya

“Mereka menandatnganinya? Jadi mereka mau bekerjasama dengan kita?!” ujar kyuhyun senang bukan main  menatap sooyoung

“Ne, tinggal tanda tangan bapak yang dibutuhkan disana. Segera tanda tangani dan saya akan mengirimnya satu pada mr. Takhashi besok..” ucap sooyoung pada kyuhyun
“Jinjja? Wuah.. Gomawo sooyoungshi..” ucap kyuhyun senang dan memeluk sooyoung, Tapi dengan segera di lepas oleh sooyoung. Sooyoung menatap kyuhyun tidak tertarik dan kembali mengetik pada laptopnya

“Kau memang bisa diandalkan, tidak sia-sia kau jadi sekretarisku hehe…  katakan apa yang kau inginkan aku akan mengabulkannya. Apa kau ingin bonus? Libur atau kenaikan gaji, madepwa!”ujar kyuhyun pada sooyoung yang masih sibuk dengan laptopnya

“Benarkah pak?” Tanya sooyoung tertarik dan menghentikan kegiatannya.

“Ne, katakan saja  apa yang kau inginkan sooyoungshi” ucap kyuhyun tersenyum sambil mengangguk

“Kalau begitu, apa bapak bisa memindahkanku ke kantor pusat? Anni kurasa itu terlalu berlebihan , bagaimana kalau ke kantor cabang yang lain saja ?” ucap sooyoung

Sooyoung ingin  dipindahkan ke mana pun asal tak sekantor lagi dengan kyuhyun.  Dia sudah lelah dengan semuanya, terutama tingkah laku kyuhyun yang selalu merepotkannya dan akhirnya datang juga kesempatan seperti ini untuk terlepas dari atasannya itu. Tentu saja dia sangat senang.

“Mwo?!” kaget kyuhyun

“Wae?”  Tanya sooyoung bingung melihat reaksi kyuhyun

“Ke..kenapa ingin pindah?” Tanya kyuhyun ragu

‘tentu saja ingin menjauh darimu, pabo’ batin sooyoung

“Anni, saya pikir saya ingin mengganti suasana kerja” bohong sooyoung pada kyuhyun

“Ehm..kalau pindah kurasa tidak bisa sooyoungshi. Bagaimana jika aku menaikkan gajimu saja atau aku bisa menyuruh orang merenovasi  ruanganmu jika kau ingin suasana kerja baru” tawar kyuhyun yang sukses menghilangkan senyum di wajah sooyoung.

Kyuhyun tidak bisa membayangkan apa jadinya jika sooyoung tidak lagi menjadi sekretarisnya. Pastinya semua pekerjaannya akan berantakan, karena selama ini sooyounglah yang menghandle semuanya, Hingga dia bisa bepergian dengan yeoja2nya atau bermain game sepuasnya di ruangannya.

‘Tap’ Sooyoung menutup laptopnya  kasar dan dengan segera bangkit dari kursinya

“Terima kasih, tapi saya rasa tidak perlu pak” ujar sooyoung tersenyum sinis pada kyuhyun. Pupus sudah harapannya untuk tidak berhubungan lagi dengan namja satu ini.

Sooyoung lalu melangkahkan kakinya keluar meninggalkan kyuhyun seorang diri

“Cih, yeoja aneh” ujar kyuhyun sepeninggal sooyoung.

****

SOOYOUNG POV

At daum kafe

“Hyo!” aku melambai pada seorang yeoja yang tengah memasuki pintu kafe. Yeoja tadi pun membalas lambaian tanganku. Dia merupakan teman baikku, hyoyeon

“Yo! Sooyoung, yeah! Yoyoyoyo!” dengan gaya rapper dia  menghampiriku

“Yo! Go hyoyeon!go hyoyeon!” ujarku meladeni ‘rap’nya sambil mengangkat gelas tinggi2 di tangan kananku. Jangan heran kami memang akan menjadi gila jika bersama. Kami lalu tertawa bersama setelah  melakukan beberapa gerakan rapper.

“Hahaha…sudah lama?” lanjutnya sambil menarik  kursi untuk duduk

“Anniyo, baru saja..”

“baguslah”jawabnya

“Baru saja aku akan membunuhmu jika 5 menit lagi kau tak datang” ujarku pura2 memasang tampang bengis.

“Oh my hot( korban iklan), sooyoungie. Kau ingin membuat lee hyukjae menduda huh?”ujarnya yang kubalas dengan cibiran

“tumben kau memanggilku untuk bertemu seperti ini” sambung hyoyeon dan mencomot pizza yang kupesan sebelumnya

“Aku ingin curhat hyo…..” ujarku dengan muka lesu

“Aw curhat, Kau seperti gadis remaja saja curhat2an?” ujarnya masih menikmati pizza di tangannya.

“Yak! Princess Fiona aku serius!” bentakku padanya.

“oke2 mari kita curhat ” ujarnya

“Hyo!”

“Apalagi ? aku kan sudah serius, jangan salahkan aku kalau tampangku lawak-lawak”ujarnya . Aku memandangnya sebentar

“Huft Baiklah akan ku mulai. Kau tahu kan bosku yang pernah kuceritakan padamu?”tanyaku

“Nappeun namja itu kan?”tanyanya

“Ne, uwa… hyo aku sudah tak tahan lagi…” rengekku

“Wae?  Kau di perkosa di bagian mana?” ujarnya lagi

“Yak bukan itu pabo!” ujarku kesal sambil memukul kepalanya. “Monyet pirang(eunhyuk) itu pasti sudah mencuci otakmu banyak.”ujarku masih menatapnya yang mengelus-ngelus kepalanya yang terkena pukulanku.

“Appo, soo-ah… Baiklah ada apalagi dengannya?” Tanya hyoyeon

“Kelakuannya hyo, semakin lama semakin buruk. Aku sudah tidak tahan lagi. Aku selalu merasa seperti mengurusi anak kecil berusia 5 tahun saja. Hari itu aku sudah hampir mati karena disuruh membuat surat perjanjian kerja sama hanya selama 10 menit, bayangkan hyo 10 menit! Dan setelah aku selesai menyelesaikannya dia bahkan tidak memeriksanya sama sekali. Belum lagi karena sibuk bersenang-senang dengan yeojanya , dia membuatku menghadapi  kerja sama dengan mr.Takashi yang terancam batal gara2 keterlambatnnya .  Dan masih banyak lagi  masalah2 lain yang dibuatnya .AAAA hyo aku sudah tak tahan lagi! Aku ingin berhenti saja.” Jelasku panjang lebar pada hyoyoen.

“Aku paham. Tapi berSabarlah soo, kalau kau berhenti dari mana  kau akan mendapatkan uang untuk membiayai ibu dan adikmu.” Hiburnya padaku

“Ne.. aku tahu itu. Karena itu aku tidak mungkin berhenti begitu saja”ujarku lesu kehilangan tenaga dan menelungkupkan wajahku ke meja

“Hmm.. Begini saja, kau bersabarlah bekerja di sana , kalau di tempatku ada lowongan aku pasti akan memberitahukannya padamu. Ne?” ujar hyoyeon yang membuatku menegakkan kembali kepalaku.

“Kau janji!” kataku mulai sedikit bersemangat

“of course” ujarnya sok bule

****

Aish akhirnya  datang juga hari seperti ini .Hari dimana aku tidak harus bekerja dan bisa merilekskan diri sejenak di rumah  dengan  meminum secangkir  lemon tea hangat yang cukup menghangatkan perasaanku. Oww indahnya hidup!

‘we born to win better talk all your friends…’ bunyi suara hp mengusikku

“ck siapa lagi yang ingin merusak hari bahagiaku ” kesalku dan membiarkan hp ku terus berdering  hingga deringnya mati sendiri.

‘we born to win better talk all your friends coz we get it in’ dering hp ku kembali mengalun

‘baiklah kali ini saja sooyoungah. Hanya sebentar’ batinku. Aku lalu beranjak dari tempat dudukku dan berjalan ke arah meja  dimana hpku terletak. Kutatap layar hp ku. Cho kyuhyun! Yak apa dia belum puas menggangguku setiap saat di kantor! Dan sekarang di hari libur terindahku….

“yabosaeyo?”  jawabku malas

“soo..s..oo.young..shi..” ujarnya terbata. Ommo ada apa dengannya?

“Pak , ada apa denganmu?” tanyaku kawatir

“Ob.. Obat…ku.. hab..is” jawabnya denagn nafas yang tersendat. Apa dia kumat lagi? Aigo!

“Bertahanlah . Aku akan segera kesana” ujarku mematikan sambungan telepon dan menyambar kunci mobilku .

‘Cklek’ Aku membuka pintu rumahnya yang tidak terkunci. Dan berlari masuk mencarinya. “ Dimana sih dia?”  aku mulai panic. Aku melangkahkan kakiku menaiki anak tangga dan mendapatinya sedang   terkapar diujung anak tangga terakhir.  Aku membuka plastic obat yang ku beli di apotik tadi sebelum kemari dan mencoba untuk menegakkan badannya. Kubuka tutup obat tersebut dan membiarkannya untuk menghirupnya.

Kalian pasti tidak percaya , tapi sesungguhnya  Seorang cho kyuhyun , penakluk wanita dan ahli waris sebuah perusahaan besar ini sedang mengidap penyakit. Cho kyuhyun yang di hadapanku sekarang ini mengidap penyakit asma . Dan penyakit ini sangat-sangat tidak matching jika dilihat dari sisinya yang merupakan seorang namja keren dan tampan yang digilai banyak wanita. Orang yang terlihat kuat dari luar ini ternyata sangat lemah di dalam. Aku tidak bisa membayangkan reaksi yeoja2 yang menggilainya jika tahu fakta ini.

Dia menghirup dalam ventolin yang kuberikan. Dan mencoba mengatur nafasnya.

“Apa sudah mendingan?” ujarku memberanikan diri bertanya padanya

“Ne..” balasnya. Tapi pada kenyataanya mukanya sangat pucat. Tubuhnya juga masih tampak sangat lemah.

“Kemarilah pak, aku akan memapahmu ke kamar.”Kataku sambil mengalungkan tangannya ke leherku dan mulai memapahnya di sampingku. ”Di mana kamarmu?” tanyaku. Dia lalu menunjuk lemah sebuah pintu yang tidak jauh dari kami. Aku pun memapahnya menuju kamar yang ditunjuknya.

Aku membaringkannya ke kasur dan menyelimuti dirinya dengan selimutnya. Aku menatapnya prihatin.

“Jangan memandangku seperti itu” ujarnya dengan pandangan kosong ke langit2 kamrnya

“Ne?”

“Jangan memandangku  seolah aku ini sangat lemah. Jangan mengasihaniku” ujarnya

“Mianhe” ujarku merasa bersalah karena mungkin caraku menatapnya telah menyinggungnya

“Apa tidak ada orang di rumah ini untuk membelikan obatmu? Dimana semua pelayanmu pak?”  aku lalu meberanikan diri bertanya padanya.

“sudah ku suruh pergi.” Ujarnya singkat mulai menutup matanya.

“Lalu ahra unnie?”

“Dia ada beberapa urusan yang harus diselesaikan di jepang” ujarnya masih dengan mata tertutup.

“Lalu appamu? Di man….” katakuyang langsung di potongnya

“Kau cerewet sekali!. Bisa tidak kau membiarkanku tidur. Lebih baik kau pulang saja!” bentaknya, menaikkan volume suaranya.

Aku tahu aku memang salah, tapi tidak seharusnya dia membentakku kan? Aku bela2in kemari untuk menolongnya .Bahkan untuk mengucapkan terima kasih saja dia tidak. Dia memang selalu menyebalkan bahkan di saat sakit!

Aku mendengus dan melangkahkan kakiku kesal hendak meningglkan kamarnya

“Gomawo sooyoungshi” ujarnya pelan yang menghentikan langkahku. Aku tersenyum  kecil mendengar ucapannya sebelum melanjutkan kembali jalanku.Yah Tidak terlalu buruk, setidaknya dia tahu untuk berterima kasih.

*to be continue*

I’M BACK !

Bagaimana ? gimana?  Cemana? readers?

Oke segeralah RCL! Ditunggu ya readers yang baik !

oya 1 lagi

HAPPY BIRTHDAY OUR BELOVED SOOYOUNG!!!!

My maid

Title            : My maid

Author        : Anastasya

Main cast    : Sooyoung , kyuhyun

Other cast    : sulli,donghae

Rating         : PG-15

Genre          : romance

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

AUTHOR POV

Klingklingkling!  terdengar dentingan dari arah pintu sebuah kafe ketika seorang namja keren berperawakan tinggi  dan tampan memasuki kafe. Namja tersebut bernama CHO KYUHYUN.

“ Moccacino satu “ ujar namja tadi yang kini berada di depan kasir dari kafe tersebut.

“Ne..” ujar yeoja yang kini berdiri di hadapan meja kasir.

Tidak seperti pelayan umumnya yang selalu di penuhi dengan senyum saat melayani pelangganya. Yeoja ini tampak begitu murung. Penampilanya jangan ditanya, Mukanya yang cantik hanya beralaskan make up tipis sedangkan bibirnya bahkan tak terpoles lipstick sama sekali. Jika berfikir logis pelayan seperti ini harusnya sudah dipecat . Tapi walau mempunyai penampilan dan tata krama yang buruk dia memiliki cara kerja yang baik selain itu kejujurannya dalam bekerja pun tdk diragukan .Itulah yang menjadi alasan kafe  ini untuk mempertahankannya. Yeoja satu ini bernama CHOI SOOYOUNG.

Untungnya itu semua tidak dipermasalahkan oleh seorang Cho Kyuhyun. Dia tidak begitu peduli dengan penampilan seorang pelayan. Yang di sukainya dari kafe ini adalah rasa kopinya yang baik dan suasana kafe yang nyaman, untuk itulah dia menjadi langganan tetap kafe ini.  Setelah menunggu beberapa saat akhirnya  kopi pesanan Kyuhyun siap.

“kamsha.” ucapnya sooyoung singkat  sambil memberi  kopi dan kembalian yang hanya dibalas dengan anggukan oleh Kyuhyun.

Disinilah dia sekarang menyeruput kopinya  bersama beberapa mknan ringan sambil mengutak-atik laptopnya. Ada beberapa keperluan bisnis yang harus diselesaikannya. Alunan lagu mengalir lembut mengisi ruangan kafe. Pengunjung kafe yang tidak beberapa ramai membuatnya dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan baik karena tidak ada kebisingan yang mengganggu. Suasana kafe yang nyaman juga mendukung. Kafe yang dominan bernuansa kayu membantunya memberi  tingkat emosional yang baik .

Itulah sebabnya Setiap hari Kyuhyun pasti tidak pernah absen untuk mengunjungi kafe ini.
“Prang!” gelas  yang dibawa sooyoung jatuh akibat seorang anak kecil yang berlari menabraknya. Bunyi gelas jatuh itu berhasil mengusik perhatian para pengunjung kafe termasuk kyuhyun.Sedang  Anak kecil yang menabraknya tadi menangis karena terjatuh.

“Kau punya mata tidak sih!” omel ibu si anak sambil membantu anaknya berdiri.

Yang salahkan anaknya lari2 kesana kemari, kenapa dia yang marah?

Sooyoung hanya diam sembari membereskan pecahn kaca yang berserakan.

“Hei  kau tuli? Cih Bagaimana bisa pelayan sepertimu bisa dipekerjakan disini!?”

“Mianhe..” ucap sooyoung tanpa ekpresi .Hanya kata2 itu yang bisa keluar dari mulut sooyoung.

Kyuhyun yang melihat  sedari  tadi kembali focus pada laptopnya. Dia tipe orang yang tidak terlalu peduli terhadap urusan orng lain.

“Mianhe ? Kau kira itu cukup! Bagaimana jika sesuatu terjadi pada anakku kau bisa membayar pengobatannya hah?”bentak si ibu
“Mianhe..” ucap sooyoung lagi.

“Kau tahu apa yang akan terjadi jika pecahan kaca itu mengenai  kaki anakku dan menimbulkan bekas luka. Apa kau sanggup membiayai opersi plastiknya?!” teriak si ibu sambil mendorong pundak sooyoung yang membuat nya terjatuh.

“Mianhe..” ucap sooyoung masih tanpa ekspresi.

“Aish kau ini! Percuma saja ngomong denganmu.. Pelayan sepertimu mana mungkin mengerti.Aku akan  mengadukan ini pada managermu!” ucap ibu tadi menarik anaknya pergi meninggalkan sooyoung .

Sooyoung hanya bisa berdiri sambil mengibaskan seragamnya yang kotor akibat terjatuh.

Sekitar pukul 10 malam Sooyoung pulang ke rumahnya kedua tangannya penuh dengan barang2 yang harus dibawanya kembali besok ke kafe. Rumahnya terbilang sangat kecil hanya berisikan  satu kamar tidur,ruang tamu yang sempit serta 1 kamar mandi. Perutnya yang sangat lapar saat ini memaksanya untuk memasak mie instant. Setelah sepanci kecil mie instant dilahapnya dia merebahkan tubuhnya ke atas kasur rasa lelah letih seketika menghampiri tubuhnya yang kurus. Sebelum terlelap air mata turun membasahi pipi halusnya, ya inilalah rutinitas choi sooyoung sebelum tertidur. Kenangan2  menyakitkan itu terkenang kembali .Ingatan akan hidup yang kejam yang dialaminya.

Ingatan kehilangan orang tuanya, saudara licik yang mengambil seluruh harta yang ditinggalkan orang tuanya, sampai pacar yang mencampakkannya karena dia sudah tidak memiliki apa-apalagi.

Hidup itu kejam itulah yang dirasakannya , dia sudah tidak dapat mempercayai siapa-siapa lagi saat ini.

****
“Dongahae hyung!” panggil kyuhyun saat tidak sengaja berpapasan  dengan donghae di kantor
“Eh kyu! Apa yang kau lakukan disini?”

“Aku bekerja di sini”

“Jadi kau ini kantormu  sekarang?”
“Ne. Tapi apa yang hyung lakukan disini?” Tanya kyuhyun penasaran.

“Oh aku. Aku hanya sedang menyelesaikan beberapa urusan disini. Kantormu dan kantorku terlibat kerjasama beberapa proyek.”

“Oh begitu…. Hyung kita sudah lama tidak bertemu, bagaimana kalau minum secangkir kopi? Apa hyung ada waktu?”

“Ada, kebetulan urusanku disini juga sudah selesai. Kajja!”

“Kajja. Aku tahu kafe yang bagus”

KYUHYUN POV

Setelah memesan 2 cup kopi aku langsung menghampiri donghae hyung yang sudah duduk duluan mengambil tempat.
“kyu.” Panggil donghae hyung yang membuatku  mendongakkan wajah.

“Aku perhatikan yeoja itu aneh sekali. Mukanya pucat Bahkan  tidak sekali pun kulihat senyum di wajahnya.Berbeda sekali dengan pelayan kafe yang biasa kutemui.” Ucap donghae sambil melirik kearah sooyoung

“Dia memang seperti itu. Yang pasti kafe ini punya kopi yang baik. Aku jg suka dengan suasana disini, Jadi tidak usah terlalu kau ambil pusing tentang pelayan itu hyung. Lagian kenapa kita jadi membicarakannya sih.”kataku

“Anni aku hanya merasa janggal. O ya kyu kau masih ingat sulli?”

“Sulli? Dia adikmu kan hyung?”
“Ne, sekitar beberapa minggu lagi dia akan menyelesaikan studinya dan balik ke korea. Dia kan sangat menyukaimu haha.. Apa kau masih ingat usahanya mengejarmu?” ucap donghae hyung yang membuatku juga tertawa.

“Itu kan dulu hyung, aku tidak yakin dengan sekarang. Kami masih sangat muda saat itu, jadi kurasa itu hanya cinta sesaatnya”ucapku

“Aku rasa dia memang serius denganmu , kita liat saja nanti. Ngomong2 apa sekarang kau tinggal sendiri?” Tanya donghae hyung

“Ne, appa dan oemma menetap di kyungsang. Jadi aku memutuskan untuk menyewa sebuah apartment di sini. Kuakui sangat sulit untuk hidup sendiri, sepertinya aku membutuhkan seorang pembantu untuk bekerja di rumah.”

“Pembantu?” Tanya donghae hyung

“ Ne, Aku memerlukannya untuk memasak  dan melakukan pekerjaan rumah. Aku terlalu sibuk untuk melakukannya sendiri.”kataku

“Aku sepertinya bisa membantumu. Aku mengetahui beberapa penyedia jasa pembantu, aku akan mengajakmu kesana untuk melihatnya lain kali.”ucap donghae hyung yang langsung membuat senyumku mengembang

“Ah gomawo hyung. Kau sangat membantu!” ucapku langsung menjabat tangannya.
“Itulah gunanya teman.” Ucap donghae hyung sambil tersenyum. Tiba-tiba ponselnya berdering. Hyung langsung mengangkat handphonenya dan terlibat beberapa percakapan dengan orang di seberang smbngan tlp”

‘Ah ne…” ucapnya sembari menutup sambungan teleponnya.

“Mianhe kyuhyun-ah, aku harus segera pergi. Ada rapat mendadak di kantorku, ku harap kau tidak keberatan.Aish padahal baru saja kita bertemu.” ucapnya sedikit kesal. Dia lalu membereskan diri  dan mengambil kunci mobilnya di atas meja kafe.

“oh gwenchana(?) kita bisa bertemu lain kali. Hati-hati hyung” ucapku sambil tersenyum.

“Ne, annyeong!” ucapnya dan melambaikan tangannya.
“Annyeong” balasku.

Aku kembali menyeruput kopiku dan menyandarkan badanku.  Pemandangan orang lalu lalang tampak dari kaca kafe.Hari ini hujan mengguyur kota seoul. Tidak terlalu deras tapi cukup untuk  membuat orang menggigil. Saat asik menikmati pemandangan kota seoul dari balik kaca kafe, Tiba-tiba sesuatu mengusikku berasl dari lorong di sampingku.

“Apa kau tidak bisa bekerja hah!!” bentk seorang namja  pada yeoja yang kuketahui adalah pelayan kafe itu. Yeoja itu hanya diam menundukkan kepalanya.

“Kenapa bisa ceroboh sekali sampai menabrak anak itu dan memecahkan gelas . Kau tahu ibunya itu adalah teman dari yang punya kafe ini. Pekarjaanku juga bisa terancam  karena mempekerjakanmu”. Lanjut namja tadi

Kuperhatikan yeoja itu tidak bereaksi apa-apa tatapannya kosong ke bawah. Pasti ini karena kejadian semalam, kupikir bukan dia yang bersalah. Apa dia tidak punya mulut untuk membela diri?

“Aish! Kau ini! Sudah terimalah ini, Ini gaji terakhirmu. Mulai besok jangan datang lagi kemari, kau dipecat!” ucap namja yang sepertinya merupakan maneger kafe ini. Namja itu kemudian meninggalkan sebuah amplop diatas meja dan meninggalkan pelayan kafe itu.

Pelayan itudengan lunglai  mengambil amplop di atas meja dan kembali pada pekerjaannya. Kulihat bulir air mata membasahi wajahnya dan dengan cepat dihapusnya. Apa dia senaif itu? Kalau aku pasti sudah meninggalkan kafe ini toh besok aku sudah tidak bekerja lagi, tapi yeoja ini malah melanjutkan pekerjaannya. Aish cho kyuhyun ini bukan dirimu, jangan campuri urusan orang lain!

***
Hari ini aku sangat lelah, banyak sekali urusan kantor yang harus ku selesaikan tadi. Dari depan kaca mobilku tampak situasi kota seoul, akhir-akhir ini kota seoul sering dilanda hujan. Aku ingin sampai rumah dengan cepat. Mandi untuk menyegarkan diri dan merebahkan diriku ke kasurku yang empuk untuk mengusir rasa letih ini.

Ting! Lampu hijau berubah merah kuhentikan mobilku dengan segera mengantri dengan mobil lain menunggu lampu berubah hijau.  Pandanganku terhenti pada sebuah halte, tampak padaku  seorang yeoja memegangi perutnya kesakitan, sepertinya dia hampir pingsan, OMMO! Tunggu! Aku seperti mengenalnya , dia kan … si pelayan kafe.

Setelah lampu berubah hijau segera kutepikan mobilku kearah halte, aku turun dari mobil dengan tergesa dan menghampirinya.

“Nona  kau tidak apa2?”  tanyaku. Dia hanya menggelengkan kepalanya dan menyuruhku menjauh.

“Nona ayo ikut aku, aku akan menolongmu”ujarku menarik tangannya.Tapi yang ada dia malah terjatuh dari bangku halte. Aku yang panic langsung menggendongnya dan memasukkannya  ke dalam mobil, bisa kurasakan badannya sangat panas , bibirnya juga sangat pucat.

SOOYOUNG POV

Aku membuka mataku perlahan , rasanya berat sekali. Aku mengedarkan pandanganku ke sekeliling, dan langsung terlojak kaget. Di mana tempat ini? Kulihat kain dingin menempel di dahiku. Ruangan ini sangat asing, dimana aku? Kamar ini sangat mewah  dengan nuansa putih. Kamar siapa ini? Segera  aku bangkit dari tempat tidur dan berjalan ke luar kamar. Seorang pria yang merasakan kehadiranku langsung menoleh

“Oh kau sudah sadar ?” tanyanya . Dia dduk di sebuah sofa hitam sambil menonton televisi.

“Siapa kau? Kenapa aku bisa disini?” tanyaku lemas. Kepalaku masih pusing

“Kau tadi pingsan lalu aku membawamu ke sini. Dokter sudah memeriksamu dan memberimu beberapa suntikan, katanya kau kelaparan makanya pingsan.”

“Oh jeongmal gomawo telah menolongku, aku permisi.” Ucapku melangkahkan kakiku kearah pintu keluar. Aku tidak ingin berlama-lama di rumah orang asing.

“Anni tunggu! Makanlah dulu aku sudah membeli bubur buatmu tadi.”kata namja itu menahan kepergianku.

“Tidak perlu. Aku permisi dulu..” ucapku memutar knop pintu. Tidak sampai kulangkahkan kakiku keluar rasa sakit menerjang perutku membuatku jatuh. Refleks namja tadi langsung menopang tubuhku agar tidak terjatuh yang langsung kutepis. Sialnya keseimbanganku yang sangat buruk membuatku kembali terjatuh. Kali ini namja itu tidak melepaskan ku walau sudah kutepis.

“ Kenapa kau sangat keras? Jangan memaksakan dirimu,  Ayo kau harus makan!.” Ujarnya menaikkan sedikit volume suaranya dan memapahku menuju ruang makan.

KYUHYUN POV

Aku memapahnya menuju ruang makan dan membantunya untuk duduk di kursi. Kuletakkan semangkuk bubur, sebuah sendok dan segelas air putih didepannya. Lalu kutarik kursi didepannya dan duduk disana.Kini kami saling berhadapan. Penampilan yeoja ini benar2 sangat berantakan. Dia hanya memakai kemeja lusuh dan jins. Rambutnya yang panjang sebahu seperti tidak tersisir bahkan terlihat kantong hitam di kedua matanya.

“Makanlah” Ujarku. Dia tampak enggan namun sedetik kemudian dia mengambil sendok dan memasukkan bubur itu ke mulutnya sesuap demi sesuap.

“Sudah berapa lama kau tidak makan?” tanyaku. Dia hanya memangdangku sendu dan melanjutkan makannya. Yeoja ini benar2!.

“ Kata dokter terlambat sedikit saja kau mendapat suntikan akan sangat berbahaya pada perutmu.”ujarku .

“Ngomong2 apa kau mengenalku?” tanyaku yang dibalas dengan gelengan lemah olehnya.

“MWO? Kau tidak mengenalku? Aku bahkan adalah pelanggan tetap di kafe mu.” Kagetku. Sepertinya yeoja ini benar2 tidak peduli pada sekelilingnya. Bagaimana bisa dia hidup seperti ini?.

“Baiklah Aku tidak akan mempermaslahkan kau mengenalku atau tidak, tapi aku tidak melihatmu di kafe akhir2 ini . Apa kau benar2 dipecat?” tanyaku  yang di jawabnya dengan anggukan.

Sebentar lagi kurasa  aku akan menjadi gila. Apa dia tidak punya suara untuk berbicara? Dari tadi hanya bisa menggeleng dan mengangguk

“Aku sudah selesai.” Ujarnya , oh god! Ternyata dia bisa bicara *plakk!. “ Gomawo” ujarnya lagi .kali ini dia bangkit dan membungkuk lalu  melangkahkan kakinya pergi.

“Tunggu!” cegatku. “ Jika kau belum mendapat pekerjaan  kau bisa bekerja di sini. Aku memerlukan pelayan untuk mengurusi rumah dan memasak. Tidak perlu terburu-buru, kau bisa pulang dan memikirkannya lgi.”

“Berapa gajiku? Kapan aku bisa mulai bekerja?” katnya yang membuatku sedikit terkejut. Yeoja ini benar2 ajaib!

“5000 won per bulan(ngasal). Kau bisa mulai besok jika kau mau. Kau mulai bekerja pukul delapan, Kau bisa pulang setelah memasak makan malam untukku.  aku akan member kunci cadangan padamu. Bagaimana?”

“Ne aku setuju . Kalau begitu  aku permisi dulu.” Ucapnya ingin pergi.

“Tunggu! Sebelum itu namaku Cho Kyuhyun. Kau bisa memanggilku kyuhyun, siapa namamu?”

“ Choi Sooyoung”

AUTHOR POV

Hari ini hari pertama sooyoung memulai pekerjaannya. Dilangkahkannya kakinya memasuki apartment no 226 dengan kunci yang diberikan kyuhyun padanya.

Dia memulainya dari membersihkan kamar dan ruang televisi hingga seluruh rumah. Mencuci menggosok pakaian juga dilakukannya. Sooyoung lalu melanjutkannya dengan memasak. Dengan ahli dia memotong tiap sayuran dan daging , lalu segera memasak semuanya. Disusunnya dengan rapi tiap makanan di atas meja.  Huft! Dia menghela nafas kini siap semua pekerjaan rumah dilakukannya. Dihempaskannya sebentar tubuhnya ke atas sofa sambil menonton beberapa acara televisi . Sooyoung lalu pulang setelah waktu menunjukkan pukul 8 malam.

Saat pukul setengah Sembilan kyuhyun pulang ke apartmentnya. Setelah membersihkan diri di hempaskannya lansung tubuhnya ke kasur. Kriuk!!  Perutnya bunyi

“Aish aku lapar sekali.” Dilangkahkan kakinya menuju dapur. Disana didapatinya masakan sudah tersedia diatas meja

“sepertinya enak!” ujar kyuhyun dengan senyum mengembang. Tidak menunngu waktu lama semua masakan sooyoung  ludes dihabiskannya.

‘Ternyata selain pandai membuat kopi kau juga pandai memasak.’ Batin kyuhyun.

***

Tidak terasa sudah ada sebulan sooyoung bekerja di rumah kyuhyun , walau mereka jarang bertemu secara langsung .

“Fuh” ujar sooyoung mengelap dahinya.  Hri ini seperti biasa dia telah menyelesaikan pekerjaannya dan mengambil mantel dan tasnya ingin pulang. Belum sampai di depan pintu kyuhyun dan teman2nya masuk ke apartment kyuhyun.

“Sooyoung-ah, kau sudah akan pulang?” Tanya kyuhyun yang dibalas dengan anggukan oleh sooyoung.

“Bisa bantuku menyiapkan ini .” kyuhyun menunjukkan plastic berisikan beberapa daging dan soju, sepertinya kyuhyun dan teman2nya akan berpesta malam ini. Tanpa penolakkan sooyoung mengambil bungkusan dari tangan kyuhyun dan segera menyiapkan semuanya di dapur. Selesai menyiapkannya sooyoung kembali ke depan dan menghidangkannya.

“ Ommo kyu! Kau tidak bilang punya yeojachingu yang cntik seperti ini.” Ucap eunhyuk  ketika melihat sooyoung datang. Dari tingkahnya namja ini pasti seorang playboy *plakk

“Dia  bukan yeojachinguku. Dia bekerja disini untuk urusan rumah” ujar kyuhyun

“Maksudmu dia pelayan? Mwo kau cntik sekali” ucap eunhyuk mengedipkan matanya pada sooyoung.

“Sudahlah hyuk! Jangan menggodanya”ujar kyuhyun pada eunhyuk. Bukannya berhenti enhyuk makin mendekati sooyoung yang sedang menghidangkan makanan.

“Bagaimana jika bekerja padaku saja. Aku akan membayayarmu lebih tinggi dari kyuhyun.”ucap eunhyuk sambil mencolek dagu sooyoung yang dibalas dengan tatapan sengit sooyoung padanya.

“Hyukie jangan mengganggunya.” Kali ini entah mengapa kyuhyun mulai kesal, tapi eunhyuk tidak memperdulikannya. Sedang teman2nya yang lain hanya tertawa melihat tingkah eunhyuk.

“Atau kau juga bisa jadi yeoja chinguku kalau mau”eunhyuk merangkulkan tangannya ke pundak sooyoung. Sooyoung langsung melepaskan tangan eunhyuk dengan kasar.

“Cih! Hanya pelayan tapi sombong sekali, ini pelajaran untuk pelayan sombong!.” Eunhyuk menarik sooyoung paksa dan menciumnya kasar. Ciuman terlepas saat sebuah tangan mendarat tepat di wajah eunhyuk. Ya kyuhyun yang memukulnya.

“Aku sudah mengatakan padamu untuk tidak mengganggunya.” bentak kyuhyun pada eunhyuk yang sudah tergeletak. “ Sepertinya acara hari ini kita batalkan saja, aku sedang tidak dalam mood yang baik.” Ucap kyuhyun pada temannya yang lain. Teman-teman kyuhyun lalu pulang meninggalkan apartment kyuhyun sedangkan yang lainnya membantu eunhyuk sebelum akhirnya juga meninggalkan apartment kyuhyun.

Setelah semua temannya pulang, Kyuhyun yang tersadar langsung melihat kondisi sooyoung di belakangnya. Sooyoung kini tengah menangis sesenggukan . Dengan semua beban hidupnya mengapa sekarang dia harus merasakan hal seperti ini juga.

“Kau tidak apa?” tanyanya  mendekati sooyoung, dia tidak memperdulikannya dan hanya terus menangis . Air matanya sudah banyak sekali tumpah membanjiri kedua pipinya. Kyuhyun mengambil sapu tangan dari kantongnya  lalu mengusapkannya pada bibir sooyoung yang dicium eunhyuk tadi.

“Mianhe ini semua salahku. Tidak seharusnya aku menhambatmu pulang tadi” ucap kyuhyun menghapus air mata sooyoung. Bukannya berhenti sooyoung tetap menangis. Kyuhyun yang bingung  tidak tahu harus apalagi langsung mendekap sooyoung dalam pelukannya . Kini sooyoung menangis didadanya dan membasahi kemejanya. Tidak seperti biasanya sooyoung pasti  akan marah jika seorang namja menyentuhnya apalagi memeluk seperti ini , tapi untuk saat ini sepertinya dia memang memerlukan tempat untuk menangis dan tempat ini sangat nyaman jadi dia membiarkannya.

“ Mianhe…” ucap kyuhyun lagi sambil mengusap lembut rambut sooyoung dalam dekapannya.

Setelah beberapa menit tangis sooyoung reda , sekarang dia duduk di sofa apartment kyuhyun .Hatinya kini sedikit tenang.  Kyuhyun datang dari arah dapur membawakan segelas the hangat pada sooyoung

“Minumlah..” ucap kyuhyun menyodorkannya pada sooyoung

“Maafkan aku atas hari ini.” Ucapnya lembut. “Ini sudah  sangat larut aku akan mengantarmu pulang.” Lanjut kyuhyun.

Sepanjang perjalanan pulang hanya kebisuan yang menemani mereka hingga sampai ke rumah sooyoung. (ini pasangan sama2 pendiam ya heran deh! *bukk!)

***

Setelah kejadian saat itu hari2 berikutnya sooyoung kembali bekerja seperti biasa di rumah kyuhyun.

Pada hari ini tidak seperti biasa kyuhyun tidak masuk kantor. Kantornya libur hari ini, dan dia tidak punya kesibukan lain. Jadi ya dia hanya menetap di rumah hari ini.

Seperti saat ini kyuhyun menonton televise sedang sooyoung mengepel lantai. Tapi bukannya TV yang harusnya ditontonnya . kyuhyun malah asik menonton sooyoung . Ntah mengapa akhir2 ini kyuhyun memang sering memikirkan yeoja ini, ada rasa dalam dirinya ingin melindungi sooyoung.

‘ Kau sudah gila Kyuhyun-ah’ batin kyuhyun , saat tersadar dirinya sedari tadi hanya memperhatikan sooyoung. Dia mencoba untuk focus menonton televisi , blm sampai beberapa detik pandangan kyuhyun ke tv  kembali lagi ke sooyoung. Hahay kyuhyun sudah terkena sindrom sooyoungster! *author ngaur lagi bukk!!

Siap mengepel lantai sooyoung melanjutkan pekerjaannya melap kaca dan barang2 lainnya di apartment kyuhyun. Peluh kini sudah membasahi wajahnya, tapi dalam pandangan kyuhyun peluh itu semakin mempercantik sooyoung.  ( Kek ginilah kalo lgi jatuh cinta keringat aja bisa buat orang cntik apalagi ingus oalah -_-  *bukk author ditumbuk lagi kyknya mukakku udh gk bebentuk lgi, hiks ;/)

“Kau tidak lelah? Istirahatlah dulu.” Ujar kyuhyun pada sooyoung

“tidak perlu” ucap sooyoung singkat

“ kau ingin membantahku? Aku ini boss mu!” ucap kyuhyun. Kali ini dia memakai kekuasaannya. Dengan  berat hati sooyoung menuruti kyuhyun dan duduk di karpet.

“Kenapa duduk disana? Kemari!” ujar kyuhyun sambil menepuk  tempat di sampingnya. Sooyoung pun mengikutinya dengan patuh. Kini mereka duduk bersebelahan .  kyuhyun mengambil beberapa lembar tisu dan mengusap peluh di wajah sooyoung. Deg! Sooyoung sempat terpana beberapa saat sampai akhirnya…

“biar aku saja.” Ucapnya mengambil  tisu dari tangan kyuhyun dan melap keringatnya sendiri.

“kau sudah makn?” Tanya kyuhyun yang dibalas gelengan oleh sooyoung. “ Kali ini biar aku yang masak sebagai tanda terima kasih atas masakanmu yang enk selama ini.” Sooyoung hampir mebuka mulutnya ingin menolaknya tapi kyuhyun buru2 memotongnya

“Jangan membantah. Ini perintah!” ucapnya menarik tangan sooyoung duduk di meja makan.

Selama kyuhyun memasak sooyoung hanya bisa melihatnya dari meja makan walau ekspresinya datar seperti biasa namun dalam hatinya ada timbul sebuah perasaan senang yang sudah lama tidak pernah dirasakannya.

Kyuhyun dan sooyoung kini asik menikmati hidangan yang dimasak oleh kyuhyun. Rasanya tidak terlalu buru bisa dikatan enak juga masakn seorng kyuhyun *emang author ikut nyicip?

“enak tidak?” Tanya kyuhyun pada sooyoung yang dibalas dengan anggukan dari sooyoung

“Ck, kurasa kau harus berlatih beberapa kosakata.” Ucap kyuhyun kesal yang membuat sooyoung tersenyum. Kyuhyun mellihatnya ! senyum pertama sooyoung yang dilihatnya ! ‘Benar2 cntik!’ batin kyuhyun.

“Kau cntik saat tersenyum.”  Ucap kyuhyun yang membuat sooyoung menghentikannya senyumannya dan kembali memasang muka seperti biasa, datar———–

***

SOOYOUNG POV

Ting!tong ! bel berbunyi yang otomatis menghentikanku melakukan pekerjaanku. Siapa yang tiba-tiba datng? Tidak mungkin kyuhyunshi dia pasti sudah membukanya tanpa harus membunyikan bel. Coba kulihat dulu!

Ckle! Kini dihadapanku muncul seorang yeoja tinggi dan cntik. Pakaiannya juga sangat bagus.

“Kau siapa?” tanyanya bingung melihatku.

“Aku sooyoung pelayan di sini.”

“Ow.. kyuhyun oppa ada?” tanyanya. Oppa? Dia memanggil kyuhyunshi oppa? Apa mereka sangat dekat? Tiba2 muncul perasaan tidak suka melihat yeoja ini.

“Kyuhyunshi tidak di rumah.” Ucapku singkat

“kalau begitu. Jika dia sampai nanti katakan pada oppa, sulli mencarinya” ujar yeoja tadi dan melenggang pergi. Kau kira aku bisa menyampaikannya? Saat kyuhyun pulang aku tidak akan ada disini pabo!

Aku baru bersiap ingin pulang saat seseorang terdengar memasuki apartment. Siapa yang lagi yang datang? Ku coba untuk mengeceknya dan benar saja kyuhyun yang datang, tapi keadaannya saat ini sangat kacau! Mukanya benar2 pucat.

AUTHOR POV

“Sooyoung-ah” ucap kyuhyun langsung memeluk sooyoung ketika melihatnya. Sooyoung hampir saja akan melepaskannya tapi terhenti ketika dirasakannya suhu badan kyuhyun yang sangat panas.

Sooyoung membiarkan kyuhyun memeluknya. Jantung sooyoung berdebar tak karuan saat ini.

“kau sakit kyuhyunshi?”  Tanya sooyoung di tengah pelukan mereka.

“Anni aku tidak sakit. Biarkan seperti ini dulu.”

“Jangan bohong  kau pasti sedang sakit, badanmu sangat panas. Istirahatlah..” ujar sooyoung melepaskan pelukan mereka dan memapah kyuhyun tidur di sofa. Sooyoung melepaskan kedua sepatu kyuhyun dan  mengambil air es untuk mengompresnya.

Sooyoung meletakkan kain kompres ke kening kyuhyun. Tiba-tiba tangan kyuhyun meraih tangannya dan meletakkannya di  pipinya. Refleks sooyoung menarik tangannya.

“Jangan seperti ini kyuhyunshi”ucapnya “jangan memulai yang tak harus dimulai” lanjut sooyoung hendak berdiri pergi. Kyuhyun langsung mencegahnya dengan menarik tangannya.

“Kalau kau pergi aku tidak yakin kau akan melihatku lagi besok. Aku tidak akan berselera makan apalgi minum obat yang pahit itu. Dan perlahan-lahan sakitku akan bertambah parah.” Ucap kyuhyun ingin menghentikan sooyoung. Sooyoung tidak memperdulikan ucapan kyuhyun , dia melepaskan genggaman kyuhyun dan berjalan pergi meninggalkannya.

“Aku tidak bercanda sooyoung-ah”ucap kyuhyun. Kalimat terakhir kyuhyun mampu menghentikan langkah sooyoung dan membuatnya kembali menghadap kyuhyun.

“Apa maumu?” Tanya sooyoung  kesal . Senyuman nakal langsung terukir di bibir kyuhyun

Kyuhyun dengan cepat menarik sooyoung tidur disampingnya diatas sofa dan mendekapnya.

“Ini mauku. Kau adalah obat yang mujarab.”  Ujar kyuhyun. Sangat berbeda jika melihat kyuhyun yang sekarang dengan kyuhyun dulu yang sangat  tidak perduli dengan seorang pelayan seperti sooyoung.

Saat ini sooyoung bisa merasakan nafas panas kyuhyun karena mereka begitu dekat. Dia jg bisa merasakan detak jantung kyuhyun yang  berdetak lebih cepat dari jantung orng normal sama seperti detak jantungnya juga.

“Kyuhyunshi” ucap sooyoung ingin bangkit tapi ditahan oleh kyuhyun.

“Sudah kukatakn kalau kau obat mujarabku, apa kau masih tidak mengerti?  Kau ingin aku mati cepat huh? Dan mulai sekarang panggil aku oppa.”omel kyuhyun di tengah pelukannya.

Kata-kata oppa dari kyuhyun mengingatkan sooyoung dengan yeoja bernama sulli yang di jumpainya tdi siang. Membuat moodnya buruk  dan yang terjadi berikutnya adalah sooyoung bangkit duduk dan membuat kyuhyun terkejut

“Wae? Apalagi sekarang?” Ujar kyuhyun frustasi.

“Tadi ada seorang yeoja bernama sulli datang dan mengatakan ingin menemuimu katanya ‘ tolong katakan pada oppa kalau sulli mencarinya’” ujar sooyoung sedikit cemberut

“Sooyoung-ah kenapa tiba2 kau jadi secerewet ini? Biasanya mengeluarkan  4 kata saja sudah sangat bagus, Tapi tak apa aku suka kau yang cerewet seperti ini. Wae kau cemburu padanya?” Goda kyuhyun pada sooyoung.

“an..ani!” sooyoung mencoba menyangkal padahal dalam hatinya sih iya.

“Dia hanya dongsaengku. Tidak perlu cemas. Tadi kami sudah bertemu. Dia menemuiku di kantor, dia hanya ingin mengantarkan undangan padaku. Dia menemui namja yang dicintainya di luar negri dan  akan menikah waktu dekat ini.”jelas kyuhyun.

“Sooyoung-ah Sepertinya penyakit ku semakin parah rasanya virusnya sudah mulai menyebar masuk menembus tulang2ku(kyuhyun lebay ), Aku membutuhkan obat sekarang juga.” Ucap kyuhyun  kembali menarik sooyoung  dalam pelukannya dan membuat sooyoung kaget.

“Saranghae sooyoung-ah” ucap kyuhyun tepat di telinga sooyoung, menimbulkan suatu desiran aneh di dalam hati sooyoung.

“Kyuhyunshi” ucap sooyoung tidak percaya.

“Kyuhyunshi? Berapa kali kukatakan padamu untuk memanggilku oppa? Panggil aku oppa atau aku tidak akan melepaskanmu.”  Kyuhyun mengeratkan pelukannya tapi blm jg membuat sooyoung untuk memanggilnya oppa. Kyuhyun lebih mengeratkan pelukannya lagi kali ini membuat sooyoung sulit bernafas. Mau tidak mau….
“Oppa………………….” Ucap sooyoung akhirnya .

Sepertinya hanya kyuhyun yang mampu mencairkan hati beku seorang choi sooyoung dengan beberapa trik EVILnya!
hahay!

THE END

Gimana bagus tak? FF ini kubuat krn lagi seneng liat kyuyoung moment waktu di sbs daeju, sangking senengnnya sampek jingkrak2 sambil teriak di bantal ! *author gilak

Buat fear or love rencana akan ku publish dalam minggu ini jadi ditunggu aja ya 😉 .Aku mau ucapin makasih buat coment2 di fear or love  aku sangat tersanjung membaca coment2 dari readers. Maaf kalo gk sempat dibalas, jangan merajuk ya!  GOMAWO READERS KU!

Tapi aku jg lgi sedih krn liat berita kalo sooyoung unnie terancam  gagal main dramanya. Hiks sangat tidak rela!!! Unnie aku ingin melihatmu di indosiar nantinya. Jadi ayo bermainlah di sebuah drama dan buat ratting yg sangat tinggi!!! *makin gilak

Ok sekian  dari saya, ditunggu commentnya , Annyeong!!!!

 

Your Boyfriend is Mine

title : Your boyfriend is mine

Author :Anastasya

Main cast: Kyuhyun Sooyoung

Other cast :Victoria Nickhun

Rating G-15

Genre:romance

 

SOOYOUNG POV

Dia melakukannya lagi,kenapa harus menyakitiku seperti ini.Bersama yeoja itu dia  selalu bermesraan di depanku.Dia tahu aku menyukainya,tpi tidak pernah memperdulikan perasaanku.

 

Namaku Choi Sooyoung,mahasiswa tingkat 2 sekarang ini.Kau tahu siapa yang ku bicarakan tadi? Cho kyuhyun namjachinguku.Inilah kisahku memiliki seorang namjachingu yang sudah memiliki yeojachingu lain selain diriku, Victoria song.Apakah aku jahat merebutnya dari Victoria? Kurasa tidak ,karena kyuhyun sendiri adalah selingkuhan Victoria dari kekasihnya Nickhun.

 

Flashback

“Aku menyukaimu…”kataku pada namja disampingku.

“Jangan  salah artikan kebaikanku padamu.Aku menyukai wanita lain”ucapnya dingin.

“Apakah dia Victoria?”

“Itu bukan urusanmu..”

“tapi dia sudah punya nickhun,oppa..”
“sdh kublng itu bkn urusanmu.”balasnya.

“tidak ush menyangkal oppa,semua orang tahu itu.”

“Lalu kenapa? Aku selalu bisa bersamanya ketika nickhun tidak ada.Itu sudah lebih dari cukup.”

“Itu tidak cukup oppa, Kau hanya akan menjadi orang kedua baginya.Dia tidak lebih mancintaimu dari nickhun” ucapku mencoba menyadarkannya

“Menjadi orang kedua juga menyenangkan” ucapnya sambil tersenyum pahit

“Itu mnyedihkan…denganku kau akan menjadi yang pertama dan selalu begitu”kataku meyakinkannya

“Jangan memaksaku …aku tidak mencintaimu”ucapnya hendak pergi.Yang langsung kucegah dengan menarik pergelangan tangannya.

“Jadikan aku yang kedua bagimu..”

“Kenapa kau ingin sekali bersamaku? ” tanyanya menatapku.

“Karena aku mencintaimu…Aku ingin merasakan yang kau rasakan,menjadi orang kedua sepertimu.”ucapku .tidak terasa butir air mata telah membasahi wajahku.

“kau yang meminta….”ucap kyuhyun dan menghapus lembut air mata dipipiku

Flashback end

***

 

 

AUTHOR POV

Saat ini Kyuhyun dan Victoria duduk berdampingan di dalam kelas.Nickun namjachingu Victoria tidak kuliah di kampus ini,dia melanjutkan pendidikannya di kampus yang berlainan dengan mereka.

“kyu oppa ,ottoke? Kau lihat jerawat yang muncul di dahiku?”ucap Victoria manja  menunjuk dahinya

“Itu sangat kecil jagi tidak akan kelihatan”kata kyuhyun

“anniyo,itu akan membuatku jelek.”

“tenanglah jagi walaupun itu sangat besar ,kau tidak akan pernah menjadi jelek.”ucap kyuyun merangkul Victoria

“benarkah?”ucap vic tersenyum

“ne…jagiya”.

Mereka bermesraan seperti sepasang pengantin baru.Terkadang kyuhyun mencubit pipi Victoria mesra atau Victoria yang memeluk kyuhyun manja.

Di sudut lain sooyoung yang melihat kemesraan mereka berdua hanya bisa bersedih.Hatinya terasa sangat sakit seperti tertimpa beban berat.Dia mengelus dadanya mencoba mengurangi rasa sakit yang dirasakannya.Inilah resiko yang harus dihadapinya dengan keputusannya.

 

***

SOOYOUNG POV

Saat ini  aku bersama kyuhyun oppa  berada di parkiran.kami berjalan menuju mobilnya yang terparkir.Apakah kalian bertanya-tanya di mana Victoria dan kenapa aku bisa bersama kyuhyun berdua saat ini? Dia sudah pulang bersama nickhun .Nickun akan menjemput Victoria setiap pulang kuliah.Dan saat seperti  inilah saat dimana aku bisa bersama kyuhyun oppa,sehingga aku selalu menantikan datangnya saat seperti ini.

“masuklah sooyoung.” kata kyuhyun padaku

“ne oppa.”ucapku dengan senyum termanisku.

“kemana kita hari ini soo?Kau ingin langsung pulang?”ucap kyuhyun  di dalam mobil.

“anni! aku tidak mau langsung pulang”tolakku

“Jadi kau mau kemana?”

“terserah oppa saja yang penting jangan langsung pulang”

“hmm …Bagaimana kalau kita makan ?”

“setuju oppa!”kataku.Jiwa shikshinku keluar.

“enaknya makan apa?”

“bagaimana kalau sushi.”

“Ide bagus..baiklah kajja”

“kajja!”kataku mantap.

 

Setelah hari mulai sore kyuhyun mengantarku pulang.Hari ini sangat menyenangkan.

Kami berdua turun dari mobil,saat mobil kyuhyun telah sampai di depan rumahku.

“masuklah.”ujarnya memandangku

“ne oppa,makasih buat hari ini.Aku sangat senang”

“ne..” katanya sambil tersenyum.

Entah apa yang merasukiku spontan kucium pipinya kilat,lalu berlari ke rumah karena merasa malu dengan apa yang kulakukan. Aku mengintip kyuhyun dari balik kaca untuk memastikan reaksinya,OMO dia tersenyum !. Setelah itu kulihat dia kembali kemobilnya.Ahh..Sepertinya aku akan bermimpi indah malam ini.

 

 

KYUHYUN POV

“Choi Sooyoung..” tak sadar aku menyebutkan namanya.

Yeoja yang akhir –akhir ini mengisi kekosonganku saat vic tidak ada di samping ku.Apakah aku jahat padanya? Harusnya aku tidak memberi  harapan padanya,sehingga dia tdk tersiksa melihatku dan Victoria  dan bisa melupakanku.

Aku pernah secara tidak sengaja melihat matanya  berkaca-kaca saat dia melihat Victoria memelukku.Saat itu ingin sekali kupeluk dirinya dan menenangkannya,tpi yang kulakukan malah sebaliknya membalas pelukan Victoria padaku.Apa yang harus kulakukan?Haruskah aku melepasnya?Aku tidak akan bisa kehilangan dirinya setelah hari-hari yang kami lalui bersama,mendengarnya memanggilku oppa ,melihat senyumnya,perhatiannya .Aku tidak ingin kehilangan semua itu.Tapi Di sisi lain aku jg masih mencintai Victoria.Ottoke??

 

3 hari kemudian….

 

Author pov

Saat sedang asik nonton acara kesayangannya yang menampilkan sebuah drama korea, hp sooyoung berdering.Dia melihat Nama kyuhyun tertera pada layar handphonenya nya.sooyoung pun langsung mengangkatnya.

“Yeobosaeyo.. kyuhyun oppa..”

“oppa ?”ulangnya

“oppa apa yang terjadi?”ucap sooyoung  khawatir.

“oppa kau mabuk? Katakan kau dimana?”

“hmm.. tunggu aku di sana jangan kemana-mana tetap disana mengerti” kata sooyoung  lalu mnutup telepon.

‘Kyuhyun oppa sedang mabuk,Apa yang terjadi padanya sehingga dia seperti itu?’batin sooyoung. Tanpa babibu sooyoung menyambar jaket serta kunci mobilku dan bergegas pergi.

 

Di rumah kyuhyun…

 

Sooyoung memapah kyuhyun yang sedang mabuk ke sebuah sofa.Dia mengambil segelas air putih dan memberikannya pada kyuhyun.

“Apa yang terjadi oppa ? mengapa jadi seperti ini?”

“soo-ah,Apa aku kurang baik?Kenapa dia tega sekali? Kenapa melakukan semua ini padaku?”ucap kyuhyun memeluk sooyoung.

“tenang dulu oppa ,ceritakan pelan-pelan.”ucap sooyoung mengusap lembut punggung kyu.

“Victoria..”

“ada apa dengannya?”Tanya sooyoung  khawatir
“Dia memutuskan ku soo..katanya nickhun mengetahui hubungan kami.”

“sabarlah oppa..”

“mengapa dia memilih nickhun sedangkan aku yang selalu ada untuknya” ujar kyuhyun emosi.Sooyoung hanya terdiam mendengar kata-kata kyuhyun dia merenungi posisi kyuhyun saat ini yang sama sepertinya.Dia yang selalu ada untuk kyuhyun dan kyuhyun yang tidak pernah melihatnya.

“apa yang kurang dariku?!” teriak kyuhyun sambil menjambak rambutnya sendiri.

Sooyoung langsung mengambil kedua tangan kyuhyun dari rambutnya dan menggenggamnya.

“Tidak ada yang kurang darimu.Tenanglah oppa,aku akan selalu ada untukmu..”ucap sooyoung sambil menatap kyuhyun.

“ sekarang tidurlah,kau butuh istirahat”ucap sooyoung  sambil memapahnya ke kamarnya.Di kamar kyuhyun sooyoung melepaskan sepatunya dan menyelimutinya.Tiba-tiba kyuhyun menggenggam tangan sooyoung

“temani aku soo-ah…”ucapnya lelah

“ne…”ucap sooyoung tidur disamping kyuhyun.Mereka saling berpegangan tangan hingga pagi menjelang.

 

***

 

Beberapa hari ini kyuhyun sangat dekat dengan sooyoung ,seperti saat ini mereka berdua  berjalan  berdampingan  sambil bergandengan tangan. sesekali kyuhyun sudah mulai bisa tersenyum melihat tawa dan canda sooyoung.

“kyu oppa .Apa yang kau lakukan dengannya?Siapa dia?”ucap Victoria tiba-tiba mngejutkan mereka

“Ayo sooyoung kita pergi.” Kata kyuhyun dingin,dan menarik sooyoung .

“oppa.. tunggu…ada yang ingin kubicarakan padamu”kata Victoria menahan tangan kyuhyun yang langsung ditepisnya .Kyuhyun dan sooyoung lalu berjalan menjauhinya.

“oppa dengarkan aku…” teriak Victoria. Kyuhyun dan sooyoung masih tetap berjalan.

“Nichkun memutuskanku oppa?!”tangis Victoria pecah . Kyuhyun menghentikan langkahnya .

“Apa yang harus kulakukan oppa? ? jangan tinggalkan aku.”ucap Victoria masih menangis

Kyuhyun yang mulai luluh hendak menghampirinya,tapi tangan sooyoung menahannya.

“jangan oppa dia sudah menyakitimu” ucap sooyoung menahan kyuhyun

“sebentar soo.Aku akan kembali”ucapnya

“kumohon…”mata sooyoung mulai berkaca-kaca

“sebentar saja soo…”ucapnya melepaskan genggaman sooyoung dan berlari menghampiri Victoria

 

Sooyoung pov

“jangan oppa dia sudah menyakitimu” ucapku berusaha menahannya

“sebentar soo.Aku akan kembali” katanya

“kumohon…”air mataku sudah ingin keluar

“sebentar saja soo…”ucapnya melepaskan genggamanku dan berlari menghampiri wanita itu

Air mataku yang sedari tadi sudah mendesak ,menetes deras… Inikah jawaban dari semuanya…

Seberapa besar pun usahaku untuk membuatnya mencintaiku tidak akan berguna. Dia masih sangat mencintai wanita itu.

Aku yang selalu ada untuknya, menunggunya dalam ketidakpastian.Semua yang kulakukan sia-sia. Dia tidak akan pernah mencintaiku. Sepertinya aku sudah sampai pada batasku.Merelakannya pergi adalah yang terbaik.Sekarang saatnya membersihkan hatiku dan menghapus segalanya tentangnya.

“selamat tinggal kyuhyun oppa.” Ucapku pelan sambil berbalik dan meninggalkan mereka berdua.

 

Sebulan kemudian..

AUTHOR POV

Sudah sebulan ini kyuhyun tidak melihat sooyoung.Dia sudah mencari kemana-mana tetapi tidak menemukannya.Segala hal yang dilakukannya serasa tidak menarik.Kondisi kyuhyun saat ini sangat memprihatinkan.Dia jarang makan dan tidurnya tidak nyenyak.Dia lebih sering mencari kesibukan padahal kondisi fisiknya tidak memungkinkan.Puncaknya saat kyuhyun sedang berjalan sendirian di kampusnya hidungnya mengeluarkan darah,matanya berkunang-kunang,dan semua menjadi gelap.

Orang-orang yang melihatnya seketika berkerumun dan segera membawanya ke rumah sakit.

 

***

Kyuhyun pov
kurasakan seseorang menggenggam tanganku. Kubuka mataku pelan yang terasa berat.Pandanganku kabur sepertinya belum terbiasa akan cahaya.Pelan namun pasti pandanganku semakin jelas.Kuedarkan pandanganku ke sekitar ruangan’ada dimana aku?’ dari baunya sepertinya ini rumah sakit.Aku mengingat kembali kejadian yang menimpaku.Sepertinya aku pingsan dan di bawa kemari.

Rasa hangat pada genggaman tanganku tadi membuatku melihat ke samping.Alangkah terkejutnya aku melihat yeoja yang selama ini kucari-cari,yeoja yang kurindukan ,tidur pulas duduk disampingku dengan menggengam tanganku.

“Soo..Young??” ucapku tak percaya.Dan sepertinya itu membangunkannya,dia menggeliat kecil dan melihatku.

“oppa? Kau sudah sadar?” ucapnya melepaskan genggamannya padaku.

“ soo-ah.”ucapkku sambil memeluknya.Aku bisa merasakan aroma tubuhnya,aroma yang sangat kurindukan.Yeoja  yang selama ini membuat pikiranku kacau,yang sangat ingin kutemui,yang membuat hari-hariku indah dan yeoja yang sangat kurindukan kini ada dalam dekapanku.aku memeluknya erat tak ingin melepasnya tak ingin kehilangannya lagi.

“lepaskan oppa,sesak”Ujarnya
“kemana saja kau selama ini?jangan pernah meninggalkanku lagi soo-ah.Aku tidak akan bisa hidup tanpamu.”ujarku sambil melepaskan pelukanku.

“benarkah?”

“sejak kau meninggalkanku hidupku terasa tak berarti,semua yang kulakukan rasanya sia-sia”kataku menggenggam tangannya.
“Aku meragukannya..”ucapnya melepas genggamanku sambil melipat kedua tangannya.

“Kumohon percayalah padaku.”kataku padanya

“Kalau begitu…kenapa oppa meninggalkanku dan pergi menemui Victoria saat itu?”tanyanya padaku

“Aku hanya menghiburnya soo,Aku kasihan dengannya.Biar bagaimanapun dia wanita yang pernah kucintai.Dan saat  aku kembali untuk menemuimu kau sudah tidak ada.Aku mencarimu kemana-mana tapi tidak menemukanmu”kataku mencoba menjelaskan.

“Dan sampai sekarang kau masih mencintainya kan oppa…” ucap sooyoung

“Aku sudah melupakannya soo-ah.Bagiku sekarang hanya kaulah satu-satunya yang mengisi hatiku”ujarku menyentuh pipinya lembut.

“Aku tidak yakin dengan ucapanmu” jawabnya menepis tanganku.

“aku bersungguh-sungguh soo,bagaimana agar membuatmu percaya padaku?”ujarku frustasi

 

“hahaha…. Wajahmu sangat lucu oppa kau harus melihatnya!”katanya membuatku  bingung.Ada apa dengan wajahku?Kenapa dia tertawa?

“aku sudah tahu kok.Victoria sudah menjelaskan semuanya padaku.Dia jg yg memberitahuku tentang keadaanmu saat ini sampai kau masuk rumah sakit.”

“sudah tahu?Benarkah Victoria memberitahumu?”ucapku

“ne oppa,dia sudah menjelaskan segalanya padaku.Dia mengatakan bahwa kau sangat mencintaiku dan hanya menganggapnya masa lalu.”

“Kau sudah tahu tapi kau mengerjaiku.Itu sama saja  dengan kau mempermainkan perasaanku”kataku pura-pura marah dan membalikkan badan.

“Mianhe oppa,bukan maksudku…”ucapnya  memelukku dari belakang.

“Jangan marah padaku oppa,mianhe….”katanya membenamkan wajahnya ke punggungku.

Kubalikkan badanku ke arahnya dan membalas pelukannya.

“Aku tidak mungkin marah padamu soo-ah karena aku sangat merindukanmu”ujarku sambil mencium puncuk kepalanya. ”jangan pernah lagi meninggalkanku ya?!” ujarku padanya

“ne oppa aku akan selalu disisimu”ujarnya dalam pelukanku
“saranghae sooyoung” ucapku mengecup bibirnya
“nado oppa…”balasnya menciumku.

 

THE END

 

Annyeong! Aq balik dengan ff kyuyoung.Tenang Fear or Love bakal dilanjutin kok.Tungguin aja ya ..

Seperti biasa ditunggu comment2 nya 😀